KEPEMILIKAN DAN PENGELOLAAN JURNAL

Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada diseminasi hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang teknologi pangan dan ilmu pertanian. Kepemilikan jurnal berada di bawah Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas PGRI Banyuwangi, yang memberikan dukungan kelembagaan dan administratif bagi pelaksanaan kegiatan penerbitan serta keberlanjutan jurnal.

Jurnal dikelola oleh Tim Editorial yang terdiri atas Pemimpin Redaksi (Editor-in-Chief), Editor Bagian (Section Editor), Editor Bahasa/Copy Editor, Editor Tata Letak (Layout Editor), dan Proofreader. Tim Editorial bertanggung jawab dalam mengoordinasikan dan melaksanakan seluruh kegiatan editorial dan penerbitan sesuai dengan standar akademik serta jadwal penerbitan yang telah ditetapkan oleh jurnal.

Pemimpin Redaksi dan Tim Editorial bertanggung jawab atas pengelolaan keseluruhan proses editorial, yang meliputi pemeriksaan awal naskah, koordinasi proses penelaahan sejawat (peer review), evaluasi editorial, pengelolaan proses revisi, penyuntingan, pemeriksaan akhir, hingga penerbitan artikel. Meskipun jurnal memperoleh dukungan kelembagaan, tanggung jawab, kewenangan, dan profesionalitas Tim Editorial dalam pengambilan keputusan editorial tetap dijaga.

Institusi yang menaungi jurnal memberikan dukungan kelembagaan terhadap infrastruktur, sumber daya, dan layanan penerbitan yang diperlukan untuk menjaga keberlangsungan dan kualitas kegiatan publikasi ilmiah jurnal. Dukungan tersebut mencakup penyediaan fasilitas, sumber daya administratif, serta layanan kelembagaan lainnya yang diperlukan untuk mendukung operasional dan keberlanjutan jurnal.

Melalui struktur kepemilikan dan pengelolaan tersebut, Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian berupaya memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada penulis, reviewer, editor, pembaca, dan pemangku kepentingan lainnya mengenai status kepemilikan, tata kelola, dan pengelolaan jurnal. Jurnal menerapkan prinsip-prinsip yang mengatur hubungan antara pimpinan editorial dan pemilik atau institusi yang menaungi jurnal, khususnya prinsip independensi editorial.

Institusi pemilik atau institusi yang menaungi jurnal dan Pemimpin Redaksi memiliki tujuan bersama dalam menjaga keberlanjutan, kredibilitas, kualitas akademik, dan integritas jurnal. Namun demikian, masing-masing pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda. Institusi memberikan dukungan kelembagaan dan administratif, sedangkan Pemimpin Redaksi dan Tim Editorial memiliki tanggung jawab utama dalam hal pengelolaan editorial dan akademik jurnal.

Tanggung jawab utama Pemimpin Redaksi meliputi pengawasan terhadap seluruh proses editorial, menjaga kualitas akademik dan integritas artikel yang diterbitkan, memastikan keadilan dan konsistensi dalam proses penelaahan sejawat, mengoordinasikan kegiatan editorial, serta menjaga integritas ilmiah dan kualitas keseluruhan jurnal.

Institusi yang menaungi jurnal mendukung nilai-nilai, tujuan, dan kebijakan penerbitan jurnal serta bertanggung jawab menyediakan dukungan kelembagaan dan administratif yang diperlukan untuk operasional jurnal. Dukungan tersebut ditujukan untuk memfasilitasi keberlanjutan, aksesibilitas, efektivitas, dan kualitas kegiatan penerbitan ilmiah tanpa mengurangi independensi editorial.

Hubungan antara institusi yang menaungi jurnal dan Pemimpin Redaksi didasarkan pada prinsip saling menghormati, integritas profesional, transparansi, akuntabilitas, serta pengakuan terhadap kewenangan dan tanggung jawab masing-masing pihak. Hubungan kelembagaan tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan dan keberlanjutan jurnal dengan tetap memastikan bahwa keputusan editorial dilakukan secara independen dan berdasarkan pertimbangan akademik.

Pemimpin Redaksi memiliki kewenangan penuh atas konten editorial jurnal, yang secara umum disebut sebagai independensi editorial. Konten editorial mencakup artikel penelitian, artikel tinjauan, editorial, dan berbagai materi ilmiah lainnya yang diterbitkan oleh jurnal dalam bentuk elektronik. Kewenangan editorial juga mencakup keputusan mengenai evaluasi, seleksi, revisi, penerimaan, dan penerbitan naskah.

Institusi yang menaungi jurnal tidak melakukan intervensi terhadap proses evaluasi, seleksi, penelaahan sejawat, revisi, maupun penyuntingan naskah, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penciptaan kondisi yang dapat memengaruhi keputusan editorial secara tidak semestinya. Keputusan editorial diambil secara independen oleh Pemimpin Redaksi dan Tim Editorial berdasarkan kualitas akademik, relevansi dengan fokus dan cakupan jurnal, orisinalitas, ketepatan metodologis, kontribusi ilmiah, serta hasil dari proses penelaahan sejawat.

Dengan demikian, fungsi kepemilikan atau dukungan kelembagaan dan fungsi pengambilan keputusan editorial dipertahankan sebagai dua fungsi yang berbeda. Pemisahan tersebut dimaksudkan untuk menjaga integritas, kredibilitas, keadilan, transparansi, dan independensi akademik Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian. Seluruh naskah dan materi yang diterbitkan diharapkan melalui proses editorial dan penelaahan sejawat yang sesuai dengan kebijakan akademik dan etika publikasi jurnal.