KEANEKARAGAMAN KELAS BIVALVIA DI HUTAN MANGROVE PANTAI BAMA TAMAN NASIONAL BALURAN

  • Syaiful Bahri Program Studi Biologi, FMIPA, Universitas PGRI Banyuwangi
  • Tristi Indah Dwi Kurnia Universitas PGRI Banyuwangi
  • Fuad Ardiyansyah Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas PGRI Banyuwangi
Keywords: Bivalvia, Keanekaragaman, Dominansi, Bivalvia, Suhu dan pH

Abstract

Bivalvia (kerang-kerangan) adalah biota yang biasa hidup menetap di dalam substrat dasar perairan. Bivalvia memiliki nilai penting di dalam ekosistem air laut. Secara ekologis Bivalvia dikategorikan sebagai biota penting penyusun suatu ekosistem karena Bivalvia bersifat filter fideer  sehingga Bivalvia mampu menyaring bahan-bahan organik yang ada di dalam perairan Penelitian dilakukan di Hutan Mangrove Pantai Bama Taman Nasional  Baluran pada bulan Maret-September 2020 dengan metode Purposive sampling dan tehnik Pengambilan sampel dibagi menjadi 3 stasiun dengan jarak tiap stasiun 200 m dan dengan luas tiap stasiun 450 m2. Setiap stasiun dibagi menjadi 3 garis transek jarak tiap garis transek 30 m, dalam satu garis transek terdapat 10 plot berukutan 2 × 2 m2.. Dari hasil penelitian didapatkan peroleh 8 Famili 9 Genus dan 9 Spesies,  diantanya yaitu: Famili Arcidae, Mactridae, Mytilidae, Veneroidae, Placunidae, Ostreidae, Tellinidae dan Pinnidae. Adapun 9 Genus yang ditemukan diantaranya: Anadara, Barbatia, Spisula, Modiolus, Periglypta, Placuna, Saccostrea, Tellina dan Pinna, sedangkan  9 Spesies yang di temukan yaitu: Anadara granosa, Barbatia Barbata, Spisula solida, Modiolus barbatus, Periglypta poerpera, Placuna Placenta, Saccostrea cucullata, Tellina timorensis, Pinna Nobilis.Total keseluruhan Bivalvia Mangrove yang diperoleh yaitu 628 individu, indek keanekaragaman di seluruh stasiun mempunyai rata-rata Hˊ= 1,66 dengan katagori sedang, sedangkan indeks dominansi di semua Stasiun mempunyai rata-rata C= 0,22. Maka indeks dominansi di katagorikan rendah,

References

Arbi, C. Y. 2012. “Komunitas Moluska di Padang lamun Pantai Wori, Sulawesi Utara”. Jurnal Bumi Lestari, Vol. 12, No1, ISSN: 55-65. Ayunda, R. 2011. Struktur Komunitas Gastropoda dan Bivalvia pada Ekosistem Mangrove di Gugus Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Skripsi Program S1 Biologi. Depok. Universitas Indonesia.
Bakosurtanal, 1992. Peta Rupabumi Indonesia. Lembar 1708 (121-124) 1: 25.000.
Bandung: PT. Citra Lahan Utama.
Barus, T. A. Metode Ekologi untuk menilai suatu perairan Lotik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sumatra Utara 1996.
Dame, R.F. 1996. Ecology marine bivalves an ecosystem approach. CRC Press.
Dermawan BR. Sitorus. 2008. Keanekaragaman dan Distribusi Bivalvia Serta Kaitannya dengan factor Fisik-Kimia di perairan Pantai Labu Kabupaten Deli Sergang. Tesis Magester. Medan :Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera.
Gundo, Meria Tirsa. Kerapatan, Keanekaragaman dan Pola Penyebaran Gastropoda Air Tawar di Perairan Danau Poso. Poso : Universitas Sintuwu Maroso 2010.
Hamuna Baigo, et al. Kajian Kualitas Air dan Indeks Pencemaran Berdasarkan Parameter Fisika-Kimia Di Perairan Distrik Deprape Jayapura. Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 16 ISSN 1829 – 8907. 2018.
IslamiM asrur Muhammad. Bioekologi Kerang Kerk Gfariumtumidum Roding 1798 (Bivalvia : Veneridae) Diperairan Teluk Ambon Maluku. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. 2014.
Kitamura, Shozo,. Chairil Anwar. Amayos Chaniago. dan Shigeyuki Baba. 1997.
New York. 240p.
Nontji, A. 2007. Laut Nusantara. Djambatan, Jakarta.
Nontji, A. Laut Nusantara. Jakarta: Djambatan, 1993.
Noor YusRusila, M. Khazalidan I N. N. Suryadiputra. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Bogor: Green Coast For Nature and People After the Tsunami dan Wetlands International.
Nurdin, J., J. Supriatna, M. P. Patria, dan A. Budiman. 2008. Kepadatan dan keanekaragaman kerang intertidal (mollusca: bivalves) di perairan pantai sumatera barat. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi-II Universitas Lampung 17-18 November 2008. Hlm.:505-519.
Nybakken, J. W. 1992. Biologi Laut: suatu pendekatan ekologis. [Terjemahan dari Marine biologi: An ecological approach,]. Eidman HM, Koesoebiono, Bengen DG, Hutomo M, & Sukardjo S (penerjemah). PT Gramedia. Jakarta
Nybakken. 1998. Biologi Laut Suatu Pendekatan Ekologi. Gramedia. Jakarta.
Octavina Chitra, Fredinan Yulianda, Majariana Krisanti. Struktur komunitas Tiram daging di Perairan Estuaria Kuala Gigieng, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. 2016.
RiniatsihIta, Edi Wibowo Kustohartono. Substrat Dasar dan Parameter Oseanografi Sebagai Penentu Keberadaan Gastropoda dan Bivalvia di Pantai Sluke Kabupaten Rembang. Ilmu Kelautan. Vol 14(1). 2009.
Riniatsih, I., & Kushartono, E.W., 2008, Substrat Dasar dan Parameter Oseanografi sebagai Penentu Keberadaan Gastropoda dan Bivalvia di Pantai Sluke Kabupaten Rembang. Ilmu Kelautan 14 (1): 50–59.
Krebs CJ, 1989. Ecologycal Methodology. London : Harper and row Publishers.
Krebs, C. J. 1985. Ecology: The Experimental Analysis of Distributions and Abundance. Ed. New York: Harper and Row Publishers. 654 p.
Published
2020-06-29
How to Cite
BahriS., Indah Dwi KurniaT., & ArdiyansyahF. (2020). KEANEKARAGAMAN KELAS BIVALVIA DI HUTAN MANGROVE PANTAI BAMA TAMAN NASIONAL BALURAN. JURNAL BIOSENSE, 3(1), 56-70. https://doi.org/10.36526/biosense.v3i1.967