Efektivitas Kombinasi Oxytetracycline, MgSO47H2O, Vitamin C, dan B Kompleks dalam Menurunkan Resiko Penularan Chilodinellasis dan Koi Herpes Virus (KHV)

  • Hasyim As'ari Program Studi Biologi, FMIPA, Universitas PGRI Banyuwangi
Keywords: kombinasi senyewa, menurunkan resiko penularan, Chilodinellasis, KHV, Ikan Koi

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui efetivitas kombinasi senyawa oxytetracycline, MgSO4.7H2O, vitamin C, dan B kompleks dalam menurunkan resiko penularan pada penyakit Chilodinellasis dan Koi Herpes Virus (KHV) pada ikan koi. Dosis senyawa kombinasi diaplikasikan dengan dicampur pada pakan dengan dosis 250 gram pakan/2 gram senyawa kombinasi (oxytetracycline 200 mg, MgSO4.7H2O 25 mg, vitamin C 50 mg, dan B kompleks 20 gm). Sampel penelitian sebanyak 90 ekor yang terbagi menjadi 3 kelompok, dimana kelompok I diberikan pakan tanpa campuran senyawa kombinasi, Kelompok II dan kelompok III diberikan perlakuan pencampuran pakan dengan senyawa kombinasi. Kelompok I dan II ikan yang belum pernah sakit dan kelompok III 15 ekor ikan pernah sakit dan 15 ikan belum pernah sakit. sampel dilakukan aklimatisasi dikolam dengan ukuran 2 x 2,5 x 1 meter tanpa naungan selama 3 – 4 bulan. Parameter penelitian antara lain perubahan warna kulit, sirip, keaktifan, dan kematian ikan. Hasil penelitian didapatkan menunjukkan rata-rata jumlah ikan yang sakit dengan parameter perubahan wana kulit, sirip merah/luka, ikan tidak aktif adalah kelompok I 7ekor,10 ekor, 8 ekor, kelompok II 2 ekor, 3 ekor, 2 ekor, kelompok III 3 ekor, 4 ekor, 2 ekor. Sedangkan pada parameter kematian ikan kelompok I terdapat 19 ekor dengan 7 ekor terinfeksi Chilodinellasis, 12 ekor terinfeksi KHV, sedangkan kelompok II dan III terdapat kematian 3 ekor masing-masing terinfeksi KHV. Kesimpulan penelitian ini adalah kombinasi senyawa oxytetracycline, MgSO4.7H2O, vitamin C, dan B kompleks efektif dalam menurunkan resiko penyakit Chilodinellasis, KHV pada ikan koi.

 

References

Ayunin, Q., Kartikaningsih, H., Andayani, S., D., M. S., Fariedah, F., Soeprijantoa, A., & A., N. B. (2019). Efikasi Oxytetracycline Terhadap Kesehatan Ikan Lele yang Diinfeksi Bakteri Edwardsiella tarda. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.15
Chairunnisa, S. A., Nuryati, S., Alimuddin, A., Murtini, S., Santika, A., & Yanti, D. H. (2016). Efficacy Of Gp-11 Khv Dna Vaccine In Cyprinus carpio koi. Indonesian Aquaculture Journal, 11(1), 31–39. https://doi.org/10.15578/iaj.11.1.2016.31-39
Matondang, H. A., Sulaeman Effendi, J., Handono, B., & Kurniadi, A. (2018). Penggunaan Magnesium Sulfat untuk Menurunkan Angka Kejadian Cerebral Palsy pada Bayi Prematur. Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science, 1(1), 63–68. https://doi.org/10.24198/obgynia.v1n1.44
Nur, I. (2019). Penyakit Ikan (Edisi Revi). Grup Penerbitan CV Budi Utama.
Rahajanto, D., & Kurniasih. (2004). Efektifitas antibakterial Oxytetracycline terhadap infeksi Yersinia spp. Isolat Blitar pada ikan Koi (Cyprinus carpio L) [Universitas Gadjah Mada]. http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/25477
Sarjito, P., Slamet, B., & Haditomo, A. H. C. (2013). Buku Pengantar Parasit dan Penyakit Ikan. UPT UNDIP Press.
Sulistyowati, Sri, Wiwoho Pujojati, F. W., Hari Respati, S., & Soetrisno, S. (2017). Peran Magnesium Sulfat dalam Menurunkan Kadar TNF-α dan IL-1β pada Bayi Prematur. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 29(4), 324–328. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2017.029.04.7
Sulistyowati, Sulistyowati, & Nugroho, R. R. (2021). Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Penyakit Mata Berbasis Web dengan Menggunakan Metode Forward Chaining. Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, Dan Teknik Informatika (SNESTIK), 1(1), 309–316. https://ejournal.itats.ac.id/snestik/article/view/1837
Sumiati, T., & Sunarto, A. (2012). Isolasi Koi Herpesvirus (Khv) Dari Beberapa Organ Target Dengan Menggunakan Kultur Sel Kt-2. Jurnal Riset Akuakultur, 7(1), 93–100. https://doi.org/10.15578/jra.7.1.2012.93-100
Syafar, L. A. (2017). Blood Description, Parasite Investation and Survival Rate Of Carp (Cyprinus carpio) Which Is Exposed By Spore Protein Myxobolus koi On Rearing Pond as Immunostimulan Material. Jurnal Biosains Pascasarjana, 19(2), 158–179. https://doi.org/10.20473/jbp.v19i2.2017.158-175
Wahyudi, A. S. (2011). Analisis Respons Imunitas Yang Rendah Pada Tubuh Manusia Usia Lanjut. Inkes, 3(1).
Wintoko, F., Setyawan, A., Hudaidah, S., & Ali, M. (2013). Imunogenisitas Heat Killed Vaksin Inaktif Aeromonas salmonicida Pada Ikan Mas (Cyprinus carpio). E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.23960/jrtbp.v2i1.228p205-210
Published
2021-12-31
How to Cite
As’ari, H. (2021). Efektivitas Kombinasi Oxytetracycline, MgSO47H2O, Vitamin C, dan B Kompleks dalam Menurunkan Resiko Penularan Chilodinellasis dan Koi Herpes Virus (KHV). JURNAL BIOSENSE, 4(02), 46-55. https://doi.org/10.36526/biosense.v4i02.1627