ANALYSIS OF LOTS AND HOTS QUESTIONS ON SOUTH SUMATRA LOCAL HISTORY IN HIGH SCHOOL TEXTBOOKS
Analisis soal- soal LOTS dan HOTS Pada Materi Sejarah Lokal Sumatera Selatan Dalam Buku Teks SMA
DOI:
https://doi.org/10.36526/santhet.v10i4.8897Keywords:
LOTS, HOTS, Blo m's Taxonomy, Local History, TextbooksAbstract
Developing Lower-Order Thinking Skills (LOTS) and Higher-Order Thinking Skills (HOTS) is a crucial objective of history education. However, studies analyzing LOTS and HOTS questions regarding the local history of South Sumatra across various curricula remain limited. Therefore, this study aims to analyze the characteristics of LOTS and HOTS questions in high school history textbooks. A qualitative descriptive method employing a content analysis approach was used. Data were collected through observation, interviews with history teachers, and an examination of history textbooks from the 2009 Curriculum, the 2013 Curriculum, and the Kurikulum Merdeka (Independent Curriculum). The findings indicate that the questions span cognitive levels C1 through C6, based on Anderson and Krathwohl’s Revised Bloom’s Taxonomy. The 2009 Curriculum contained two LOTS questions and two HOTS questions; the 2013 Curriculum consisted entirely of six HOTS questions; and the Kurikulum Merdeka included two LOTS questions and five HOTS questions. These results demonstrate that the 2013 Curriculum and the Kurikulum Merdeka place greater emphasis on higher-order thinking than the 2009 Curriculum. This study offers practical implications for history teachers and textbook developers regarding the design of local history assessment questions that foster students' critical and analytical thinking skills.
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, DR (2017). Kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan asesmen: Revisi Taksonomi Bloom. Pustaka Pelajar.
Arikunto, S. (2019). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi revisi). Bumi Aksara.
Aziz, M., & Herdiani, E. (2025). Analisis implementasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran sejarah pada Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.37630/jpi.v15i3.3306
Fitria, R., Nindiati, D. S., & Syafarudin, N. (2026). Analisis soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan Lower Order Thinking Skills (LOTS) dalam buku teks sejarah SMA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 112–128. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v12i1.8007
Gunawan, R., Lestariningsih, A. D., & Sardiman. (2017). Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK kelas X (Edisi revisi). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Mulyadi, S., & Sardiyati. (2009). Sejarah 2 untuk SMA/MA kelas XI program bahasa. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Oktafiana, S. (2021). Sejarah untuk SMK kelas X. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Prawitasari, M., Susanto, H., & Sawitri, D. (2022). Analisis buku teks sejarah sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(2), 120–132. https://doi.org/10.20527
Putri, K., Raihan, R., & Fauzan, R. (2024). Kajian buku teks sejarah kontroversial: Gerakan PRRI dan PERMESTA dalam konflik dan dampaknya terhadap stabilitas nasional tahun 1958–1961. Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah, 12(2), 8–17. https://doi.org/10.69744/kamaca.v12i2.356
Rahmawati, N., Hadi, S., & Zidni, M. (2021). Pembelajaran sejarah dan pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jurnal Historia, 9(1), 55–67. https://doi.org/10.29408/fhs.v5i2.453
Ramelan, I., & Supardi. (2009). Sejarah untuk SMA/MA program bahasa kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, H., & Purwanta, H. (2022). Pembelajaran sejarah sebagai sarana pembentukan kesadaran historis peserta didik. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 5(2), 85–97. https://doi.org/10.17509/jpis.v22i2.2187
Susanto, H., Prawitasari, M., & Sawitri, D. (2022). Buku teks sejarah sebagai instrumen pembelajaran dan evaluasi di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Sosial, 14(1), 30–42. https://doi.org/10.29408/fhs.v6i2.6632
Syafarudin, & Mursidi, A. (2023). Sejarah lokal dalam buku teks sejarah SMA: Upaya penguatan identitas dan kesadaran sejarah peserta didik. Jurnal Historia, 7(2), 73–85.
Syafarudin, N., & Saputri, E. M. (2025). Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet: Kajian analisis buku teks pelajaran sejarah SMA. Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari, 9(1), 57–66.
Syafarudin, N., Sukardi, & Idris, M. (2023). Nilai-nilai pelayaran di Sungai Musi dalam pembelajaran sejarah lokal. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 9(1), 20–27. https://doi.org/10.31851/kalp.v9i1.12833
Syafarudin, S., Nindiati, D. S., & Mursidi, A. (2024). Analisis karakteristik soal evaluasi dalam buku teks sejarah SMA berdasarkan Taksonomi Bloom revisi. Jurnal Pendidikan Sejarah, 12(1), 88–102.
Syafarudin, S., dkk. (2024). Menganalisis nilai-nilai Prasasti Kota Kapur dalam buku teks IPS sejarah sebagai sumber pembelajaran untuk guru dan peserta didik di SMA Negeri 1 Jebus, Bangka Barat. Jurnal Suluh Abadi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 16–22. https://doi.org/10.32502/sa.v6i1.7706
Tarunasena, M. (2009). Sejarah 2: Untuk kelas XI SMA/MA semester 1 dan 2 program ilmu pengetahuan sosial. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Widana, I. W. (2017). Penilaian keterampilan berpikir orde tinggi (HOTS). Direktorat Pembinaan SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Widyawati, R., Nindiati, D. S., & Syafarudin. (2025). Analisis isi buku teks sejarah Kurikulum Merdeka dalam pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(2), 95–110. https://doi.org/10.55583/jkip.v6i2.1371





















