- Peran Pengurus Komisariat GMNI FKIP Universitas Mulawarman Dalam Pemberdayaan Perempuan
-
DOI:
https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v14i4.6717Keywords:
Women Empowerment, Student Organization, Cadreization, Women Participation, GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia).Abstract
Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPK GMNI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman merupakan salah satu organisasi eksternal kampus yang memiliki peran penting dalam pengembangan mahasiswa. Keterlibatan perempuan di dalamnya menjadi aspek yang perlu diperhatikan, mengingat pentingnya peran perempuan dalam memperkuat dinamika organisasi. Berangkat dari problematika tersebut, penelitian ini mengambil judul “Peran Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman dalam Pemberdayaan Perempuan”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pendekatan ini dipilih untuk menggambarkan fenomena secara nyata berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan enam informan, yaitu ketua atau komisaris, sekretaris, komite kesarinahan, komite kaderisasi, serta dua kader perempuan. Fokus penelitian meliputi tiga aspek: (1) peran pengurus dalam pemberdayaan perempuan, (2) faktor penghambat yang memengaruhi peran tersebut, dan (3) upaya yang dilakukan untuk meningkatkan peran organisasi. Berdasarkan hasil penelitian, pengurus DPK GMNI FKIP UNMUL memiliki peran signifikan dalam pemberdayaan perempuan di lingkungan kampus. Hal ini diwujudkan melalui program dan kegiatan seperti pelatihan, diskusi, seminar, dan kajian yang bertujuan meningkatkan kesadaran, keterampilan, dan kepercayaan diri perempuan. Selain itu, pengurus juga berupaya menciptakan ruang yang inklusif untuk mendorong partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan serta pengembangan diri, baik di dalam maupun di luar organisasi. Dengan demikian, keberadaan pengurus tidak hanya mendukung peningkatan kapasitas perempuan, tetapi juga memperkuat nilai kesetaraan dan inklusivitas di ranah organisasi mahasiswa.
References
Barung, I. A. A. Y. (2023). Gerakan mahasiswa di Indonesia dan tantangannya terhadap hegemoni negara. Jurnal Politik dan Pemerintahan, 2(2). https://jurnal.ugm.ac.id/jps/article/view/82612
Dade, M. (2020). Optimalisasi pemberdayaan perempuan dalam organisasi Dharma Wanita. Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama, 267-280.
Fibrianto, A. S. (2016). Kesetaraan gender dalam lingkup organisasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun 2016. Jurnal Analisa Sosiologi, 12-25.
Hanis, N. W., & M., A. (2019). Peran program pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam pemberdayaan perempuan di Kecamatan Telaga. Publik: Jurnal Ilmu Administrasi, 124-135.
Hubeis, A. V. (2011). Pemberdayaan perempuan dari masa ke masa. IPB Press.
Ihsan, M. A. (2019). Pemberdayaan perempuan dalam masyarakat konservatif. Musawa, 15-28.
Israpil. (2017). Budaya patriarki dan kekerasan terhadap perempuan (sejarah dan perkembangannya). Jurnal Pusaka, 144-155.
Lenggawa, V. A. (2018). Hubungan komunikasi organisasi dengan kinerja anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (Studi korelasional mengenai hubungan komunikasi organisasi dengan kinerja anggota organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Dewan Pimpinan Cabang Bandung). DiMCC Conference Proceeding, 62-75.
Makruf, S. A., & H., F. (2022). Pemberdayaan perempuan melalui gerakan literasi di era digital. Jukeshum, 46-58.
Martadinata, A. M. (2017). Peran mahasiswa dalam pembangunan di Indonesia. IDEA: Jurnal Humaniora, 3-15.
Martiany, D. (2013). Pemberdayaan perempuan desa. Ani W. Soetjipto & Shelly Adelina.
Mutiah, R. (2019). Sistem patriarki dan kekerasan atas perempuan. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 60-72.
Nurbayan, S., & Irfan, F. (2018). Gender dan organisasi kemahasiswaan (Studi pada keterlibatan perempuan dalam organisasi kemahasiswaan di STKIP Bima). EduSociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 1(2). https://stkipbima.ac.id/jurnal/index.php/ES/article/download/65/40
Probosiwi, R. (2015). Perempuan dan perannya dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Natapraja, 43-55.
Rokhmansyah, A. (2016). Pengantar gender dan feminisme. Garudhawaca.
Sakina, A. I., & H., D. (2017). Menyoroti budaya patriarki di Indonesia. Social Work Jurnal, 72-82.
Sukesi, R., et al. (2022). Realitas peran dan hak perempuan dalam lingkup organisasi HMJ di FKIP Untirta. Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS, 2(2), 39-50. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JPIPS/article/download/54784/5676594339
Wahyudi, V. (2018). Peran politik perempuan dalam perspektif gender. Politea: Jurnal Politik Islam, 64-78.




.png)













