The Role of the Family in the Faith Formation of Children in GMIM Bukit Moria Tikala Baru

Peran Keluarga dalam Pembentukan Iman Anak di GMIM Bukit Moria Tikala Baru

Authors

  • Glory Imanuela Kabangunang
  • Lovia Tuegeh
  • Adriel Manginsihi
  • Imanuel Irfan Mongkaren
  • Ineke Marlien Tombeng
  • Evi Stans Evlin Tumiwa
  • Hendry C. M. Runtuwene
  • James Edward Lalira

DOI:

https://doi.org/10.36526/santhet.v9i6.6647

Keywords:

Children’s faith formation, GMIM, Prayer, Family worship, Family devotion

Abstract

Abstract

This study aims to examine the role of the family in shaping children's faith amid the challenges of the digital era, focusing on the congregation of GMIM Bukit Moria Tikala Baru. Using a qualitative approach with an intrinsic case study design, the research collected data through open-ended questionnaires from 15 parents and 5 children, supplemented by interviews, limited observations, and document analysis. Thematic analysis was employed to identify patterns of spiritual practices, challenges, and children’s perceptions of faith transmission within the family. The findings show that the family serves as the first and primary community of faith, with prayer emerging as the dominant foundation in early faith formation. Nine out of fifteen parents mentioned teaching prayer as the initial step, followed by fostering regular church attendance and sharing Bible stories. Daily spiritual practices—such as morning prayers, prayers before meals, and evening prayers—are consistently carried out by most families, although formal family worship remains limited. The main challenges identified include the penetration of digital technology and social media (reported by 10 parents), peer influence, and parents’ busy schedules that reduce the amount of quality time available for spiritual education. However, children’s perceptions emphasize that parental role-modeling—through prayer, worship, and tangible expressions of love—has a profound and motivating impact. Children not only imitate religious practices but also internalize their faith when they experience loving relationships and spiritual consistency within the home. The study concludes that children’s faith formation requires a holistic and relational approach that integrates rituals, narratives, role-modeling, and warm communication within the family. These findings contribute insights for churches and policymakers in designing family-support programs that respond to the spiritual dynamics of younger generations in the digital era.

 

References

Ali, M. M. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif dan penerapan nya dalam penelitian. JPIB: Jurnal Penelitian Ibnu Rusyd, 1(2), 1–5.

Asrulla, R., Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan sampling (kuantitatif), serta pemilihan informan kunci (kualitatif) dalam pendekatan praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.

Djami, F. A. G., & Natonis, H. Y. (2025). PERAN IMAN KRISTEN DALAM MEMBENTUK KARAKTER DAN ETIKA GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL. ADIBA: JOURNAL OF EDUCATION, 4(4), 215–226.

Eunike, S., & Pasaribu, A. G. (2020.). PENGEMBANGAN KURIKULUM PAK KELUARGA TERHADAP PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF.

FADHIL, M. N. (n.d.). POLA KEPEMIMPINAN DALAM KELUARGA.

Fitriani, S., Dana, T. R., Sari, P., Putri, T. N., & Sa’diyah, H. (2025). Kepribadian Kolektif: Kebudayaan Membentuk Pola Berpikir dan Perilaku dalam Masyarakat. Journal of Education and Culture, 5(2), 1–7.

Grant, S. C. (2021). Informed consent—we can and should do better. JAMA Network Open, 4(4), e2110848–e2110848.

Hasugian, H. (2024). Peran Orang Tua dalam Mengatasi Degradasi Iman Remaja Kristen di Era Teknologi. Vox Divina, 54–78.

Hutahaean, W. S., & SE, M. T. (2021). Teologi Agama-Agama. Ahlimedia Book.

Hutapea, L. K., Sormin, M. B., & Pasaribu, A. G. (n.d.). DESAIN DAN PENGAMBANGAN KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAK KELUARGA DALAM MENINGKATKAN IMAN ANTAR GENERASI DI KELUARGA.

Legi, R. E., Tolego, Y. B., Lumantow, A. I. S., & Rumetor, J. J. (2025). Pendidikan Agama Kristen Dewasa: Tantangan, Strategi, dan Implikasi Bagi Pengembangan Spiritualitas dalam Konteks Sosial-Budaya Modern. Jurnal Teologi Injili, 5(1), 38–56.

Luma, S. (2024). Menggali Makna Keluarga: Pendidikan Agama Kristen sebagai Instrumen Perubahan Perilaku Anak yang Signifikan. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 4(1), 11–18.

Padakari, S. L., & Korwa, F. (2025). Spiritualitas kontekstual: Model pendidikan iman Kristen dalam menjawab tantangan generasi Z. Imitatio Christo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 16–29.

Poniman, P. (2025). MEMBENTUK KECERDASAN SPIRITUAL PADA ANAK USIA DINI MELALUI LINGKUNGAN KELUARGA DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi Dan Pendidikan, 8(1), 59–101.

Puling, H., Zendrato, N., & Tapilaha, S. R. (2024). Peran Orang Tua Dalam Membangun Fondasi Keagamaan Anak-Anak: Perspektif Teologi Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 2(1), 1–10.

Ramadhan, A. D. D., Rohim, A. T., Maulidiyah, N., Pratiwi, A., & Firdausi, F. (2025). Psikologis Agama Pada Remaja. Penerbit: Kramantara JS.

Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik pengumpulan data: Observasi, wawancara dan kuesioner. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi Dan Politik, 3(1), 39–47.

Sari, N., Sari, D. P., & Nasution, A. R. (2024). Pemahaman pada Neurosains pada Pendidikan Islam dan Hubungannya dengan Perkembangan Karakter. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 2(2), 28–33.

Siswantara, Y. (2023). Keluarga Nazaret: Teladan Karakter Dan Iman Dalam Keluarga Modern. PT Kanisius.

Tafuli, A. N., Ninu, I., Saingu, S. N. U., Liu, A. S., & Saetban, C. (2025). Pendidikan Karakter Kristen dalam Keluarga. Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen, 2(3), 89–106.

Tambunan, F. F., Sinaga, J. M., & Bancin, M. R. E. (2025). Pembinaan Warga Gereja dan Keluarga terhadap Anak dalam Membentuk Iman dan Berkarakter Kristiani. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 3(2), 44–56.

Yusanto, Y. (2020). Ragam pendekatan penelitian kualitatif. Journal of Scientific Communication (Jsc), 1(1).

Zahroh, N. I., Nasution, L. A., Tazqia, A. D., Faiha, H. A. I., & Nurhayati, D. (2025). Strategi pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Teknik, tantangan dan solusinya. Tarbiyatul Ilmu: Jurnal Kajian Pendidikan, 3(6), 107–118.

Zen, E., & Hermanto, Y. P. (2021). Membangun Iman Anak Melalui Keteladanan Orang Tua Ditinjau Dari Persfektif Alkitab Dan Perkembangan Anak. Davar: Jurnal Teologi, 2(1), 30–42.

Zendrato, M. P. (2022). Implementasi Pendekatan Reflective Engagement dalam Formasi Spiritual Anak Usia 10-12 Tahun di Komisi Anak GKY Cimone. STT Amanat Agung.

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Kabangunang, G. I., Tuegeh, L., Manginsihi, A., Mongkaren, I. I., Tombeng, I. M., Tumiwa, E. S. E., … Lalira, J. E. (2025). The Role of the Family in the Faith Formation of Children in GMIM Bukit Moria Tikala Baru : Peran Keluarga dalam Pembentukan Iman Anak di GMIM Bukit Moria Tikala Baru . Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 9(6), 2374–2384. https://doi.org/10.36526/santhet.v9i6.6647

Most read articles by the same author(s)