Socio-Economic Transformation of the Rural Community: A Historical Study of Koluwoka Village, East Sumalata District, North Gorontalo Regency (2010–2022)
Transformasi Sosial Ekonomi Masyarakat Pedesaan: Studi Historis Desa Koluwoka Kecamatan Sumalata Timur Kabupaten Gorontalo Utara (2010–2022)
DOI:
https://doi.org/10.36526/santhet.v10i4.9322Keywords:
Socio-Economic Transformation, Village Expansion, Koluwoka Village, Local History, North GorontaloAbstract
Prior studies on village division mostly treat social and economic change separately and at a general or national scale, leaving the integrated socioeconomic trajectory of individual coastal villages underexamined; Koluwoka Village, formed in 2010 from the split of Deme I Village, has never been studied academically despite this gap. This study addresses that gap by examining the village's socioeconomic transformation during 2010–2022 using a historical method (heuristics, source criticism, interpretation, historiography) combined with sociological and economic theory. Data were drawn from in-depth interviews with 12 purposively selected informants, field observation, and archival documents, validated through source and technique triangulation. Findings show that division significantly reshaped both social and economic life: socially, interaction patterns shifted, educational awareness rose, and religious values were reinforced amid adaptive lifestyle change; economically, livelihoods diversified beyond fisheries and agriculture, though farming remains dominant. The novelty of this study lies in integrating social and economic data within a single historical framework and in documenting previously unrecorded local primary sources. It contributes to local-history literature on split-off villages and offers a replicable model for similar cases, while also informing more equitable village development policy.
References
Abdullah, T. (1990). Sejarah lokal di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo Utara. (2013). Kecamatan Sumalata Timur dalam angka 2013. BPS Kabupaten Gorontalo Utara.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo Utara. (2015). Kecamatan Sumalata Timur dalam angka 2015. BPS Kabupaten Gorontalo Utara.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo Utara. (2023). Kecamatan Sumalata Timur dalam angka 2023. BPS Kabupaten Gorontalo Utara.
Chudriana Putri, R., Harahap, I., & Nawawi, Z. (2024). Systematic literature review (SLR): Transformasi sektor pertanian bagi pembangunan ekonomi di pedesaan Indonesia. Jurnal Paradigma Ekonomika, 19(3), 16–33.https://doi.org/10.22437/jpe.v19i3.31465
Daliman, A. (2012). Metode penelitian sejarah. Ombak.
Fikriman. (2017). Transformasi pertanian dan pembangunan pedesaan. Jurnal Agri Sains, 1(2), 1–5. 10.36355/jas.v1i2.151
Gottschalk, L. (1986). Mengerti sejarah (terjemahan). UI Press.
Hasjimzoem, Y. (2014). Dinamika hukum pemerintahan desa. Jurnal Ilmu Hukum, 8(3), 467–481. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no3.312
Hatu, R. (2011). Perubahan sosial kultural masyarakat pedesaan. Jurnal Inovasi, 8(4), 45–60.
Herdiana, D. (2022). Kemiskinan, kesenjangan sosial dan pembangunan desa. Jurnal Inovasi Masyarakat, 2(3), 172–180. https://doi.org/10.33197/jim.vol2.iss3.2022.985
Huda, S. N. (2022). Perubahan struktur sosial ekonomi masyarakat perdesaan. JCIC: Jurnal CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial, 4(2), 79–84.
Husein, M. (2021). Budaya dan karakteristik masyarakat pedesaan. Journal Aceh Anthropological, 5(2), 186–202.
Ichsanudin, N. S., & Ula, D. M. (2024). Dampak pemekaran desa terhadap perubahan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Jaya Mulya Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 5(11), 84–93.
Ismunandar, A. (2020). Dinamika sosial dan pengaruhnya terhadap transformasi sosial masyarakat. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(2), 205–219. 10.32332/tarbawiyah.v3i2.1810
Koentjaraningrat. (1990). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Kuntowijoyo. (2003). Metodologi sejarah (edisi ke-2). Tiara Wacana.
Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.
Mubyarto. (1987). Ekonomi pedesaan. Gadjah Mada University Press.
Muzzaki, A. D., Nuryanta, N., & Rohimah, F. (2023). Perubahan sosial kultural masyarakat pedesaan. Jurnal Dewantara, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.30640/dewantara.v2i3.1270
Pamungkas, R., Nugroho, B., & Dewi, S. A. K. (2025). Dinamika kehidupan sosial masyarakat pedesaan: Analisis dari perspektif sosiologi. Journal on Education, 7(2), 9733–9740. 10.31004/joe.v7i2.7960
Pemerintah Desa Koluwoka. (2022). Profil Desa Koluwoka tahun 2022. Pemerintah Desa Koluwoka.
Pemerintah Desa Koluwoka. (2022). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) 2022–2028. Pemerintah Desa Koluwoka.
Peraturan Bupati Gorontalo Utara Nomor 41 Tahun 2010 tentang Pembentukan Desa Koluwoka Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara.
Pranadji, T., & Hastuti, E. L. (2004). Transformasi sosio-budaya dalam pembangunan pedesaan. Analisis Kebijakan Pertanian, 2(1), 77–92.
Pratama, D. (2025). Makna kemandirian ekonomi dalam program desa mandiri: Kajian interpretatif. Jurnal Economina, 4(9), 326–332.
Priyadi, S. (2006). Sejarah lokal: Konsep dan metode. Ombak.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7.
Saebani, B. A. (2015). Sosiologi pedesaan. Rajawali Pers.
Santosa, R. (2011). Transformasi sosial di pedesaan. Jurnal Kependidikan, 41(2), 123–130.
Sari, D. P. (2021). Dinamika sosial ekonomi pasca-pemekaran desa di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 16(3), 245–250.
Soekanto, S. (2015). Sosiologi: Suatu pengantar (edisi ke-3). Rajawali Pers.
Sulaisiyah, Soeaidy, M. S., & Amin, F. (2021). Perubahan sosial dan taraf hidup masyarakat pedesaan. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 5(3), 345–359. https://doi.org/10.29244/jskpm.v5i3.828
Sulasman. (2007). Metodologi penelitian sejarah. CV Pustaka Setia.
Surya Wira, Arya Salman, Abimanyu Aziz, Rofi Wahanisa, & Muhammad Adymas. (2024). Reforma agraria dan transformasi mobilitas sosial dalam perspektif ekonomi dan sosial masyarakat desa. Journal Customary Law, 2(1), 10–15. https://doi.org/10.47134/jcl.v2i1.3376
Sutrisna, A. A. G., Suardana, I. W., & Artajaya, I. W. E. (2020). Pengantar sosiologi pedesaan: Dinamika sosial dan pembangunan di wilayah desa. Lingkar Edukasi Indonesia.
Syamsuddin, H. (2007). Metodologi sejarah. Ombak.
Tanti, A. V., & Handoyo, P. (2023). Dinamika kehidupan sosial masyarakat pedesaan. Journal on Education, 7(2), 12–20.
Ticoalu, D. I. (2019). Efektivitas pemekaran desa dalam mewujudkan kualitas pelayanan publik. Jurnal Analitik, 1(1), 1–2.
Wibowo, A., & Santoso, B. (2018). Analisis pemekaran desa dalam perspektif sosial budaya di Indonesia. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 14(1), 45–52.
Widja, I. G. (1991). Sejarah lokal suatu perspektif dalam pengajaran sejarah. CV Angkasa.





















