The Entry Of Islam In The Tanjung Raja Region, Ogan Ilir District

MASUKNYA AGAMA ISLAM DI DAERAH TANJUNG RAJA KABUPATEN OGAN ILIR

  • putrikhoriz Universitas Sriwijaya
  • Hudaidah Pendidikan Sejarah/Universitas Sriwijaya, Palembang
Keywords: Jalur masuk, Penyebaran Agama Islam, Tanjung Raja

Abstract

Tanjung Raja merupakan Kecamatan tertua di Kabupaten Ogan Ilir, Tanjung Raja dialiri oleh sungai Ogan yang terhubung langsung dengan pusat kota Palembang. Sejarah masuknya Islam kedaerah ini tidak terlepas dari perdagangan dan Ulama yang datang untuk membeli hasil pertanian masyarakat. Proses penyebarannya sendiri dilakukan secara damai dengan strategi berinteraksi dengan penduduk lokal, melakukan kegiatan belajar Islam di rumah-rumah, carawisan ,dan di langgar hingga mendirikan pesantren dan maderasah untuk kegiatan belajar agama Islam secara formal. Masjid Al-Abrar merupakan bukti bahwa Islam sudah masuk ke daerah Tanjung Raja pada abad ke-19M, Hal tersebut membuat Islam semakin dikenal hingga masa sekarang ini. Penelitian ini akan membahas tentang proses masuknya agama Islam ke Daerah

Tanjung Raja is the oldest sub-district in Ogan Ilir Regency, Tanjung Raja is flown by the Ogan river which is directly connected to the center of Palembang. The history of the entry of Islam into this area is inseparable from trade and Ulama who came to buy people's agricultural products. The process of spreading itself is carried out peacefully with the strategy of interacting with local residents, carrying out Islamic learning activities in homes, caravans, and in violations, to establish Islamic boarding schools and maderasah for formal Islamic religious learning activities. The Al-Abrar Mosque is proof that Islam has entered the Tanjung Raja area in the 19th century, which makes Islam increasingly known to this day. This research will discuss the process of the entry of Islam into the Tanjung Raja Region through trade, education, and cultural routes.

References

Afroni, M. (2019). PENDEKATAN SEJARAH DALAM STUDI ISLAM Mochamad Afroni 1. Jurnal Madaniyah, 9(2), 268–276.
Amrullah, A., Farobie, O., Widyanto, R., Armiyanti, J., Ersis, L., Abbas, W., Jumriani, M., Bella, E., Potensi, E., Caulerpa, E., Pi, S., Dengan, A., Limbah, C., Air, K., Hapsari, J. E., Amri, C., Suyanto, A., Hidayati, J. R., Diponegoro, U., … Prihatini, N. S. (2020). interpretasi para akademisi dalam membahas tentang masuk dan berkembangnya ajaran Islam di daerah- daerah atau lokal. 4(3), 248–253.
Fitriyana, N., Pudjiastuti, T., & Izomiddin, I. (2023). The Resistance of Palembang’s Local Religious Elites to Dutch East Indies Islamic Politics in the 20th Century. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 23(1), 237-262.
Fuadiyah, M., & Hudaidah. (2021). Perkembangan Masyarakat dan Budaya Arab di Palembang. Jazirah: Jurnal Peradaban Dan Kebudayaan, 2(1), 55–64. https://doi.org/10.51190/jazirah.v2i1.19
Husada, H. (2016). Islamisasi Nusantara. Jurnal Adabiya, 18(35), 17–28.
Ilhamudin, Pulungan, J. S., & Huda, N. (2020). Sejarah kebudayaan islam di ogan hilir, 1934-2004. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 8311, 104–123. https://doi.org/10.30829/juspi.v3i1.4421
Kabib, S. (2018). MASUKNYA AGAMA ISLAM DI PALEMBANG PADA MASA KERAJAAN SRIWIJAYA ABAD VII MASEHI Kabib. 207–214.
Khaliq, A., & Rusdiana, Y. T. (2021). PERANAN SUNGAI BATANGHARI SEMBILAN SEBAGAI JALUR PEREKONOMIAN DI MASA KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM TAHUN 1659-1714. 1(2), 105–116.
Kurdi, M. (2021). Manuskrip Aceh Pelambang Kearifan Ulama Masa Lalu dalam Mengisi Peradaban Intelektual Melayu Islam di Nusantara. Prosiding Nadwah Ulama Nusantara (NUN) IX: Naskhah Ulama Melayu Dalam Akal Budi Nusantara.
Padila. (2013). PERANAN ULAMA DALAM PERKEMBANGAN ISLAM DI OGAN ILIR. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam, 13, 2.
Permatasari, I., & Hudaidah. (2021). Proses Islamisasi dan Penyebaran Islam di Nusantara. 8(1), 2–5.
Prayogi, A. (2021). Pendekatan Kualitatif dalam Ilmu Sejarah: Sebuah Telaah Konseptual. Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah, 5(2), 240–254. https://doi.org/10.15575/hm.v5i2.15050
Rochmiatun, E. (2017). BUKTI-BUKTI PROSES ISLAMISASI DI KESULTANAN PALEMBANG Endang Rochmiatun Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam, 12, 1.
Sari, N. Y. D. (2020). MADRASAH DAN KONFLIK KEAGAMAAN: Studi atas Konflik Kaum Tuo- Kaum Mudo dalam Krisis Madrasah Islamiyah Tanjung Raja Ogan Ilir Sumatera Selatan, 1925-1932 Novi. Journal of Indonesian History, 9(1), 64–75.
Soli, A., Sustianingsih, I. M., & Sarkowi, S. (2022). Perkembangan Islam Di Kesultanan Palembang Darussalam Tahun 1659-1821. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 5(2), 336–351. https://doi.org/10.31539/kaganga.v5i2.4312
Syafrizal, A. (2015). Sejarah Islam Nusantara. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 2(2), 235. https://doi.org/10.19105/islamuna.v2i2.664
Wandiyo, Suryani, I., & Kabib, S. (2020). HUBUNGAN SRIWIJAYA DENGAN DINASTI UMAYAH TERHADAP MASUKNYA AGAMA ISLAM DI PALEMBANG PADA ABAD VIII MASEHI. SINDANG-Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 2(1).
Yelli, N., & Santoso, I. (2017). Musik Arak-Arakan Pengantin Pada Pernikahan Suku Pegagan Di Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Sitakara,2(1). https://doi.org/10.31851/sitakara.v2i1.872
Published
2024-07-09
How to Cite
putrikhoriz, & Hudaidah. (2024). The Entry Of Islam In The Tanjung Raja Region, Ogan Ilir District: MASUKNYA AGAMA ISLAM DI DAERAH TANJUNG RAJA KABUPATEN OGAN ILIR. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(1), 1230-1236. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i1.3969