EXPLOITATION OF THE ELDERLY IN THE FORM OF ONLINE BEGGING THROUGH SOCIAL MEDIA TIKTOK

EKSPLOITASI LANSIA DALAM BENTUK PENGEMISAN ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK

  • Nursita Fierdiana Dwi Andariesta Magister Ilmu Hukum Universitas Airlangga Surabaya Kampus B Jalan Dharmawangsa Dalam Selatan, Surabaya-60286
  • Astutik Magister Ilmu Hukum Universitas Airlangga Surabaya Kampus B Jalan Dharmawangsa Dalam Selatan, Surabaya-60286
  • Toetik Rahayuningsih Magister Ilmu Hukum Universitas Airlangga Surabaya Kampus B Jalan Dharmawangsa Dalam Selatan, Surabaya-60286
Keywords: Exploitation, Elderly, Online Begging

Abstract

Human exploitation is the act of exploiting that individuals or groups make of human beings, in order to obtain certain benefits. In the phenomenon that occurs, namely online begging, which is suspected of using the elderly as an object to benefit by committing inhumane actions, it has caused controversy and disrupted order in the community, especially the Tiktok social media. So it raises the problem of whether online begging by using the elderly as an object to gain profit through Tik Tok social media can be qualified as a criminal act of exploitation, This needs to be studied because there are no special rules regarding the exploitation of the elderly in the form of online begging. This research is a normative legal research by applying two approaches, namely statue approach and conceptual approach. The conclusion is, ILO (International Labour Organization) said the informal economic sector such as begging is a problem that often arises in many countries. Begging is a method/mode / form used by the perpetrator in seeking material and immaterial benefits in the act of exploitation. Based on this, according to Article 1 Number 7 of Law Number 21 of 2007 concerning the eradication of trafficking in Persons, online begging by using the elderly as an object for profit can be qualified as a crime of exploitation.

References

Asosiasi LBH APIK Indonesia. (2019). Mengenal Hak Dasar Lansia (Buku Seri I).

Astutik, D., & Santoso, D. B. (2021). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan di Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 9(1).

Azmah, B. (2022). Terjaring, Seorang Pengemis Ketahuan Dapat Rp. 1,1 Juta Sehari. insidelombok.id. https://insidelombok.id/berita-utama/terjaring-seorang -pengemis-ketahuan-dapat-rp11-juta-sehari/

Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia. Publiciana, 9(1), 140–157.

Doni, F. (2022). Viral Ngemis Online Akun Tiktok Dari Lombok, Bareskrim Turun Tangan. https://metro.suara.com/read/2023/01/19/175500/viral-ngemis-online-akun-tiktokdarilombok- bare skrim- turun -tanga

Dowding, K. (2011). Encyclopedia of power. Sage Publications.

Ganitri, N. N. A. R., Budiartha, I. N. P., & Suryani, L. P. (2021). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku yang Melakukan Perbuatan Menyuruh Anak sebagai Pengemis. Jurnal Preferensi Hukum, 2(3), 646–650.

Kanter, E. Y., & Sianturi, S. R. (1982). Asas-asas hukum pidana di Indonesia dan penerapannya. Alumni Ahaem-Petehaem.

Kehakiman, B. P. H. N. D. (2016). Laporan Akhir Kelompok Kerja Analisis Dan Evaluasi Hukum Terkait Peraturan Perundang-Undangan Ketenagakerjaan. Jakarta: Pusat Analisis dan Evaluasi Hukum Nasional.

Mahdi, M. I. (2022). Pengguna Media sosial di Indonesia capai 191 juta (artikel web). Diakses di https://dataindonesia. id/digital/detail/pengguna-media-sosial-di-indonesia-capai-191-juta-pada-2022.

Marzuki, P. M. (2011). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Migration, I. O. for. (2016). Laporan Mengenai Perdagangan Orang, Pekerja Paksa, dan Kejahatan Perikanan dalam Industri Perikanan di Indonesia. Australian Government Department of Immigration and Border Protection, 2016, h. 76. Jakarta, IOM.

Risnawati. (2022). Pemberdayan Vs Pemanfaatan, Dinas Sosial Kota Banda Aceh. https: //dinsos.bandaacehkota.go.id/ pemberdayaan-vs-pemanfaatan/

Soesilo, R. (1980). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP): Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal. PT. Karya Nusantara, Bandung.

Sunarso, S. (2009). Hukum informasi dan transaksi elektronik. Rineka Cipta, Jakarta.

Suyanto, B. (2001). Kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 14(4), 25–42.

Tangdilintin, P. (2000). Masalah-Masalah Sosial (suatu pendekatan analisis sosiologis). Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Togatorop, D. D. (2017). Panggung Kehidupan Pengemis: Strategi Bertahan Hidup Pengemis Perempuan Lansia di Lowokwaru, Malang. Universitas Brawijaya.

Usman, R. (2006). Aspek-aspek hukum perorangan & kekeluargaan di Indonesia. Sinar Grafika, Jakarta.

Windri, T. M., Kinasih, A., & Sanubari, T. P. E. (2019). Pengaruh aktivitas fisik dengan kualitas hidup lansia hipertensi di Panti Wredha Maria Sudarsih Ambarawa. e-Jurnal Mitra Pendidikan, 3(11), 1444–1451.

Published
2023-04-30
How to Cite
Nursita Fierdiana Dwi Andariesta, Astutik, & Toetik Rahayuningsih. (2023). EXPLOITATION OF THE ELDERLY IN THE FORM OF ONLINE BEGGING THROUGH SOCIAL MEDIA TIKTOK: EKSPLOITASI LANSIA DALAM BENTUK PENGEMISAN ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 7(1), 147-159. https://doi.org/10.36526/santhet.v7i1.2203