PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SENAM KARATE KIDS (SKK) DI SDI AT'TAQWA SURABAYA

  • Ganda Hadi Wijaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Muhammad Muhyi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Yoso Wiyarno Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Keywords: Senam, Karate, Sekolah Dasar, Anak

Abstract

Peningkatan penguasan gerak karate untuk anak yang berlatih atau belajar sangat diperlukan, apalagi dalam suasana yang menyenangkan dan manarik sangat penting. Tujuan dari penelitian adalah ingin mengembangkan model pembelajaran Senam Karate Kids (SKK) untuk memudahkan siswa menguasai karate, yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu: gerakan pemanasan, gerakan inti, dan gerakan pendinginan, yang dilakukan sebelum melakukan latihan karate agar mudah menguasainya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas rendah SDI At’Taqwa Surabaya. Pengembangan produk model pembelajaran SKK mengikuti konsep Borg dan  Gall (1983)  yang meliputi sepuluh tahap yaitu: (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain Produk SKK, (4) Validasi desain oleh ahli teknologi pendidikan dan Validasi ahli oleh pelatih karate dan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), (5) Uji coba produk kelompok kecil (KK), (6) Revisi hasil ujicoba KK (7)  Uji coba produk kelompok sedang (KS), (8) Revisi hasil ujicoba KS, (9) Ujicoba kelompok besar (KB), (10) Diperoleh produk hasil pengembangan yakni model pembelajaran SKK siswa SD At’Taqwa. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran SKK di dalamnya berisikan tentang pemanasan inti dan pendinginan yang memasukkan gerak dasar beladiri karate mulai kihon, kata dan kumite.  Hasil validasi  desain nilai kelayakan 3.61 kategori baik, validasi ahli nilai kelayakan 3.57 kategori baik, sehingga dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni  ujicoba kelompok kecil dengan persentase hasil ujicoba  7% baik, sedang 23%, kurang 22% dan kurang sekali 48%, kemudian dilakukan revisi, hasil kelompok sedang diperoleh hasil persentase hasil ujicoba 3% baik sekali,  11%baik, sedang 26%, kurang 42%, kurang sekali 18%,  kemudian di revisi sampai pada kelompok besar dengan hasil persentase ujicoba baik sekali 7%, baik 22%, sedang 43%, kurang 19%, sehingga hasil akhir model pembelajaran SKK dapat digunakan di SDI At’Taqwa Surabaya. Simpulan dari hasil penelitian adalah model pembelajaran SKK dapat digunakan untuk membantu siswa yang berlatih dalam praktik karate di SDI At’Taqwa dengan lebih mudah. Model Pembelajaran SKK dapat menjadi pilihan guru atau instruktur dalam melatih karate di SD lainnya.

References

Burns A-M, Kulfa R, Dunny A. Spanlang B, Slater M, Multon F, 2011, Using Virtual Human and Computer Animations, To Learn Complex Motor Skills, A Case Study in Karate, BIO Web Conference.
Borg Walter R, Galls MD, 1983, Educational Research An Introduction New York and London, Longman
Clarson, Susan A, Fulton Janet E, Lee, Sarah F et al, 2008, Physical Education and Academic Achievement in Elementary School Achievement: Data From Earlychildhood Longitudinal Study, American Jurnal Public Health, 98 (4) 721-727
Hoky Aji Cahyadi, Yusak, Anjik Sukmaaji, 2014, Aplikasi Penilaian Posisi Karate Menggunakan Sensor Kinect, Jurnal Sistem Informasi, 3 (1), 39-44.
Kholijah, Siti. 2008. DampakKonflik Pecahnya Perguruan Karate Inkai Dan FKTI Jawa Timur. Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya : Program Sarjana Strata-1 Unesa.
Rink, JudithE, Hall, Tina J 2008, Research on Effective Teaching in Elementary School Physical Education, The Elementary School Journal, 108 (3) 207-2018.
Maksum, Ali. 2008. Metode Penelitian Dalam Olahraga. Surabaya : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unesa.
Moleong, Lexy. 2005. Prosedur penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Bandung.
Muhammad Muhyi F, Slamet Djunaidi, 2016, Senam Bugar Cerdas Ceria dan Berkarakter (Senam BCCB), Andi Offset, Yogyakarta.
Muhammad Muhyi F, 100 Permainan Kecerdasan Kinestetik, Gramedia Widia Sarana Indonesia (Grasindo), Jakarta.
Mudrikah Ahmad, R Rachmy Diana, 2013, Partisipasi Dalam Beladiri Karate dan Agresivitas Anak di Institut Karate Do Indonesia (INKAI), Jurnal Psikologi Integratif, 1 (1), 63-71
Pangondian Hotliber Purba 2015, Pembelajaran Kihon Dalam Olahraga Beladiri Karakte, Jurnal Ilmu Keolahragaan, 14 (2) 57-64
Putri Eka Hutanty, Tu`tur Jatmiko, 2013, Pengaruh Latihan Walking Lunges Terhadap Tendangan Mawasigheri Pada Cabang Olahraga Karate Pada Anak Usia 11-14 Tahun di Dojo Aspol KPPP Benowo Surabaya, Jurnal Prestasi Olahraga 1(1) 1-12
Rista Mart Dwi Utanti, Tirto Arpiyanto, Firmansyah Dlis, 2017, Hubungan Disiplin dan Motivasi Terhadap Hasil Latihan Beladiri Karate Pada Anak Usia 7-9 Tahun Dojo KKA ( Karate KidaeS Academy) Depok, Jurnal Ilmiah Sport Coaching Education, 1(1) 44-58.
Widha Srianto, Sugeng Purwanto, 2014, Pengembangan Model Latihan Karate Kids Pada Anak Usia Sekolah Dasar Kelas Atas, Jurnal Keolahragaan, 2(4), 228-240
Published
2020-04-02
How to Cite
Ganda Hadi Wijaya, Muhammad Muhyi, & Yoso Wiyarno. (2020). PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SENAM KARATE KIDS (SKK) DI SDI AT’TAQWA SURABAYA. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olah Raga), 5(1), 6-13. https://doi.org/10.36526/kejaora.v5i1.760