STUDI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK JAMUR ENDOFITIK DAUN BENALU JENGKOL (SCURRULA FERRUGINEA) PADA BERBAGAI SISTEM PELARUT

Authors

  • Shandra Pesolina Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang, Jalan Prof. Dr. Hamka, Kampus Air Tawar, Padang, Provinsi Sumatra Barat, 25131
  • Riga Riga Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang, Jalan Prof. Dr. Hamka, Kampus Air Tawar, Padang, Provinsi Sumatra Barat, 25131
  • Fitri Yuranda Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang, Jalan Prof. Dr. Hamka, Kampus Air Tawar, Padang, Provinsi Sumatra Barat, 25131
  • Adnan Luthfi Agusta Department of Biomedical Chemistry, Graduate School of Medicine, The University of Tokyo, Japan

DOI:

https://doi.org/10.36526/jc.v8i2.8201

Keywords:

Radikal Bebas, Jamur Endofitik, Aktifitas Antioksidan, DPPH, Scurrula ferruginea

Abstract

Radikal bebas merupakan senyawa reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan memicu berbagai penyakit sehingga diperlukan senyawa antioksidan untuk menetralisirnya. Salah satu sumber antioksidan alami yang berpotensi adalah jamur endofitik yang hidup bersimbiosis dengan tumbuhan inang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak jamur endofitik daun benalu jengkol (Scurrula ferruginea) menggunakan berbagai sistem pelarut. Jamur endofitik diisolasi dan dikultivasi pada media nasi, kemudian diekstraksi menggunakan pelarut metanol, etil asetat, dan n-heksana. Uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder, sedangkan aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dan dinyatakan dalam nilai IC₅₀. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan etil asetat mengandung alkaloid, terpenoid, dan steroid, sedangkan ekstrak n-heksana mengandung terpenoid dan steroid. Hasil uji antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ ekstrak metanol sebesar 36,5 ppm, etil asetat sebesar 51,16 ppm, dan n-heksana sebesar 100,56 ppm. Ekstrak metanol dan etil asetat tergolong antioksidan sangat kuat dan kuat, sedangkan ekstrak n-heksana tergolong sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut polar dan semi-polar lebih efektif dalam mengekstraksi senyawa bioaktif antioksidan dari jamur endofitik daun benalu jengkol.

References

Amelia, S., & Riga, R. (2023). Uji Aktivitas Antioksidan Jamur AS-1 Yang Diisolasi dari Akar Sambiloto (Andrographis paniculata) dengan Metode DPPH (2,2-Defenil-1-Pikrilhirazil). Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi, 12(3), 273. https://doi.org/10.30591/pjif.v12i3.5176

Amin, A., Waris, R., Yuliana, D., & Fitri, N. (2024). Hubungan Kemampuan Aktivitas Antioksidan dengan Pelarut Ekstraksi Daun Pecut Kuda ( Stachytarpheta jamaicensis L .). Journal of Pharmaceutical and Health Research, 5(3), 33–41. https://doi.org/10.47065/jharma.v5i3.5221

Deshmukh, S. K. (2018). Endophytic Fungi : A Source of Potential Antifungal Compounds. https://doi.org/10.3390/jof4030077

Fadhillah, N. P., Riga, R., & Fitri, B. Y. (2023). Aktivitas Antioksidan Jamur Endofitik RS-1 yang Diisolasi dari Ranting Sambiloto ( Andrographis Paniculata ) dengan Media Pertumbuhan Beras Putih. CHEDS : Journal of Chemistry , Education , and Science, 7(1), 59–65.

Gusti Ayu Ita Purnami, G. A. K. D. P., & Pratiwi, I. D. P. K. (2022). Pengaruh Jenis Pelarut dan Waktu Ekstraksi Pada Metode Microwave Assisted Extraction Terhadap Karakteristik Pewarna Ekstrak Kulit Buah Naga Kuning ( Selenicereus megalanthus ) The Effect of Type of Solvent and Extraction Time by The Microwave Assisted Ext. 11(2), 309–321.

Jafar, W., Masriany, & Sukmawaty, E. (2020). Uji Fitokimia Ekstrak Etanol Bunga Pohon Hujan (Spathodea Campanulata) Secara In Vitro. Prosiding Seminar Nasional Biotik 2020, 2020, 328–334.

Kumari, P., Singh, A., Singh, D. K., Sharma, V. K., Kumar, J., Kumar, V., Bhattacharya, S., & Kharwar, R. N. (2021). Isolation and purification of bioactive metabolites from an endophytic fungus Penicillium citrinum of Azadirachta indica. South African Journal of Botany, 139, 449–457. https://doi.org/10.1016/j.sajb.2021.02.020

Norhaslinda, E., Syahri, J., & Perdana, F. (2023). Ekstraksi , Fraksinasi , Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit. Photon : Jurnal Sains Dan Kesehatan, 13(2), 18–27.

Nurhelmi, & Putri, D. H. (2021). Optimasi Sterilisasi Permukaan Jaringan Daun Andalas (Morus macrouraMiq.) dengan NaOCl untuk Isolasi Mikroba Endofit. Serambi Biologi, 6(1), 13–18.

Octavia, M., Amin, A., Waris, R., & Yuliana, D. (2023). Identifikasi Organoleptik , Dan Kelarutan Ekstrak Etanol Daun Pecut Kuda ( Stachitarpeta Jamaiensis ( L .) Vahl ) Pada Pelarut Dengan Kepolaran Berbeda. MNPJ : Makassar Natural Product Journal, 1(4), 203–211.

Riga, R., Benti Etika, S., Aulia Suhanah, R., & Anshar Al Khairi, V. (2022). Aktivitas Antibakteri Jamur Endofitik Rs-2 Yang Diisolasi Dari Tumbuhan Sambiloto (Andrographis Paniculata) Antibacterial Activity Of Endophytic Fungus Rs-2 Isolated From Sambiloto (Andrographis Paniculata). Jurnal Zarah, 10(1), 1–5.

Riga, R., & Hakim, E. H. (2021). Aktivitas Sitotoksik dan Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Jamur Endofitik Colletotrichum gloeosporioides. Jurnal Farmasi Udayana, December 2021, 193. https://doi.org/10.24843/jfu.2021.v10.i02.p15

Riga, R., Silvani, M. A., Oktria, W., Nasra, E., Kurniawati, D., & Agustini, D. M. (2023). Jamur Endofitik BJS-3 Asosiasi Sambiloto (Andrographis paniculata): Skiring Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(5), 695–700. https://doi.org/10.25026/jsk.v5i5.2034

Silvani, M. A., Riga, R., & Agustini, D. M. (2023). Aktivitas Antioksidan Jamur Endofitik BS-1 yang Diisolasi dari Bunga Sambiloto Menggunakan Beras Putih sebagai Media Pertumbuhan. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(2), 149–156. https://doi.org/10.25026/jsk.v5i2.1734

Simanjuntak, E. J., & Zulham, Z. (2020). Superoksida Dismutase (Sod) Dan Radikal Bebas. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 2(2), 124–129. https://doi.org/10.35451/jkf.v2i2.342

Stankovic, M., & Radovanovic, D. (2012). Oxidative stress and physical activity. Sportlogia, 8(1), 1–11. https://doi.org/10.5550/sgia.120801.en.001s

Tristantini, D., Ismawati, A., Pradana, B. T., & Jonathan, J. G. (2016). Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH pada ekstrak etanol daun tanjung (Mimusops elengi L). Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan”, 1–7. http://www.jurnal.upnyk.ac.id/index.php/kejuangan/article/view/1547

Vanesa, A., & Habibul Ikhsan, M. (2023). Aktivitas Antioksidan Jamur Endofitik Rs-1 Dari Andrographis Paniculata (Sambiloto) Menggunakan Media Beras Merah. Spin Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia, 5(1), 102–111. https://doi.org/10.20414/spin.v5i1.6995

Wiranata, I. G., Malida, M., & Sasadara, V. (2022). Pengaruh Pelarut Dan Metode Ekstraksi Terhadap Kandungan Metabolit Sekunder Dan Nilai Ic 50 Ekstrak Umbi Bit ( Beta Vulgaris L .). USADHA Jurnal Integrasi Obat Tradisional, 2(1).

Published

2026-09-30

How to Cite

Pesolina, S., Riga Riga, Fitri Yuranda, & Adnan Luthfi Agusta. (2026). STUDI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK JAMUR ENDOFITIK DAUN BENALU JENGKOL (SCURRULA FERRUGINEA) PADA BERBAGAI SISTEM PELARUT. Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia Dan Terapannya, 8(2), 376 – 382. https://doi.org/10.36526/jc.v8i2.8201