INSTITUTIONALIZING SCIENTIFIC INQUIRY: PRINCIPAL’S STRATEGIES FOR STRENGTHENING SCHOOL LITERACY ECOSYSTEMS

Authors

  • Sugiyanti Sugiyanti Universitas PGRI Semarang
  • Ngurah Ayu Nyoman Murniati Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang, Indonesia
  • Bunyamin Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i2.7990

Keywords:

Strategic Management, Principal Leadership, Research Culture, Youth Scientific Work, School Literacy Ecosystem.

Abstract

The challenges of the 21st century demand comprehensive literacy mastery as the main modality of national competitiveness. This study aims to analyze the Principal's Strategic Management in institutionalizing a research culture through a mandatory Youth Scientific Work (KIR) policy for all students. Research is generally only an optional extracurricular activity, but in SMA Negeri 1 Rembang, KIR has become a mandatory extracurricular activity and even writing a KIR report is one of the graduation requirements. The study was conducted using a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies, and validated using triangulation of techniques and sources. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman. The research findings reveal that the successful implementation of the principal's strategy in implementing a literacy strengthening program through mandatory student KIR rests on four pillars of execution: (1) Creation of an effective organizational structure through the formation of a special KIR team; (2) Determination of procedures focused on the implementation of Standard Operating Procedures (SOP) for intensive clinical guidance; (3) Program development focused on implementing research methodology training and participating in research competitions; and (4) Accountable resource management to support a sustainable school literacy ecosystem. This study concludes that strengthening literacy is not enough to be built with a reading movement alone, but must be institutionalized through a mandatory and structured scientific inquiry curriculum so that a research culture is formed within the school literacy ecosystem.

References

Aliyana, S., & Prakoso, A. F. (2024). Pengaruh literasi digital terhadap prestasi akademik ekonomi dengan pembelajaran informal digital sebagai variabel mediasi. Edunomic: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi, 12(2), 1-15.

Anggraeni, P., Hartono, R., & Mulyani, S. (2021). Why 6 Cs? The urgency of learning at elementary school. Proceedings of the 4th International Conference on Educational Development and Quality Assurance (ICED-QA 2021), Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 650, 35-41.

Arifudin, O. (2022). Optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler dalam membina karakter peserta didik. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(3), 829–837. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i3.532

Azizah, C., & Darmawan, D. (2024). Pengaruh budaya literasi terhadap prestasi belajar siswa setingkat sekolah menengah atas. PENSA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 6(1), 1-19.

Badan Pusat Statistik. (2024a). Indeks pembangunan literasi masyarakat dan unsur penyusunnya menurut provinsi 2024. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2024b). Tingkat kegemaran membaca masyarakat dan unsur penyusunnya menurut provinsi 2024. Badan Pusat Statistik.

Darling-Hammond, L. (2021). The principal's role in building a culture of literacy. Journal of Educational Leadership, 12(4), 75-89.

David, F. R., David, F. R., & David, M. E. (2023). Strategic management: A competitive advantage approach, concepts and cases (17th ed.). Pearson Education.

Farid, M., dkk. (2025). Manajemen ekstrakurikuler dalam meningkatkan prestasi non akademik di SMK. Jurnal Tahsinia, 6(10), 1576-1589. https://doi.org/10.57171/papbj250

Hartina, D., & Siahaan, A. (2024). Manajemen kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan prestasi non akademik siswa di SMA. Journal of Education Research, 5(2), 2024–2033. https://doi.org/10.37985/jer.v5i2.1117

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Laporan hasil PISA 2022 Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kusripinah, R., Endang, R., & Subrata, H. (2022). Penerapan model pembelajaran untuk meningkatkan literasi baca tulis: Literature review. Pionir: Jurnal Pendidikan, 13(2), 191-204.

Luthfiyana, H. N., & Rifqi, A. (2022). Strategi kepala sekolah dalam mengembangkan budaya literasi di sekolah. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 10(2), 411-423.

Mahfudh, M. R., & Imron, A. (2020). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan literasi membaca siswa di SMA Negeri 1 Kota Kediri. Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES), 3(1), 16–30.

Maimunah, M., dkk. (2023). Peran kegiatan ekstrakurikuler dalam pembinaan dan pengembangan siswa. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(4), 86–96. https://doi.org/10.55606/jubpi.v1i4.2001

Mujahidin, A., Nur Mahmudah, F., & Solihin. (2023). Manajemen kegiatan ekstrakurikuler dalam pencapaian prestasi siswa (Studi kasus di SMA Muhammadiyah 2). Jurnal Syntax Admiration, 4(11), 2232–2243. https://doi.org/10.46799/jsa.v4i11.910

Mustari, M., dkk. (2023). Pengenalan Karya Ilmiah Remaja (KIR) di UPT SMA Negeri 9 Gowa melalui eksplorasi alam sekitar. Jurnal Abdimas Indonesia, 3(4), 421-427. https://doi.org/10.53769/jai.v3i4.565

Nur, H., dkk. (2022). Manajemen pengembangan bakat dan minat pada peserta didik Sekolah Menengah Atas. Education and Learning Journal, 3(2), 124-135. https://doi.org/10.33096/eljour.v3i2.179

Nurrohmah, F. I. (2025). Penguatan nilai kreativitas dan berpikir kritis anggota ekstrakurikuler KIR pada SMK Negeri 1 Mojosongo tahun 2025. Jurnal Global Citizen, 14(1), 121-131.

Rahman, A. (2024). Strategi kepala sekolah dalam mengembangkan budaya literasi di sekolah menengah. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 12(1), 38-51.

Rohma, A. N., & Hakim, L. (2025). Manajemen ekstrakurikuler dalam peningkatan minat dan bakat. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 1816–1821. https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1434

Rudianto, Harjito, & Rasiman. (2025). Strategi kepala sekolah dalam mengimplementasikan program penguatan literasi melalui pengembangan lingkungan kaya teks. Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), 14(1), 13-27.

Sedarmayanti. (2020). Manajemen strategi (Edisi Revisi). Refika Aditama.

Setiawan, H. (2024). Pengaruh literasi digital dan modal sosial terhadap prestasi belajar siswa di sekolah vokasi. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(1), 427–432.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sundari, A. (2021). Manajemen kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan prestasi non akademik siswa. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v2i1.45

Wheelen, T. L., Hunger, J. D., Hoffman, A. N., & Bamford, C. E. (2023). Strategic management and business policy: Globalization, innovation and sustainability (16th ed.). Pearson Education.

Wicaksono, B. (2022). Pengaruh program karya ilmiah remaja terhadap kemampuan menulis kreatif dan berpikir kritis siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 10(3), 105-118.

Winarni, E. W. (2021). Teori dan praktik penelitian kuantitatif, kualitatif, PTK, R & D. Bumi Aksara.

Zaenuddin, Z., Citriadin, Y., Ismail, I., & Khalqi, K. (2025). Manajemen strategik kepala sekolah di SMP Islam Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3). https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6893

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Sugiyanti, S., Ngurah Ayu Nyoman Murniati, & Bunyamin. (2026). INSTITUTIONALIZING SCIENTIFIC INQUIRY: PRINCIPAL’S STRATEGIES FOR STRENGTHENING SCHOOL LITERACY ECOSYSTEMS. SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL, 15(2), 685–694. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i2.7990