EFFORTS TO PROTECT THE LEGAL AGAINST CURATORS IN THE PROCESS OF SETTLING BANKRUPTCY ASSETS REVIEWED FROM THE BANKRUPTCY LAW (STUDY ON HKPI- COORDINATION OF THE MEDAN REGION)
DOI:
https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i1.7500Keywords:
Legal Protection; Curator; Bankruptcy; Bankruptcy Asset Management;Abstract
This study aims to analyze the legal arrangements regarding the position, authority, and responsibilities of curators in the process of settling bankruptcy assets based on Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Postponement of Debt Payment Obligations, as well as examining the role of curatorial organizations in providing legal protection against the risks of civil, criminal, and ethical lawsuits faced by curators. This study uses a normative juridical method with a legislative and conceptual approach. Data were obtained through documentation studies, observations, and interviews, then analyzed descriptive-analytically. The results of the study show that the existing legal arrangements have not comprehensively regulated the limits of curatorial authority and accountability, thus creating legal vulnerabilities in practice. Curatorial organizations play a role in providing preventive protection through education and code of ethics, as well as repressive protection through advocacy and legal assistance. However, limited organizational authority and resources hinder the effectiveness of protection, so it is necessary to strengthen regulations and institutions.
References
Alif, V., Abdullah, A., & Purwaningrum, D. (2026). Upaya Perlindungan Hukum bagi Pihak Ketiga yang Asetnya Termasuk dalam Harta Pailit. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(12), 1–10. https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i12.2378
Apriyanto, H., & Wulandari, M. (2026). Perlindungan Hukum terhadap Kriminalisasi bagi Profesi Kurator dan Pengurus Berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU. Collegium Studiosum Journal, 8(2), 1–12. https://doi.org/10.56301/csj.v8i2.2063
Arapenta, D. C., Karsona, A. M., & Sari, D. Y. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Tenaga Kerja Sebagai Kreditur Istimewa. Jurnal USM Law Review, 7(3), 2054–2069. https://doi.org/10.26623/julr.v7i3.10103
Arimba, C. I. (2024). Tanggung Jawab Hakim Pengawas terhadap Harta Pailit. Begawan Abioso, 14(2), 71–86. https://doi.org/10.37893/abioso.v14i2.708
Asyidqi, A. T., Safitri, N., Suryanti, N., & Yuanitasari, D. (2023). Upaya Hukum bagi Pihak Debitur atas Kesalahan Penaksiran Nilai Utang oleh Kurator Berdasarkan Hukum Kepailitan. Jurnal Tana Mana, 4(2), 229–238. https://doi.org/10.33648/JTM.V4I2.278
Br Siahaan, Y. T. (2024). Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Kurator terhadap Tindak Pidana Penggelapan dalam Proses Pemberesan Harta Pailit. Law, Development and Justice Review, 7(2), 175–191. https://doi.org/10.14710/ldjr.7.2024.175-191
Disemadi, H. S., & Gomes, D. (2021). Perlindungan Hukum Kreditur Konkuren dalam Perspektif Hukum Kepailitan di Indonesia . Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(1), 1–11. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP/article/view/31436
Eddy, T., & Hasibuan, H. (2024). Mekanisme Pemberesan Harta Pailit di Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pengabdian Pencerahan Bangsa, 2(2), 1–10. https://jurnal.mediapencerahanbangsa.co.id/index.php/ppb/article/view/148
Hamonangan, A., Lubis, M. A., Taufiqurrahman, M., & Silaban, R. (2021). Peranan Kurator terhadap Kepailitan Perseroan Terbatas. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Maju UDA, 2(1), 20. https://doi.org/10.46930/pkmmajuuda.v2i1.1182
Harefa, R. L. M., & Habeahaan, B. (2025). Tanggung Jawab Kurator Atas Berkurangnya Nilai Harta Pailit Selama Dilakukannya Pengurusan. Jurnal Media Informatika, 6(6), 2929–2933. https://doi.org/10.55338/JUMIN.V6I6.7460
Harir, M., Soegianto, S., Arifin, Z., Sudarmanto, K., & Arifin, M. (2025). Konflik Norma (Antinomy Normen) Sita Umum dengan Sita Pidana dalam Pemberesan Harta Pailit. Jurnal USM Law Review, 8(2), 1107–1125. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.11384
Hindrawan, P., Sunarmi, S., Ginting, B., & Harianto, D. (2023). Tanggung Jawab Kurator dalam Menerapkan Asas Pari Passu Prorata Parte dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit. Locus Journal of Academic Literature Review, 2(8), 720–732. https://doi.org/10.56128/LJOALR.V2I8.223
Husni, I., Hakim, N., & Pandiangan, R. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Kurator Terkait Fee/Imbalan Jasa dalam Melaksanakan Proses Going Concern Kepailitan. Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 3927–3938. https://doi.org/10.62335/sinergi.v2i8.1739
Inaya, A., Bustami, D. S., & Hasbi, H. (2025). Pertanggung Tinjauan Yuridis terhadap Perlindungan Hukum Kreditur Pemegang Jaminan Fidusia dalam Terjadinya Pailit oleh Debitur. Legal Dialogica, 1(1), 1–11. https://jurnal.fh.umi.ac.id/index.php/legal/article/view/1592
Prawira, M. S. N. (2021). Pertanggungjawaban Kurator Karena Menyebabkan Timbulnya Kerugian Dalam Pemberesan Harta Pailit. Dinamika (Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum), 27(5), 662–678. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jdh/article/view/9395
Puspitasari, L. N., Septiandani, D., Ratna Sediati, D. S., & Sukarna, K. (2021). Problematika Eksekusi Harta Pailit dalam Cross Border Insolvency . Jurnal USM Law Review, 4(2), 743–755. https://doi.org/10.26623/julr.v4i2.4238
Putri, I. A. (2024). Perlindungan Hukum bagi Kreditor Separatis dalam Pembagian dan Pemberesan Harta Pailit. Jaksa : Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Politik, 2(2), 299–305. https://doi.org/10.51903/JAKSA.V2I2.1702
Ranovianto, A. R., & Lyanthi, M. E. (2024). Tanggung Jawab Perdata atas Tindakan Lalai Kurator dalam Kepengurusan Harta Pailit (Boedel Pailit). Journal Publicuho, 7(3), 1054–1064. https://doi.org/10.35817/publicuho.v7i3.457
Saebani, A. R. (2024). Perlindungan Hukum dan Upaya Pemulihan bagi Perusahaan Insolven dalam Kepailitan. Jurnal Hukum Statuta, 3(2), 92–100. https://doi.org/10.35586/JHS.V3I2.9097
Satory, A., Febrianty, Y., Astuti, widiyanti R. B., & Pradana, A. F. K. (2024). Metode Penelitian Hukum. In Penerbit Tahta Media. Tahta Media Group. http://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/1031
Siagian, O. D., & Lyanti, M. E. (2025). Perlindungan Hukum Kreditor Separatis dan Peran Kurator dalam Menjaga Keseimbangan Kreditur dalam Proses Kepailitan di Indonesia. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(2), 587–590. https://doi.org/10.5281/ZENODO.15732464
Sibarani, T. W. R. (2025). Tinjauan Yuridis Mengenai Peran Kurator dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 5(1), 13–20. https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/humaniora/article/view/1034
Sukma, C. A., Citra, H., & Sommaliagustina, D. (2023). Kedudukan Kurator dalam Pemberesan Harta Pailit Sesuai Undang-Undang No. 37 Tahun 2004. Judakum: Jurnal Dedikasi Hukum, 2(3), 216–223. http://103.241.192.17/~jurnalunidha/index.php/JDH/article/view/1204
Syahputra, M. A., & Hoesein, Z. A. (2025). Optimalisasi Tanggung Jawab Kurator dalam Pegelolaan Harta Pailit Berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004. Jurnal Retentum (Jurnal Prodi Ilmu Hukum Pasca Sarjana Universitas Darma Agung), 4(2), 81–92. https://doi.org/10.46930/RETENTUM.V7I1.5274
Umaternate, A., & Lie, G. (2026). Analisis Yuridis Peran Kurator dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit Berdasarkan Undang - Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU . Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 13(1), 69–78. https://doi.org/10.31604/JIPS.V13I1.2026.69-78
Yanova, M. H., Komarudin, P., & Hadi, H. (2023). Metode Penelitian Hukum: Analisis Problematika Hukum dengan Metode Penelitian Normatif dan Empiris. Badamai Law Journal, 8(2), 394–408. https://doi.org/10.32801/DAMAI.V8I2.17423




.png)













