COMPARATIVE ANALYSIS OF COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN SOCIAL STUDIES FOR PHASE D OF KURIKULUM MERDEKA (INDONESIA’S MERDEKA CURRICULUM)
DOI:
https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i1.7375Keywords:
Social Studies, kurikulum merdeka, Learning Outcomes, CognitiveAbstract
The Merdeka Curriculum includes Learning Outcomes (Capaian Pembelajaran or CP) as a key component, serving as the primary reference for teachers in planning and conducting instruction. Recently, the Head of the Agency for Standards, Curriculum, and Educational Assessment (BSKAP) revised the CP, replacing version 032/H/KR/2024 with 046/H/KR/2025. This revision introduces changes that directly affect the expected cognitive levels of student achievement. This research seeks to compare the substance of the Learning Outcomes documents for Social Studies (Ilmu Pengetahuan Sosial) in Phase D, to assess the degree of cognitive level changes, and to examine their implications for instructional direction, competency focus, and the intended depth of students’ cognitive abilities. The study uses a comparative document analysis approach.The findings reveal a transition from the dominance of C2 (Understanding) to a broader distribution across higher levels in the revised Bloom’s Taxonomy, including C3 (Applying), C4 (Analyzing), C5 (Evaluating), and C6 (Creating). New operational verbs such as explain, predict, identify, analyze, evaluate, and elaborate emphasize a focus on Higher Order Thinking Skills (HOTS). In Phase D Social Studies learning, teachers need to design strategies based on case studies, analytical discussions, collaborative projects, and creative assignments to encourage analysis, evaluation, and creation, making learning more critical, reflective, and innovative.
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 032/H/KR/2024 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2025). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.
Juanda, A. (2016). Kurikulum dan pembelajaran: Teori dan praktik KTSP, dari teori hingga implementasi kurikulum (hlm. 8). CV. Confident.
Kemendikbudristek. (2023). Capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kurikulum.kemdikbud.go.id.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Mulyasa, E. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Cakrawala Pendidikan, 41(2), 512–525.
Ornstein, A. C., & Hunkins, F. P. (2018). Curriculum: Foundations, principles, and issues (8th ed.). Pearson.
Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.
Qomariyah, N., & Azizah, S. (2025). Transformasi pendidikan sosial berbasis internasional dalam mendukung pendidikan berkelanjutan. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial (Special Edition Renaisans: 1st International Conference of Social Studies), 962–974. https://doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19220.
Sanjaya, W. (2021). Kurikulum dan pembelajaran: Teori dan praktik pengembangan kurikulum berbasis kompetensi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(1), 1–12.
Sapriya. (2017). Pendidikan IPS: Konsep dan pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suyanto, S., & Widodo, A. (2021). Teacher readiness and curriculum literacy in curriculum reform implementation. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 456–468.
Wibowo, A. (2020). Higher-order thinking skills in social studies learning: Challenges and opportunities. Jurnal Pendidikan IPS, 7(2), 85–96.
Widodo, A., Rahmatih, A. N., Novitasari, S., & Nursaptini, N. (2020). Analisis Gaya Belajar Siswa ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) di Madrasah Inklusi Lombok Barat. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 4(2), 145–154. https://doi.org/10.21067/jbpd.v4i2.4434




.png)













