PENERIMAAN BAHAN BAKU IKAN MARLIN DAN PENGUJIAN KADAR HISTAMIN DI PT IAMBEU MINA UTAMA BALI
DOI:
https://doi.org/10.36526/jl.v7i2.9844Keywords:
ikan marlin, mutu bahan baku, penerimaan ikan, pengujian histamin, VeratoxAbstract
Histamin merupakan parameter penting dalam pengendalian mutu ikan karena kadarnya dapat meningkat selama penanganan yang tidak tepat dan berisiko menimbulkan keracunan apabila melampaui batas yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penanganan bahan baku ikan marlin serta pengujian kadar histamin di PT Iambeu Mina Utama, Bali. Informasi diperoleh selama kegiatan magang mandiri pada 16 September–31 Desember 2024 melalui observasi, partisipasi aktif, dokumentasi, dan wawancara dengan personel perusahaan. Penanganan bahan baku mencakup pembongkaran secara hati-hati, pemindahan ikan, sortasi mutu, pemeriksaan suhu dan kondisi organoleptik, penimbangan, serta pencatatan. Pengujian histamin dilakukan menggunakan metode Veratox dengan tahapan pengambilan sampel, persiapan larutan, ekstraksi, penambahan reagen, dan pembacaan menggunakan perangkat Neogen. Hasil yang tercatat pada tiga pemasok menunjukkan kadar histamin sebesar 1,80 ppm pada sampel Acay, 0,90 ppm pada sampel Iambeu, dan 2,20 ppm pada sampel Landung. Nilai tertinggi terdapat pada sampel Landung, sedangkan nilai terendah terdapat pada sampel Iambeu. Seluruh hasil yang dilaporkan berada di bawah ambang penerimaan internal perusahaan yang disebutkan dalam penelitians. Hasil ini menggambarkan pentingnya penanganan dingin, ketertelusuran pemasok, dan pengujian histamin sebagai bagian dari pengendalian mutu bahan baku
References
Abuhlega, T. A., & Ali, M. R. (2022). Biogenic amines in fish: Prevention and reduction. Journal of Food Processing and Preservation, 46(10), e16883. https://doi.org/10.1111/jfpp.16883
Altieri, I., Semeraro, A., Scalise, F., Calderari, I., & Stacchini, P. (2016). European official control of food: Determination of histamine in fish products by a HPLC-UV-DAD method. Food Chemistry, 211, 694–699. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2016.05.111
Biji, K. B., Ravishankar, C. N., Venkateswarlu, R., Mohan, C. O., & Gopal, T. K. S. (2016). Biogenic amines in seafood: A review. Journal of Food Science and Technology, 53(5), 2210–2218. https://doi.org/10.1007/s13197-016-2224-x
DeBeer, J., Bell, J. W., Nolte, F., Arcieri, J., & Correa, G. (2021). Histamine limits by country: A survey and review. Journal of Food Protection, 84(9), 1610–1628. https://doi.org/10.4315/JFP-21-129
Doeun, D., Davaatseren, M., & Chung, M. S. (2017). Biogenic amines in foods. Food Science and Biotechnology, 26(6), 1463–1474. https://doi.org/10.1007/s10068-017-0239-3
Evangelista, W. P., Silva, T. M., Guidi, L. R., Tette, P. A. S., Byrro, R. M. D., Santiago-Silva, P., Fernandes, C., & Gloria, M. B. A. (2016). Quality assurance of histamine analysis in fresh and canned fish. Food Chemistry, 211, 100–106. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2016.05.035
Food and Drug Administration (FDA). (2011). Scombrotoxin (Histamine) Formation. In Fish and Fishery Products Hazards and Controls Guide. U.S. Department of Health and Human Services, Center for Food Safety and Applied Nutrition.
Visciano, P., Schirone, M., & Paparella, A. (2020). An overview of histamine and other biogenic amines in fish and fish products. Foods, 9(12), Article 1795. https://doi.org/10.3390/foods9121795
Visciano, P., Schirone, M., Tofalo, R., & Suzzi, G. (2012). Biogenic amines in raw and processed seafood. Frontiers in Microbiology, 3, Article 188. https://doi.org/10.3389/fmicb.2012.00188
Wodi, S. I. M., Rieuwpassa, F. J., & Cahyono, E. (2018). Peningkatan kualitas hasil tangkapan melalui penerapan sistem rantai dingin di Kelurahan Santiago. Jurnal Ilmiah Tategkorang, 2(2), 70–72.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sabrina Putri Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2024
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








