EFEKTIVITAS HUBUNGAN PELATIH DAN ATLET DALAM PEMBENTUKAN KETANGGUHAN MENTAL UKM FUTSAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

  • Try Utama Pasca Nugraha Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nurlan Kusmaedi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ahmad Hamidi Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Ketangguhan Mental; Futsal; Pelatih; Atlet

Abstract

Ketangguhan mental menjadi suatu komponen yang sangat penting untuk perkembangan atlet selain kemampuan teknik dan fisik yang dimiliki. Pelatih pun menjadi faktor yang sangat penting terhadap peran pembentukan ketangguhan mental atlet. Pelatih mempunyai tanggung jawab membimbing  dalam membangun ketangguhan mental atlet di lapangan maupun di luar lapangan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar ketangguhan mental dan seberapa besar kontribusi hubungan pelatih dan atlet terhadap pengembangan ketangguhan mental. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah atlet UKM Futsal Universitas Pendidikan Indonesia berjumlah 35 orang atlet. Teknik sampling yaitu total sampling. Kriteria sampling: (1) Atlet Futsal UKM Universitas Pendidikan Indonesia, (2) Mengisi instrumen yang diberikan peneliti secara penuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Mental Toughness Questionnaire (MTQ) dan Coach-Atlet Relationship (CART-Q). Teknik Analisa data yang digunakan yaitu Uji Korelasi Pearson. (1) Hasil penelitian menunjukkan, ketangguhan mental atlet UKM Futsal Universitas Pendidikan Indonesia berada pada klasifikasi tangguh yaitu pada angka 30,66, Kategori nilai 28,01-42,00. (2) Tidak terdapat kontribusi yang signifikan hubungan pelatih dan atlet dalam pembentukan ketangguhan mental. Banyak faktor yang dapat berpengaruh terhadap ketangguhan mental, faktor sosial seperti rekanan atlet dan keluarga, tidak hanya itu faktor mindset yang diterapkan pun juga berpengaruh sangat terhadap pembentukan ketangguhan mental. Kesimpulannya adalah hasil penelitian menunjukkan ketangguhan mental berada pada tingkat tangguh yaitu sebesar 30,66, serta hubungan pelatih dan atlet memiliki kontribusi yang lemah terhadap pengembangan ketangguhan mental.

References

Adelina, I., Analya, P., & Anggelia, Y. (2023). Peran Mindset Terhadap Ketangguhan Mental Mahasiswa. Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(9), 16089–16105. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i9.13794

Agusman, K. (2022). Gambaran Mental Toughness Atlet Beladiri Tarung Derajat yang Kembali Menjadi Juara Setelah Mengalami Cedera Berat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 2215–2220.

Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT. Rineka Cipta.

Aryanto, D. B., & Larasati, A. (2019). Factors influencing mental toughness. 5th ASEAN Conference on Psychology, Counselling, and Humanities, 2(1), 307–309.

Felton, L., Jowett, S., Begg, C., & Zhong, X. (2021). A multistudy examination of the complementarity dimension of the coach–athlete relationship. Sport, Exercise, and Performance Psychology, 10(1), 27–42. https://doi.org/10.1037/spy0000209

Golby, J., & Wood, P. (2016). The Effects of Psychological Skills Training on Mental Toughness and Psychological Well-Being of Student-Athletes. Psychology, 7(6), 901–913. https://doi.org/10.4236/psych.2016.76092

Gu, S., & Xue, L. (2022). Relationships among Sports Group Cohesion, Psychological Collectivism, Mental Toughness and Athlete Engagement in Chinese Team Sports Athletes. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(9), 1–9. https://doi.org/10.3390/ijerph19094987

Hamidi, A., As’a, A., & Taufiqurrahman. (2023). UPAYA SEKOLAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN GLOBALISASI. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(2), 170–176.

Handayani, R. (2020). Metodologi Penelitian Sosial. Yogyakarta: Trussmedia.

Jowett, S., & Ntoumanis, N. (2004). The Coach-Athlete Relationship Questionnaire (CART-Q): Development and initial validation. The Coach-Athlete Relationship Questionnaire (CART-Q): Development and Initial Validation, 14(4), 245–257. https://doi.org/10.1111/j.1600-0838.2003.00338.x

Kassim, A. F., Wan, A. W. F. I., Japilus, S. J., & Azanuar, Y. A. S. (2020). Coach-Athlete Relationship and Coaching Effectiveness in Team Sports Athletes. Lecture Notes in Bioengineering, 2(1), 451–462. https://doi.org/10.1007/978-981-15-3270-2_46

Nissa, E. C., & Soenyoto, T. (2021). Hubungan ketangguhan mental dengan kecemasan bertanding pada atlet beladiri PPLP Jawa Tengah. Indonesian Journal for Psysical Education and Sport, 2(1), 267–277.

Purbaningrum, A., & Wulandari, F. Y. (2021). Peran Pelatih Dalam Membentuk Karakter Atlet Atletik TPC-t Kota Kediri untuk Menunjang Prestasi. E-Journal Universitas Negeri Surabaya, 4(2), 151–157.

Rahmattia, R. (2023). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap regulasi diri atlet muay thai naga ulung S emarang. UNIVERSITAS SEMARANG SEMARANG.

Ruparel, N. (2020). Mental toughness: Promising new paradigms for the workplace. Cogent Psychology, 7(1), 3–8. https://doi.org/10.1080/23311908.2020.1722354

Sholihah, I., & Pudjijuniarto. (2021). Komunikasi Interpersonal Pelatih Terhadap Motivasi Berprestasi Atlet. Jurnal Kesehatan Olahraga, 9(1), 95–104.

Weinberg, B. A., & Bealer, B. K. (2001). The world of caffeine. Britania Raya : Routledge.

Wibowo, A. T., & Gupita, E. C. (2020). Karakteristik Psikologis Pemain Futsal Kabupaten Sleman dalam Ajang PORDA Yogyakarta Tahun 2019. Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, 8(2), 62–68.

Published
2024-03-16
How to Cite
Try Utama Pasca Nugraha, Nurlan Kusmaedi, & Ahmad Hamidi. (2024). EFEKTIVITAS HUBUNGAN PELATIH DAN ATLET DALAM PEMBENTUKAN KETANGGUHAN MENTAL UKM FUTSAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olah Raga), 9(1), 1-6. https://doi.org/10.36526/kejaora.v9i1.3510