PRE-MARITAL GUIDANCE EFFORTS TO ENHANCE UNDERSTANDING OF THE SAKINAH FAMILY CONCEPT AMONG PROSPECTIVE BRIDES AND GROOMS AT THE KUA OF PANAI HULU DISTRICT

Authors

  • Juli Rismayana Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Putra Dinata Saragi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i3.9441

Keywords:

pre-marital counseling, harmonious family, Office of Religious Affairs, future bride and groom

Abstract

The high divorce rate in Indonesia highlights the importance of preparing prospective couples for the challenges of married life. This study aims to examine the implementation of pre-marital counseling at the Office of Religious Affairs (KUA) in Panai Hulu District and explore prospective couples' understanding of the concept of a sakinah family following their participation in the program. This study employed a descriptive qualitative approach. Informants consisted of Islamic religious counselors and five prospective couples selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation and analyzed using an interactive data analysis model. The findings indicate that, based on the experiences and perceptions of informants, pre-marital counseling helps prospective couples develop a better understanding of the objectives of marriage, the rights and obligations of spouses, family communication, and strategies for resolving domestic conflicts. The implementation of counseling was supported by the competence of religious counselors and administrative support from the KUA. However, limited time, inadequate instructional media, and participants' reluctance to express their opinions remained challenges. The study suggests the need for more participatory and practical counseling approaches, including discussions and case studies, to better address the needs of prospective couples in preparing for a harmonious, resilient, and sustainable sakinah family.

References

Anriani, R. (2022). Bimbingan kelompok pranikah dalam melawan perceraian . Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 5 (2), 75–85.

Asa'diah, A., & Syarifuddin, M. (2025). Peran bimbingan perkawinan Kantor Urusan Agama Kecamatan Sumbersari dalam mencegah perceraian dan membangun kebahagiaan rumah tangga . Konseling Islam: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 9 (1), 45–60.

Asnawi, Budianto, A., Bakhtiar, & Hidayatullah, E. (2022). Peran penyuluh agama Islam dalam memberikan bimbingan pranikah di KUA Balen . Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 2 (2), 110–123.

Daradjat, Z. (2005). Ilmu Pendidikan Islam . Jakarta: Bumi Aksara.

Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah.

Hurriyati, D., & Tama, AD (2024). Pelaksanaan konseling pranikah untuk meningkatkan kematangan psikologi pasangan pengantin anggota Polri di Polda Sumatera Selatan . Jurnal Pengembangan Masyarakat: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5 (1), 202–215.

Jafar, ES, & Yaqub, A. (2021). Dinamika kesiapan menikah remaja Muslim dari perspektif psikologi dan hukum Islam . Al-'Adl, 14 (2), 89–102.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pencatatan Perkawinan . Jakarta: Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Khotijah, S., Anisyah, L., & Annisa. (2023). Bimbingan pranikah dalam membangun keluarga sakinah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Ganding . Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 6 (2), 56–68.

Knowles, MS (1984). Pembelajar Dewasa: Spesies yang Terabaikan . Houston, TX: Gulf Publishing Company.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldaña, J. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Metode (edisi ke-3). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Mutiara, DU, Prasetiya, NH, & Affandy, A. (2023). Interpretasi tokoh agama tentang pentingnya pemahaman manajemen emosional di masa krusial 1 sampai 5 tahun awal pernikahan dalam urgensi preventif perceraian di Kecamatan Patumbak . Tinjauan Hukum UNES, 6 (1), 412–425.

M.Quraish Shihab . (2007). Pengantin Al-Qur'an: Kalung Permata Buat Anak-anakku . Jakarta: Lentera Hati.

M.Quraish Shihab . (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an (Vol. 11). Jakarta: Lentera Hati

Prayitno. (2013). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling . Jakarta: Rineka Cipta.

Tohirin. (2015). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah (Berbasis Integrasi) . Jakarta: Rajawali Pers.

Sugandhi, NM, Yusuf, S., Nurihsan, J., & Riyadi, AR (2021). Bimbingan dan konseling pranikah Islami untuk meningkatkan kesiapan siswa menikah . PANDUAN: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 11 (2), 14–23.

Sukandar, G., Yamin, MN, & Fauzan, A. (2023). Strategi komunikasi penyuluh agama dalam pelatihan keluarga Islam di Purwosari . Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17 (5), 1850–1862.

Trisnawati, L. (2022). Peran bimbingan penyuluh agama Islam dalam mewujudkan keluarga sakinah di KUA Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan (Skripsi). Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.

Yusuf, M. (2014). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan . Jakarta: Grup Prenadamedia.

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Juli Rismayana Lubis, & Muhammad Putra Dinata Saragi. (2026). PRE-MARITAL GUIDANCE EFFORTS TO ENHANCE UNDERSTANDING OF THE SAKINAH FAMILY CONCEPT AMONG PROSPECTIVE BRIDES AND GROOMS AT THE KUA OF PANAI HULU DISTRICT. SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL, 15(3), 1278–1287. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i3.9441