PRIORITY ANALYSIS OF MAINTENANCE AND EVALUATION OF EMERGENCY RESPONSE IN DISASTER-PRONE AREAS: A CASE STUDY OF MRAWAN TUNNEL BH 152A

Authors

  • Adi Kesuma Pambudi Politeknik Perkeretaapian Indonesia, Madiun, Indonesia
  • EndrasSetyo Darmawan Politeknik Perkeretaapian Indonesia, Madiun, Indonesia
  • Windi Nopriyanto Politeknik Perkeretaapian Indonesia, Madiun, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i3.9185

Keywords:

Daerah Rawan Bencana, FMEA, SOP, Tanggap Darurat, Terowongan Mrawan

Abstract

The road plot of Mrawan - Kalibaru Station in Operation Area 9 Jember is an area with an extreme level of disaster vulnerability, especially at the Mrawan BH 152A Tunnel Point (KM 30+777). The potential for infrastructure failures at this location can interfere with the safety and smooth operation of the train. This study aims to determine the priority maintenance of the Mrawan Tunnel components using  the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method and evaluate the implementation of Standard Operating Procedures (SOPs) for emergency response at the location. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, structured interviews, and documentation. The FMEA assessment involved five expert respondents from the infrastructure unit, while the SOP evaluation involved four informants from the operating unit. The validity test of the data uses source triangulation. The results of the FMEA analysis showed that the components with  the highest Risk Priority Number (RPN) values were drainage (419,328), sunken ballas (374,272), and corrosion base plate (312,256). Meanwhile, the SOP evaluation showed that the implementation of emergency response in general was in accordance with PT KAI's regulations, but it was not optimal in terms of communication facilities, accessibility, and the absence of special SOPs for tunnel characteristics. This study recommends increasing the intensity of water control-based maintenance and the preparation of SOPs specifically for emergency response of the Mrawan Tunnel to mitigate operational risks

References

Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Jurnal Pendidikan Sosial, 5(2), 146–150.

Atmojo, M. E. (2020). Pendidikan dini mitigasi bencana. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 4–6.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2016). Pedoman penetapan status keadaan darurat bencana. BNPB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bogor. (2022). Mitigasi adalah upaya mengurangi risiko, berikut langkah-langkah dan contohnya. Retrieved July 12, 2026, from https://bpbd.bogorkab.go.id/berita/Seputar-OPD/mitigasi-adalah-upaya-mengurangi-risiko-berikut-langkah-langkah-dan-contohnya

Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Surabaya. (2025). Laporan identifikasi bahaya dan kerentanan risiko petak jalan Mrawan - Kalibaru. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember.

Barokah, I., Nurhadi, M., & Koto, S. K. (2022). Penilaian potensi resiko keselamatan dengan metode HIRADC dan identifikasi pemenuhan clear zone di daerah rawan kecelakaan. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan.

Cahyabuana, B. (2015). Konsistensi penggunaan metode penilaian risiko teknologi informasi. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, (Vol/Issue perlu dilengkapi dari dokumen asli Anda).

Cahyanti, M. D., Purwanti, E. P., & Amri, M. S. (2024). Analisis risiko kegagalan proyek coating oil tank pada perusahaan fabrikasi-konstruksi dengan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Jurnal Teknik Industri, (Vol/Issue perlu dilengkapi).

Daruhadi, G., & Sopiati, P. (2024). Pengumpulan data penelitian. Jurnal Metodologi Penelitian, 3(5), 5423–5443.

Direktur Jenderal Perkeretaapian. (2025). Keputusan Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor: KP-DJKA 224 Tahun 2024 tentang Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional Tahun 2025. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Haribulan, R., Universitas, K., Ratulangi, S., Pengajar, S., Arsitektur, J., Sam, U., Manado, R., Utara, K. T., & Geografis, S. I. (2019). Kajian kerentanan fisik bencana longsor di Kecamatan Tomohon Utara. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 6(3), 714–724.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 50 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Peta Proses Bisnis dan Standar Operasional Prosedur di Lingkungan Kementerian Perhubungan.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 121 Tahun 2017 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 69 Tahun 2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian.

Mulyana, B., Pamungkas, R. A., & Abdurrasyid. (2023). Desa tanggap darurat melalui pemeriksaan kesehatan dan edukasi penatalaksanaan kegawatdaruratan bencana di Ciherang Pacet Cianjur Jawa Barat. Jurnal Abdimas dan Sosial, 3(2), 563–570. https://doi.org/10.54082/jamsi.679

Nabilla, D. R., & Hasin, A. (2022). Analisis efektivitas penerapan Standard Operating Procedure (SOP) pada departemen community & academy run system (PT Global Sukses Solusi Tbk). Jurnal Manajemen dan Bisnis, 01(06), 58–75.

Nashrullah, H., Usman, F., & Rachmawati, T. A. (2023). Mitigasi bencana longsor di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Geografi dan Tata Lingkungan, 12(0341), 37–46.

Nurdewi. (2022). Implementasi personal branding smart ASN perwujudan bangga melayani di Provinsi Maluku Utara. Jurnal Administrasi Publik, 1(2), 297–303.

Nurdiansyah, I., Sudarmaji, & Sutanti, A. (2021). Aplikasi pengolahan data perpustakaan SLB. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 144–153.

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Penelitian Pendidikan, 10(September), 826–833.

PT Kereta Api Indonesia (Persero). (2018). Peraturan Direksi Nomor PER.U/KT.204/XII/1/KA-2018 tentang Standar Operasional Prosedur Tanggap Darurat Gangguan Operasional Kereta Api. PT KAI.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember. (2022). Data titik daerah rawan bencana Daop 9 Jember. Internal Document.

Rahmawati, A., Halimah, N., Karmawan, & Setiawan, A. A. (2024). Optimalisasi teknik wawancara dalam penelitian field research melalui pelatihan berbasis participatory action research pada mahasiswa Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 135–142.

Ramadhan, W. P. G. (2022). Kajian penerapan tanggap darurat daerah rawan bencana petak jalan Stasiun Garahan - Stasiun Mrawan [Tugas Akhir, Politeknik Perkeretaapian Indonesia].

Setyono, G. C. (2025). Evaluasi penanganan tanggap darurat tanah longsor pada petak jalan rawan bencana Daop 5 Purwokerto [Tugas Akhir, Politeknik Perkeretaapian Indonesia].

Shafira, F. N. (2025). Analisis kebutuhan perawatan jembatan kereta api BH 421 KM 161+885 lintas Surabaya – Solo dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) [Tugas Akhir, Politeknik Perkeretaapian Indonesia].

Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Jurnal Metodologi Ilmiah, 5(September), 110–116.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. (2007). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 7. Sekretariat Negara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 127. Sekretariat Negara.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan dan Konseling, 7, 2896–2910.

Downloads

Published

2026-09-25

How to Cite

Adi Kesuma Pambudi, EndrasSetyo Darmawan, & Windi Nopriyanto. (2026). PRIORITY ANALYSIS OF MAINTENANCE AND EVALUATION OF EMERGENCY RESPONSE IN DISASTER-PRONE AREAS: A CASE STUDY OF MRAWAN TUNNEL BH 152A. SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL, 15(3), 1457–1466. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i3.9185