THE EXISTENCE OF YOUTH IN PRESERVING LOCAL WISDOM IN THE JARANAN PUTRO GUNUNG SARI ARTISTIC RITUAL IN MALANG REGENCY

Authors

  • Cindy Khoirun Nisa Universitas Insan Budi Utomo
  • Rizki Agung Novariyanto Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i3.8050

Keywords:

Jaranan Art; Existence of youth; Local Wisdom; Globalization;

Abstract

Indonesia is a country with a rich cultural diversity that has given rise to traditional arts as part of its social identity. However, the Jaranan art form faces the challenges of globalization, which have led to a decline in interest among the younger generation and a shift in sacred values. This study aims to analyze the ritual processions, the role of youth, and strategies for preserving local wisdom within the Jaranan Putro Gunung Sari art form using Émilie Durkheim theory of Social Facts and Jean-Paul Sarte theory of Existence. The research method employed is descriptive qualitative with a phenomenological approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the rituals of the Jaranan Putro Gunung Sari art form encompass pre-performance, performance, post-performance, as well as special rituals on the night of Satu Suro and Friday Legi. Young people are actively involved in all stages of the activities, reflecting their role in preserving local wisdom. Despite facing various challenges, this group has managed to survive through deliberation, mutual cooperation, and the use of social media. This study concludes that youth involvement is a key factor in maintaining the sustainability of Jaranan art and strengthening cultural identity.

References

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Jurnal Sosial Pendidikan Agama Laa Roiba, 7 (2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/reslaj/article/view/5936/4891.

Agustin, P., & Wiyoso, J. (2019). Ritual pada Paguyuban Kuda Lumping Wahyu Turonggo Panuntun di Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Seni Tari, JST, 8(1), 2503-2585.

Andari, N., & Supsiadji, M. R. (2021). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Rekso Budoyo Sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Identitas Desa di Masa Pandemi Covid-19. Plakat (Pelayanan Kepada Masyarakat), 3(2), 129-141.

Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1-14.

Karo, A. M. P. B., Gukguk, D. M. R., Aprija, D., Siburian, Y., & Khairi, N. (2024). Kajian Kuda Lumping Sebagai Identitas Budaya Jawa: Menuju Pengakuan Internasional Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 124-133. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.03

Kinanti, L. S. (2018). Makna Ritual Dalam Persiapan Pementasan Kesenian Jaranan Pada Sanggar Kesenian Jaranan Legowo Putro di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). (https://repository.unair.ac.id/79433/3/JURNAL_Fis.ANT.44%2018%20Kin%20m.pdf.

Koentjaraningrat. (1985). Beberapa pokok antropologi sosial. Dian Rakyat.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode . Sage Publications.

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31-39. (https://www.researchgate.net/publication/356780701_PENGARUH_GLOBALISASI_TERHADAP_MINAT_GENERASI_MUDA_DALAM_MELESTARIKAN_KESENIAN_TRADISIONAL_INDONESIA.

Perdana, T. P. (2023). Eksistensi Kesenian Kuda Lumping (Jathilan) Dalam Melestarikan Kesenian Jawa Di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi (https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/25564/.

Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19-35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal untuk Membangun Nasionalisme Pemuda di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019: Preserving Javanese" Jaranan" Art as a Form of Local Wisdom to Foster Nationalism Among Youth in the Mundu Hamlet, Bungur Village, Karangrejo Subdistrict, Tulungagung Regency, 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 13-22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455

Sari, R. (2024). Peran Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Masyarakat di Era Globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1). https://nawalaeducation.com/index.php/JOC/article/download/381/348/1283.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 76-84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Sejati, W. A., & Sukarman, S. (2021). Tata ritual pada jaranan paguyuban suko budoyo di Dusun Wakung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. (Tintingan Folklor). Jurnal Online Baradha, 17(3), 1308-1330. https://doi.org/10.26740/job.v17n3.p1308-1330

Sintya, A. K., & Hendriyanto, A. (2025). Simbolisme dan makna dalam ritual suguh sesaji kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung di Desa Mangunharjo Kecamatan Arjosari. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 127-141. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479

Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulpi Affandy, Penanaman Nilai Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman, (Bandung: Atthulab, Vol 02. No 02, 2017).

Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis peranan pemuda dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113-123.

Farisa, E., Mursidi, A., & Miskawi, M. (2026). Pola Pertanian Masyarakat Osing Banyuwangi sebagai Warisan Budaya Agraris: Makna, Pelestarian, dan Pewarisan kepada Generasi Muda. Jurnal Sangkala, 5(2), 202–214. DOI: https://doi.org/10.62734/js.v5i2.1033

Hasanah, I., Adinata, T. P., & Miskawi, M. (2026). Konstruksi Nilai Kesetaraan dalam Masyarakat Multikultural: Perspektif Sejarah Sosial di Desa Tamansari. Jurnal Sangkala, 5(2), 193–202. DOI: https://doi.org/10.62734/js.v5i2.1031

Sari, L. D., Adinata, T. P., & Miskawi, M. (2026). Peran Perempuan Pesisir dalam Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Kampung Mandar Banyuwangi Tahun 1998–2021. Jurnal Sangkala, 5(2), 151–162. DOI: https://doi.org/10.62734/js.v5i2.1029

Mursidi, A., & Miskawi, M. (2026). Dominasi Tugas Tertulis dalam Pembelajaran Sejarah: Karakteristik Pelaksanaan dan Dampaknya terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Sangkala, 5(2), 322–330. DOI: https://doi.org/10.62734/js.v5i2.1034

Soetopo, D. (2025). Janger Banyuwangi: Language as a Medium of Local Culture. Indonesian EFL Journal, 12(1), 211–222. DOI: https://doi.org/10.25134/ieflj.v12i1.37

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Cindy Khoirun Nisa, & Rizki Agung Novariyanto. (2026). THE EXISTENCE OF YOUTH IN PRESERVING LOCAL WISDOM IN THE JARANAN PUTRO GUNUNG SARI ARTISTIC RITUAL IN MALANG REGENCY. SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL, 15(3), 1558–1567. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i3.8050