THE URGENCY OF LAW ENFORCEMENT OF ILLEGAL MINERAL AND COAL MINING BASED ON THE VALUES OF JUSTICE AND LEGAL CERTAINTY

Authors

  • yesica wardana Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Aries Isnandar University of Muhammadiyah, Ponorogo, Indonesia
  • Yogi Prasetyo University of Muhammadiyah, Ponorogo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i3.7659

Keywords:

Law Enforcement, Illegal Mining, Minerals and Coal, Justice, Legal Certainty

Abstract

This research article aims to examine the importance of law enforcement in the illegal mining sector, focusing on two main values: justice and legal certainty. This research uses a normative juridical method with a statutory and conceptual approach. The data used in the research were obtained through literature studies relevant to the topic under study. The results of the study indicate that there are weaknesses in the licensing system, overlapping authority between agencies, and inconsistencies in the enforcement of criminal and administrative sanctions, resulting in low legal effectiveness in this sector. In addition, there is still non-compliance in the implementation of mining business permits as regulated in the Mineral and Coal Law, where the principle of substantive justice has not been fully addressed in practice. The novelty of this research lies in its reconstructive approach to the paradigm of illegal mining law enforcement, which places the value of substantive justice on a par with formal legal certainty, so that it can become a basis for updating national legal policies in the field of sustainable mining.

References

Andi Prasetyo, (2021). "Perbedaan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) di Indonesia," Artikel Pajakku,

Asiyah, N. (2017). Strategi Implementasi Perizinan Dan Sanksi Administratif Sebagai Pembatasan Terhadap Kebebasan Bertindak. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 12(1), 123-135. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/jhsk/article/view/96

Cadizza, R., & Pratama, R. C. (2024). Dampak Pertambangan Ilegal Terhadap Kerusakan Lingkungan di Indonesia. Unmuha Law Journal, 1(2), 83-90.

Dewa, M. J., Sinapoy, M. S., Haris, O. K., Tatawu, G., & Sensu, L. (2023). Kebijakan Hukum Pengelolaan Pertambangan Berbasis Kesejahteraan Masyarakat. Halu Oleo Legal Research, 5(1), 157-170.

Faiz, P. M. (2009). Teori Keadilan John Rawls (John Rawls' Theory of Justice). Jurnal Konstitusi, 6(1), 135-149.

Faradila, H. (2020). Izin Usaha Pertambangan Mineral Dan Batubara Dalam Kaitan Dengan Pengelolaan Dan Perlindungan Lingkungan Hidup (Fiqh Al-Bi'ah). Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 10(3), 519-525.

Gofur, A. (2023). Pertanggungjawaban Negara atas Pengalihan Kewenangan Pengawasan Tambang: Kasus Kolam Bekas Tambang di Kalimantan Timur. Jurnal Thengkyang, 8(2), 97-105.

Gumilang, B. M., Oktariani, S., & Suswinda, T. (2022). Analisis Undang-Undang No. 3 Tahun 2020 yang berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan berdasarkan prinsip Sustainable Development Goals. Jurnal Hukum Lex Generalis, 3(11), 871-891.

Hadju, N. N. (2025). Penegakan Hukum Lingkungan dalam Pengelolaan Pertambangan. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(1), 594-598.

Irham, M., Salsabila, A. F., Taher, M. A., & Alfariji, M. S. (2023). Penerapan Prinsip Legalitas, Yuridikitas, Dan Diskresi Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Di Indonesia Guna Mengukuhkan Tata Kelola Yang Berkeadilan. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(5), 3683-3696.

LA ODE, R. F. (2024). Tinjauan Asas Otonomi Terhadap Sentralisasi Penerbitan Izin Usaha Pertambangan Melalui UU No 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Doctoral dissertation, IAIN KENDARI).

Mira Widya, (2025) "Sanksi Administratif dan Kepatuhan Hukum," Kunci Hukum, Agustus 11, Retrieved from https://kuncihukum.com/artikelpage/276.

Prasetyo, A. J., Sirait, N. N., & Azwar, T. K. D. (2025). Model Hukum Pertambangan di Indonesia dan Kanada: Antara Sentralisasi Kewenangan dan Keadilan Komunitas Lokal: The Legal Model of Mining Governance in Indonesia and Canada: Between Centralized Authority and Local Community Justice. Deli Journal of Law, Development, Economics, Values & Institutions, 1(1), 60-77.

Rahmawati, Y., Suryaningsi, S., & Majid, N. (2024). Penerapan Prinsip Keadilan Sosial Terhadap Hak Tenaga Kerja Perempuan di Pertambangan Batubara Samarinda. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 3(1), 51-62.

Sanawiah, S., & Istani, I. (2022). Penegakan hukum pertambangan tanpa izin berbasis transendental. Satya Dharma: Jurnal Ilmu Hukum, 5(1), 27-39.

Soedarto, T., Kagramanto, L. B., & Anggriawan, T. P. (2023). Penguatan Sanksi Administratif Sebagai Perwujudan Perlindungan Lingkungan Guna Sumber Daya Alam Berkelanjutan (Sektor Perkebunan, Pertambangan Dan Kehutanan). UNES Law Review, 5(4), 3763-3773.

Susanto, S. N. H. (2019). Karakter Yuridis Sanksi Hukum Administrasi: Suatu Pendekatan Komparasi. Administrative Law and Governance Journal, 2(1), 126-142.

Swari, N. R., & Cahyani, I. (2022). Pengaturan Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup Di Kawasan Pertambangan Mineral Dan Batu Bara. Inicio Legis, 3(1), 38-51.

Widyaningrum, T., & Hamidi, M. R. (2024). Pembaruan hukum pertambangan mineral dan batubara menuju keadilan dan kepastian hukum yang berkelanjutan untuk masyarakat Indonesia. Iblam Law Review, 4(3), 11-22.

Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batu Bara

Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Downloads

Published

2026-09-27

How to Cite

wardana, yesica, Aries Isnandar, & Yogi Prasetyo. (2026). THE URGENCY OF LAW ENFORCEMENT OF ILLEGAL MINERAL AND COAL MINING BASED ON THE VALUES OF JUSTICE AND LEGAL CERTAINTY. SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL, 15(3), 1510–1518. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i3.7659