Penerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Kabat Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022

  • Totok Hari Prasetiyo Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
Keywords: Model Pembelajaran, Role Playing, Hasil Belajar Biologi

Abstract

Kegiatan belajar mengajar adalah suatu kondisi yang dengan sengaja diciptakan. Gurulah yang menciptakannya guna membelajarkan anak didik. Guru yang mengajar dan anak didik yang belajar. Perpaduan dari kedua unsur manusiawi ini lahirlah interaksi edukatif dengan memanfaatkan bahan sebagai mediumnya. Disana semua komponen pengajaran diperankan secara optimal guna mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan sebelun pengajaran dilakasanakan. Model Pembelajaran Bermain Peran (Role Playing) adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan itu dilakukan siswa dengan memerankan sebagai tokoh cerita. Hasil belajar adalah peningkatan perubahan kemampuan yang dimiliki setelah seseorang mengikuti proses pembelajaran. Hasil belajar yang dicapai atau yang diraih siswa mencakup segenap ranah psikologis siswa yang meliputi (Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik). Jadi pembelajaran dengan Role Playing merupakan cara belajar yang dilakukan dengan cara membagi siswa menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok memerankan karakter sesuai dengan naskah yang telah dibuat dan materi yang telah ditentukan oleh guru, sehingga siswa lebih mudah memahami dan mengingat materi yang telah diperankan tersebut. Dalam penelitian ini, kegiatan siswa sangatlah menunjang dan mendukung kegiatan guru dalam melakukan Penerapan model pembelajaran role playing. Kegiatan siswa merupakan faktor utama yang berperan penting dalam peningkatan hasil belajar tiga ranah tersebut, kegiatan siswa, kegiatan guru, dan peningkatan hasil belajar siswa adalah tiga hal yang saling terkait satu dengan yang lain. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh data hasil belajar siswa, yaitu mendapat peningkatan dari sebelum siklus 75%, Siklus I 81,2% dan Siklus II 93,8% dari target ketuntasan klasikal sebesar 90% maka dapat disimpulkan jika Penerapan Model Pembelajaran Role Playing dapat Meningkatkan Hasil Belajar mata pelajaran biologi Siswa Kelas VII  SMP Negeri 1 Kabat Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022

References

Arikunto, S.2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, S.2008. Dasar-Dasar Evaluasi Penididikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, Suhardjono, dan Supardi. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Aunurrahman. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Djamarah dan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Hisyam, Z.2004. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: PT. Remaja Rosdakarya.
Lestari, T. (2019). Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Akutansi Dasar Berorientasi Peraturan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud No. 07/D. D5/Kk/2018. Seminar Nasional Keindonesiaan Iv. Http://Conference.Upgris.Ac.Id/Index.P hp/Snk/Article/View/542
Marthin, H.2002. Belajar Biologi. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Mulyasa. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi Konsep, Karakteristik, dan Implementasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sudjana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Suprijono, Agus. 2010. Cooperative Learning Teori & Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Syamsuri, I. 2017. IPA Untuk SMP Kelas VII Semester I. Jakarta: Erlangga
Rustaman, N.Y. 2003. Stategi Belajar Mengajar. Jakarta: Univesitas Pendidikan Indonesia
Yamin, M. 2008. Paradigma Pendidikan Konstrutivistik. Jakarta: GP Press
Published
2022-05-23
How to Cite
PrasetiyoT. H. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Kabat Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022. SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL, 11(1), 139-156. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v11i1.2039