Pengaruh Kualitas Air terhadap Total Bakteri Vibrio sp. di Tambak Intensif Kabupaten Banyuwangi

Authors

  • Riki Hidayat Universitas 17 agustus 1945 banyuwangi
  • Ervina Wahyu Setyaningrum Universitas 17 agustus 1945 banyuwangi
  • Shinta Hiflina Yuniari Universitas 17 agustus 1945 banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.36526/jl.v7i1.3545

Keywords:

Tambak Intensif, Kualitas Air, Vibrio sp

Abstract

Tambak intensif adalah teknologi budidaya udang dengan padat penebaran benih lebih tinggi dari pada tingkat semi intensif. Bakteri vibrio sp. merupakan patogen yang dapat menyebabkan penyakit dan kematian pada larva udang. Kondisi kualitas air mempengaruhi keberadaan bakteri Vibrio sp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas air terhadap total bakteri Vibrio sp. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan survei dan obrservasi langsung. Metode analisis data yang digunakan yakni analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan suhu (x1), salinitas (x2), DO (x3), pH (x4), kecerahan (x5), nitrat (x6), nitrit (x7), fosfat (x8), dan TOM (x9) secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap total bakteri vibrio sp, dengan koefisien determinasi sebesar 81,6%. Kemudian dilakukan Uji T atau Uji Parsial, dari uji ini diketahui hanya variabel amonia yang bisa berdiri sendiri dengan nilai Sig. 0.02 (Sig<0.05). Berdasarkan analisa linier berganda maka persamaan regresi yang terbentuk adalah Y = 1168.73X1 + 556.83X2 + 241.67X3 + 287.75X4 – 78.55X5 + 16329.21X6 – 80048.36X7 – 435.04X8 + 124.88X9 – 103.61X10. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu suhu (x1), salinitas (x2), DO (x3), pH (x4), kecerahan (x5), nitrat (x6), nitrit (x7), fosfat (x8), dan TOM (x9) secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap total bakteri Vibrio sp, dengan koefisien determinasi sebesar 81,6%. Berkaitan dengan tersebut, rekomendasi yang diberikan yaitu interaksi antara suhu, salinitas, DO, pH, kecerahan, nitrat, nitrit, fosfat, dan TOM pada kolam budidaya udang harus diperhatikan oleh petambak karena berpengaruh terhadap munculnya bakteri Vibrio sp.

References

Aisyah, D., Ramadhani, A. W., Fattah, M., Sofiati, D., & Anandya, A. (2023). Pengaruh Kelimpahan Plankton Dan Kualitas Air Terhadap Performa Pertumbuhan Udang Vanname Pada Sistem Budidaya Intensif. Jurnal Ilmu Perikanan Dan Kelautan, 5(2), 173–182.

Alwie, Rahayu Deny Danar Dan Alvi Furwanti, Prasetio, A. B., Andespa, R., Lhokseumawe, P. N., & Pengantar, K. (2020). Manajemen Kualitas Air Pada Pembesaran Udang Vaname. In Jurnal Ekonomi Volume 18, Nomor 1 Maret201 (Vol. 2, Issue 1).

Arsad, S., Afandy, A., Purwadhi, A. P., Maya V, B., Saputra, D. K., & Buwono, N. R. (2017). Studi Kegiatan Budidaya Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Penerapan Sistem Pemeliharaan Berbeda [Study of Vaname Shrimp Culture (Litopenaeus vannamei) in Different Rearing System]. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 9(1), 1. https://doi.org/10.20473/jipk.v9i1.7624

Awanis, A. A., Prayitno, S. B., & Herawati, V. E. (2017). Kajian Kesesuaian Lahan Tambak Udang Vaname Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis Di Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. BULETIN OSEANOGRAFI MARINA, 6(2), 102. https://doi.org/10.14710/buloma.v6i2.16559

Dara, A., Rahmat, M., Kaswiran, Suhendra, & Pirdaus, P. (2023). Teknik Pemeliharaan Induk Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di PT Esaputlii Prakarsa Utama Kabupaten Barru. JURNAL LEMURU, 5(3), 464–471. https://doi.org/10.36526/jl.v5i3.2996

Farabi, A. I., & Latuconsina, H. (2023). Manajemen Kualitas Air pada Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di UPT. BAPL (Budidaya Air Payau dan Laut) Bangil Pasuruan Jawa Timur. JRPK: Jurnal Riset Perikanan Dan Kelautan, 5(1), 1–13. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33506/jrpk.v5ii.2097

Farionita, I. M., Aji, J. M. M., & Supriono, A. (2018). Analisis Komparatif Usaha Budidaya Udang Vaname Tambak Tradisional Dengan Tambak Intensif di Kabupaten Situbondo. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 2(4), 255–266. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2018.002.04.1

Heenatigala, P. P. M., & Fernando, M. U. L. (2016). Occurrence of bacteria species responsible for vibriosis in shrimp pond culture systems in Sri Lanka and assessment of the suitable control measures. Sri Lanka Journal of Aquatic Sciences, 21(1), 1. https://doi.org/10.4038/sljas.v21i1.7481

Isamu, I., Salam, I., & Yunus, L. (2018). Analisis Udang Vannamei Pola Tradisional Plus di Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka. Jurnal Sosio Agribisnis, 3(1). https://doi.org/10.33772/jsa.v3i1.7400

Manan, A., & Kharisma, A. (2019). Kelimpahan Bakteri Vibrio sp. pada Air Pembesaran Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) sebagai Deteksi Dini Serangan Penyakit Vibriosis. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 4(2), 128–134. https://doi.org/10.20473/jipk.v4i2.11563

Pariakan, Arman., R. (2021). Karakteristik Kualitas Air dan Keberadaan Bakteri Vibrio sp. pada Wilayah Tambak Udang Tradisional Di Pesisir Wundulako dan Pomalaa Kolaka. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 5(3), 547–556. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.5

Pariakan, A., & Rahim, M. (2021). Karakteristik Kualitas Air dan Keberadaan Bakteri Vibrio sp. Pada Wilayah Tambak Udang Tradisional di Pesisir Wundulako dan Pomalaa Kolaka. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 5(3), 547–556. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.5

Prasasti, L. D., Sulardiono, B., & Jati, O. E. (2022). Analisis Kesesuaian Tambak Berdasarkan Parameter Fisika Kimia Perairan di Kelurahan Tambakharjo Kota Semarang. Jurnal Pasir Laut, 6(1), 60–66. https://doi.org/10.14710/jpl.2022.54118

Purnamasari, I., Saad, M., Ali, M., Muntalim, M., & Ardiansya, M. H. (2019). Upaya Pengembangan Usaha Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di Desa Sidokumpul Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Grouper, 10(1), 18. https://doi.org/10.30736/grouper.v10i1.48

Rosyidah, L., Yusuf, R., & Deswati, R. H. (2020). Profil Budidaya Serta Kelembagaan Sistem Distribusi Udang Vannamei di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 6(1), 51. https://doi.org/10.15578/marina.v6i1.8540

Rusadi, D., Wardiyanto, W., & Diantari, R. (2019). Treatment Of Vibrioses Disease (Vibrio harveyi) IN Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei, Boone 1931) Using Avicennia alba Leaves Extract. E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 7(2), 909. https://doi.org/10.23960/jrtbp.v8i1.p909-916

Rusydi, R., Natasya, S., Ayuzar, E., Khalil, M., & Adhar, S. (2022). Pengaruh Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica) dalam Mengobati Infeksi Bakteri Vibrio alginolyticus pada Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei). Jurnal Perikanan Unram, 12(2), 268–279. https://doi.org/10.29303/jp.v12i2.305

Saraswati, E., Putri, C. B., & Sari, S. N. (2023). Analisis Kelimpahan Bakteri Vibrio sp. pada Media Budidaya dan Hepatopankreas Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Di Kolam Tertutup dan Terbuka. Jurnal Lemuru, 5(2), 252–264. https://doi.org/10.36526/jl.v5i2.2991

Setyaningrum, E. W., Yuniartik, M., & Yuniari, S. H. (2023). Water Quality Analysis for Vannamei Shrimp Culture in Coastal of Banyuwangi Regency. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1273(1), 012050. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1273/1/012050

Sugiura, S. H. (2018). Phosphorus, Aquaculture, and the Environment. Reviews in Fisheries Science & Aquaculture, 26(4), 515–521. https://doi.org/10.1080/23308249.2018.1471040

Supriatna, M., Mahmudi, M., Musa, M., & Kusriani. (2020). Model pH dan Hubungannya Dengan Parameter Kualitas Air Pada Tambak Intensif Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di Banyuwangi Jawa Timur. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 4(3), 368–374. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2020.004.03.8

Sutiknowati, L. I. (2014). Seawater Quality For Shrimp Mariculture Based On Microbiology Parameters. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 6(1). https://doi.org/10.29244/jitkt.v6i1.8638

Utami, D. A. S., Ramlanis, A. A., Faruq, W. E. M., & Saputra, F. (2022). Padat Tebar Optimum Untuk Mendukung Optimasi Kualitas Air dan Produksi Tambak Intensif Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei). Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar, 6(1), 52. https://doi.org/10.35308/ja.v6i1.6268

Utami, W., Sarjito, & Desrina. (2016). Pengaruh Salinitas Terhadap Efek Infeksi Vibrio harveyi Pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Journal of Aquaculture Management and Technology, 5(1), 82–90.

Venkateswarlu, V., Seshaiah, P. V, Arun, P., & Behra, P. C. (2019). A Study on Water Quality Parameters in Shrimp L. Vannamei Semi Intensive Grow Out Culture Farms in Coastal Districts of Andhra Pradesh, India. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, 7(4), 394–399.

Yuniari, Shinta Hiflina & Yuniartik, M. (2023). Efektivitas Program Inovasi Bidang Perikanan Di Kabupaten Banyuwangi. Lemuru :Jurnal Ilmu Perikanan Dan Kelautan Indonesia, 5(3), 495–506.

Yuniartik, M., Setyaningrum, E. W., Yuniari, S. H., Faturakhmat, S. R., & Prasetio, H. (2022). Climate change impact on shrimp (Litopenaeus vannamei) farming in Banyuwangi, East Java. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1036(1), 0–5. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1036/1/012062

Downloads

Published

30-06-2025

How to Cite

Hidayat, Riki, Ervina Wahyu Setyaningrum, and Shinta Hiflina Yuniari. 2025. “Pengaruh Kualitas Air Terhadap Total Bakteri Vibrio Sp. Di Tambak Intensif Kabupaten Banyuwangi”. JURNAL LEMURU 7 (1):22-34. https://doi.org/10.36526/jl.v7i1.3545.