Perbandingan Kecepatan Dan Ketepatan Menendang Bola Dengan Menggunakan Awalan 1 Meter, 2 Meter, 3 Meter, 4 Meter
Abstract
Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepak bola yang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan (passing) dan menembak (shooting). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif comparative. Dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling karakteristik tertentu yang meliputi sebagai berikut berjenis kelamin laki-laki, telah bergabung di Klub Trias Sukorejo yang berjumlah 20 pemain. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes menembakkan bola ke sasaran. Tes ini bertujuan untuk mengukur ketepatan dan kecepatan menendang bola ke sasaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Ada perbedaan hasil kecepatan tendangan dalam sepakbola menggunakan awalan 1 meter, 2 meter, 3 meter dan 4 meter. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perbandingan kecepatan laju bola menggunakan awalan 1 meter (1.15), 2 meter (1.07), 3 meter (0.90), dan 4 meter (0.06). Ada perbedaan ketepatan tendangan dalam sepakbola menggunakan awalan 1 meter, 2 meter, 3 meter dan 4 meter. Hal tersebut dilihat dari rata-rata ketepatan menendang yaitu, 1 meter (66.00), 2 meter (64.90), 3 meter (66.65), 4 meter (65.90).
References
Anam, Khoiril. (2013). Pengembangan Latihan Ketepatan Tendangan dalam Sepakbola untuk Anak Kelommpok Umur 13-14 Tahun. Universitas Negeri Semarang.
Arikunto, Suharsimi. (2002). Metode Penelitian. Yogyakarta. Andi Offset.
Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian. Rineka Cipta. Jakarta.
Bompa, Tudor O. Dkk. 2009. Periodization Theory and Methodologi of Training 5th edition. Colorado: Human Kinestics Published.
Herdiansyah, dkk. (2010). Mari Belajar Sepak Bola, Bogor: PT. Regina Eka Utama.
Hilman, Muhammad. (2016). Profil Kondisi Fisik Pemain Sepakbola Perkumpulan Sepakbola Universitas Negeri Yogyakarta. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.
Huda, R. Miftakhul. (2013). Perbedaan Tingkat Ketepatan Shooting ke Gawang Antara Pemain Depan, Tengah, dan Belakang Pada Pemain SSB Mas Ku-14 Tahun Yogyakarta. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.
Kurniawan, Doni. (2016). Hubungan Antara Kecepatan Lari Dengan Kamampuan Menggiring Bola Sepak Pada Siswa Usia 13-14 Tahun SSB Unibraw 82 Malang. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Universitas Negeri Malang.
Muhajir. (2004). Pendidikan Jasmani Teori dan Praktek. Jakarta: Erlangga.
Purnama, Herdi. (2017). Penerapan Media Bola Gantung Untuk Meningkatkan Ketepatan Shooting Menggunakan Punggung Kaki Pada Permainan Sepak Bola. Universitas Pendidikan Indonesia.
Roesdiyanto, dkk. 2008. Dasar-Dasar Ilmiah Kepelatihan Olah Raga. Malang: Laboratorium Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.
Scheunemann, Timo. 2008. Dasar-dasar Sepakbola Modern untuk Pemain dan Pelatih. Malang: Dioma Publishing.
Sucipto, dkk. (2000). Sepakbola.Jakarta: Direktoral Jenderal Pendidikan Dasar
dan Menengah.
Sugiyono. (2006). Statistika untuk Penelitian. Bandung: CVF Alfabeta
Sukatamsi. (2007). Permainan Bola Besar Sepakbola.Universitas Terbuka
Jakarta.
Tarukbua, M. Suseitom. (2014). Kontribusi Panjang Tungkai Terhadap Jauhnya Tendangan Dalam Permainan Sepakbola Pada Siswa SD Inpres Kapiroe Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo. Palu Sulawesi Tengah.
Wahyuno, Dani. (2014). Studi Kondisi Fisik Atlet Sepak Bola Persatuan Sepak Bola Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu.
Wibowo, Nuryanto. (2013). Pengaruh Latihan Ball Feeling Terhadap Kemampuan Dribbling Pada Siswa Peserta Sekolah Sepak Bola (SSB) Melati Muda (MM) Bantul 13-15 Tahun.Universitas Negeri Yogyakarta.
Winarno, M.E. (2006). Evaluasi Dalam Pendidikan Jasmani Dan Keolaragaan. Center for Human Capacity Development 2004. Jakarta.
Copyright (c) 2019 Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.