Pengaruh Dukungan Sosial dan Self Efficacy dalam Meningkatkan Aktifitas Fisik Siswa di Kota Semarang
Abstract
Penelitian ini bertujuan sebagai berikut :1). Menyelidiki efek dari motivasi intrinsik, iklim motivasi yang diciptakan oleh guru dan keterlibatan orang tua terhadap variabel dependen aktifitas fisik yang dilakukan siswa disekolah maupun di rumah, 2). Menganalisa bagaimana pola hasil motivasi yang timbul dari siswa untuk mengetahui kompetensinya dalam meningkatkan aktifitas fisik siswa disekolah maupun di rumah. Penelitian ini secara tidak langsung akan menjadi penelitian yang penting bagi masa depan anak, Orang tua harus mendukung kegiatan anaknya. Perlu dicatat intervensi orang tua terhadap anaknya perlu dilakukan, apalagi kegiatan yang melibatkan dan berhubungan merangsang motorik anak, sehingga sikap dan perilaku anak dibentuk melalui kegiatan. Namun, disisi yang lain, Lembaga pendidikan salah satunya sekolah juga merupakan salah satu pengaruh keterlibatan siswa dalam aktifitas fisik dalam pelajaran pendidikan jasmani. Hasil penelitian ini pengaruh dukungan sosial dan efikasi diri berdampak pada hubungan yang dibuktikan dengan hasil analisis SPSS 23 dengan hasil nilai korelasi sebesar 0,124. Kemudian pada penghitungan hasil SPSS 23 dengan menggunakan analisis korelasi dengan hasil 0,116 (nilai menjadi positif dan masuk dalam kategori kuat) dan hasil nilai sig adalah 0,255 < 0,05, Maka H0 di tolak dan Ha di terima yang berarti artinya hubungan antara dukungan sosial dan efikasi diri terhadap aktifitas fisik adalah signifikan. Sehingga pada penelitian membuktikan bahwasannya faktor dukungan sosial yang berasal dari orang tua, pelatih atau guru dan teman sebaya serta faktor efikasi diri dapat meningkatkan aktifitas fisik siswa disekolah, rumah maupun di tempat lainnya.
References
Abrams, D. E. (2012). The Challenge Facing Parents and Coaches in Youth Sports: Assuring Children Fun and Equal Opportunity. Villanova Sports and Entertainment Law Journal, 8(2), 253–292.
Bangsbo, J. (2015). Performance in sports - With specific emphasis on the effect of intensified training. Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports, 25(4), 88–99. https://doi.org/10.1111/sms.12605
Brenner, J. S., LaBotz, M., Sugimoto, D., & Stracciolini, A. (2019). The psychosocial implications of sport specialization in pediatric athletes. Journal of Athletic Training, 54(10), 1021–1029. https://doi.org/10.4085/1062-6050-394-18
Dilworth, K. (2015). Would you let your child quit a sport mid-season. National Alliance for Youth Sports.
Dorsch, T. E., Smith, A. L., Wilson, S. R., & McDonough, M. H. (2015). Parent goals and verbal sideline behavior in organized youth sport. Sport, Exercise, and Performance Psychology, 4(1), 19–35. https://doi.org/10.1037/spy0000025
IPAQ Research Committee. (2005). Guidelines for Data Processing and Analysis of the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ)–Short and Long Forms.
Kim, H. D., & Cruz, A. B. (2016). The influence of coaches’ leadership styles on athletes’ satisfaction and team cohesion: A meta-analytic approach. International Journal of Sports Science & Coaching, 11(6), 900–909.
Møllerløkken, N. E., Lorås, H., & Pedersen, A. V. (2015). A systematic review and meta-analysis of dropout rates in youth soccer. Perceptual and Motor Skills, 121(3), 913–922.
Nurohmi, S., & Amalia, L. (2012). Pengetahuan Gizi, Aktivitas Fisik, Dan Tingkat Kecukupan Gizi Aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Ipb. Jurnal Gizi Dan Pangan, 7(3), 151. https://doi.org/10.25182/jgp.2012.7.3.151-156
Riskesdas. 2013. Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2021). Self-Determination Theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Rajagiri Management Journal, 15(1), 88–90.
Smith, A. L. (2003). Peer relationships in physical activity contexts: A road less traveled in youth sport and exercise psychology research. Psychology of Sport and Exercise, 4(1), 25–39. https://doi.org/10.1016/S1469-0292(02)00015-8
Thompson, D. (2018). American meritocracy is killing youth sports. The Atlantic.
Witt, P. A., & Dangi, T. B. (2018). Why Children/Youth Drop Out of Sports. Journal of Park and Recreation Administration, 36(3), 191–199. https://doi.org/10.18666/jpra-2018-v36-i3-8618
Copyright (c) 2024 Fery Darmanto, Mohamad Annas, Imam Santosa Ciptaning, Lukman Hakim, Siti Kholifah, Reza Rifqi Kamal, Eka Putri Aprilia
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright
Authors who publish with Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.