Strengthening National Vision and National Defense for PSHT Warrior Candidates Ranting Saradan Madiun

Authors

  • Moch. Ichdah Asyarin Hayau Lailin Universitas Islam Majapahit
  • A. Taufiq Universitas Islam Majapahit
  • Eko Sutrisno Universitas Islam Majapahit

DOI:

https://doi.org/10.36526/gandrung.v7i2.8667

Keywords:

National Insight, National Defense, Pencak Silat, PSHT

Abstract

The younger generation faces various national challenges in the digital era, such as the spread of hoaxes, intolerance, and a decline in the spirit of nationalism. Prospective warriors of the Setia Hati Terate Brotherhood (PSHT) as part of the youth community have a strategic role in instilling national values and defending the country. A national education program is needed that is able to increase the understanding and character of nationality effectively. Community service activities were carried out using a participatory national education approach involving 127 prospective PSHT Ranting Saradan warriors from 133 registered participants. The methods used include interactive lectures, group discussions, case studies, and joint reflection. The effectiveness of the program was evaluated through pre-test and post-test using 15 indicators that included aspects of Pancasila, the 1945 Constitution, the Republic of Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, defending the country, and contemporary national challenges. The results of the evaluation showed that the average level of participants' understanding increased from 68.3% in the pre-test to 89.0% in the post-test or an increase of 20.7 points. The highest increase occurred in the understanding of the concept of national defense, the form of national defense for the younger generation, and the impact of hoaxes on national unity. The participatory national education program has proven to be effective in improving national insight and the character of defending the country for prospective PSHT Ranting Saradan warriors. A participatory approach that integrates national values with the organizational culture of pencak silat has the potential to become a model of community service that can be replicated in other youth communities.

References

Abdilah, M., Nasution, S. S., Samudra, H., Khasanah, N., Ayu, A. P., & Az-Zahra, S. (2025). Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan: Meningkatkan Kesadaran Bela Negara Dari Kepedulian Sosial Generasi Muda. Jurnal Moralita: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 36–42.

Anindhyta, E. D. X., Paramita, M. D., Siahaan, R. E., Putri, R. J. D., Aulia, S. M., & Ghozali, I. (2025). Pentingnya Pendidikan Dan Sikap Bela Negara Bagi Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Nasional. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 317–326.

Ansya, Y. A., Tarigan, I. M. B., Khaidarmansyah, K., Iwan, I., Sutrisno, E., Tanniewa, A. M., Wisnujati, N. S., Rangkuti, J. A., Lestari, N., & Hadjo, S. (2026). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Pendidikan. Yayasan Kita Menulis.

Gulo, F. D. (2025). Mencari Identitas Nasional Di Tengah Perubahan Sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, Dan Hukum, 2(2), 100–105.

Jati, D. H. P., & Efendi, M. (2025). Pembekalan Civic with Society Sebagai Penguatan Karakter dan Literasi Kewarganegaraan bagi Mahasiswa. Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 237–246.

Karimah, A. (2024). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Apresiasi Siswa Terhadap Budaya Lokal. Science and Education Journal, 2(1), 1–12.

Krisanto, J. D. (2026). The Role of Citizen Behavior in Strengthening National Resilience Amidst the Current of Globalization. Kawakib: Journal of Multidisciplinary Research, 2(2), 79–89.

Lailin, M. I. A. H., Dewi, R. Z., & Sutrisno, E. (2026). Pengembangan Model Bantuan Teknis, Fisik, dan Mental untuk Atlet Pencak Silat di Sekolah Menengah Atas Daerah. Journal of Community Service and Engagement, 1(2), 166–175.

Lailin, M. I. A. H. L. (2025). Silat Dan Nasionalisme: Pengabdian Masyarakat Untuk Membina Jiwa Patriotik Di Kalangan Pesilat SH Terate Saradan. Dharma Wilwatikta Journal of Community Service, 1(1), 38–41.

Mufarriq, M. U. (2021a). Aktualisasi Nilai-Nilai Bela Negara Pemuda melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Persaudaraan Setia Hati Terate. Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 11(1), 33–60.

Mufarriq, M. U. (2021b). Membentuk Karakter Pemuda Melalui Pencak Silat. Khazanah Pendidikan Islam, 3(1), 41–53.

Mufarriq, M. U. (2021c). Revilitasi Nasionalime Pemuda Melalui Pencak Silat. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(01), 37–48.

Murtiningsih, I., Untari, A. D., & Luthfi, Z. F. (2024). Membangun Karakter Bangsa: Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pembentukan Generasi Berkualitas. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 13(2), 86–95.

Myrilla, N., Aini, S. N., Fadlyla, R., Razendri, C., Imanana, T., & Ghozali, I. (2024). Penerapan konsepsi bela negara pada kehidupan mahasiswa UPNVJT. International Proceedings the Journal of Community Service, 1(1), 7–16.

Purwasih, G. D. (2023). Penguatan Wawasan Kebangsaan, Radikalisme, Remaja: Penguatan Wawasan Kebangsaan Dalam Upaya Pencegahan Radikalisme Pada Remaja Di Desa Kemiri Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. JIK-PkM: Jurnal Inovatif dan Kreatif hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 112–124.

Putri, M. F. J. L., Sitompul, P. H. S., Th, M., Sasmita, S. K., Siallagan, J., Th, M., Putra, R. P. B., Apriliani, E. I., Wapa, A., & Rohmawati, Y. F. (2025). Pendidikan bela negara. Basya Media Utama.

Rahayu, S. K. (2021). Penguatan kesadaran bela negara pada remaja milenial menuju Indonesia emas. Pedagogika, 134–151.

Rahmatullaila, F., Pramono, B., & Harahap, R. D. S. (2026). Pendidikan Generasi Muda. CV. Insight Media.

Rahmelia, S., Apandie, C., & Nurizka, R. (2026). Penguatan Civic Disposition Melalui Praktik Pedagogik Partisipatif: Analisis Literatur dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 14(2), 186–196.

Sampurna, A., & Sapriya, S. (2018). Peranan Organisasi Kepemudaan Sebagai Sarana Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Nation Character Warga Negara Indonesia. Untirta Civic Education Journal, 3(2).

Setiawan, M. D. D., Zahra, S., Darmawan, I. T., Putra, R., & Antoni, H. (2025). Peran pendidikan Pancasila dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan mengatasi dekadensi moral di kalangan Generasi-Z pada era digital. Journal of Student Research, 3(3), 43–54.

Setiawibawa, R., Uksan, A., & Sagala, P. (2025). Upaya Bakesbangpol Jawa Barat untuk Meningkatkan Rasa Nasionalisme Masyarakat melalui Program Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(11), 13025–13032.

Shobri, K., & Abdillah, N. (2025). Penguatan Wawasan Kebangsaan Sebagai Strategi Pendidikan Moderasi Beragama di Era Revolusi Industri 4.0. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 2(3), 9–20.

Tutoq, R., Rei, M. K., Kadir, F. F. L., Dubu, T. G., Mas’ud, F., & Dwiputra, R. (2025). Peran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Menguatkan Praktik Pembelajaran Ilmu Sosial Di Sekolah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 308–317.

Yuniarto, B. (2025). Tantangan Dan Peluang Indonesia Dalam Spektrum Ipoleksosbudhankam. Dunia Penerbitan buku.

Zamroni, E. (2019). Konseling Berbasis Kerafian Lokal Indonesia sebagai Upaya Penguatan Karakter Kebangsaan. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Terapan, 3(01), 95–106.

Zulfikar, G., & Permady, G. C. (2021). Citra Wawasan Kebangsaan Generasi Muda: suatu kajian terhadap sikap anti radikalisme. Jurnal Educatio Fkip Unma, 7(2), 419–424.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Lailin, M. I. A. H., Taufiq, A., & Sutrisno, E. (2026). Strengthening National Vision and National Defense for PSHT Warrior Candidates Ranting Saradan Madiun. GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 3193–3203. https://doi.org/10.36526/gandrung.v7i2.8667