Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas Berbasis IoT Sebagai Alat Bantu Pada UMKM

  • Gaguk Suprianto Universitas Hayam Wuruk Perbanas
  • Alya Rizky Natasya Universitas Hayam Wuruk Perbanas
  • Arfi Indra Riskiawan Universitas Hayam Wuruk Perbanas
Keywords: LPG, MQTT, Waterfall

Abstract

Salah satu permasalahan yang masih banyak terjadi hinga kini adalah kebakaran. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal seperti hubungan arus pendek, putung rokok yang masih menyala dan kebocoran LPG. Kebakaran dapat terjadi pada area gedung kantor, sekolah maupun rumah. Salah satu penyebab kebakaran yakni kebocoran LPG yang disebabkan karena kelalaian manusia. Sehingga  diperlukan sebuah sistem yang dapat melakukan deteksi dan monitoring kebocoran gas secara real time untuk meminamilisir terjadinya kejadian kebakaran akibat dari bocornya gas LPG. Oleh sebab itu peneliti merancang yang berupa perangkat keras dan perangkat lunak dengan protokol MQTT. Protokol tersebut ringan, terbuka dan sederhana sehingga dapat digunakan untuk mentrasmisikan data dengan cepat. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall yang dimana setiap tahapan dapat dilalui apabila tahapan sebelumnya selesai. Hasil pengujian diperoleh bahwa sistem bekerja dengan kinerja yang baik ketika dilakukan pengujian pengukuran sensitivitas sensor dan delay. Penulis berharap dari penelitian yang dilakukan mampu memberikan wawasan dan referensi untuk peneliti lain dan pelaku UMKM atau bisnis dalam membuat sistem yang serupa. Selain itu penelitian selanjutnya dapat menggunakan banyak sensor untuk implementasi yang lain dengan protokol MQTT

Published
2023-04-11
How to Cite
SupriantoG., Alya Rizky Natasya, & Arfi Indra Riskiawan. (2023). Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas Berbasis IoT Sebagai Alat Bantu Pada UMKM. JOURNAL ZETROEM, 5(1), 62 - 67. https://doi.org/10.36526/ztr.v5i1.2631
Section
Article