THE MAKING NATA DE ORANGE USING JUICEED ORANGE FRUIT EXTRACT (CITRUS SINENSIS (L.) OSBECK)
PEMBUATAN NATA DE ORANGE MENGGUNAKAN EKSTRAK BUAH JERUK PERAS (CITRUS SINENSIS (L.) OSBECK)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan buah jeruk sebagai bahan dasar produk olahan pangan, mengetahui pemanfaatan bahan dasar lain dalam pembuatan nata (selain kelapa), mengetahui ekstrak buah jeruk peras dapat digunakan dalam pembuatan nata de orange, mengetahui dan membandingkan kadar vitamin C, kadar asam asetat, kadar air dan organoleptik pada dua produk nata yang berbeda yakni nata de orange yang disintesis serta nata de coco pasaran. Jeruk peras dapat dijadikan sumber utama pembuatan nata selain air kelapa , karena dapat mengurangi penggunaan gula sebagai sumber karbohidrat dan urea sebagai sumber asam amino yang berperan penting untuk pertumbuhan bakteri Acetobacter Xylinum penghasil selulosa nata. Ekstrak perasan buah jeruk yang dipakai dalam penelitian ini mempunyai kadar protein sebesar 0,385% dan kadar karbohidrat sebesar 13,555%. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu fermentasi nata de orange pada suhu 27-300C selama 10 hari. Untuk menentukan kadar vitamin C digunakan metode titrasi iodimetri, untuk menentukan kadar asam asetat digunakan metode titrasi asam basa (netralisasi), untuk menentukan kadar air digunakan metode pengeringan gravimetri. Hasil penelitian menunjukan bahwa nata de orange memiliki kadar vitamin C sebesar 5,02%, kadar asam asetat sebesar 0,040%, kadar air sebesar 82,3%. Nata de orange memiliki kadar vitamin C dan kadar air yang lebih tinggi serta kadar asam asetat yang lebih rendah dibandingkan nata de coco pasaran. Untuk uji organoleptik, nata de orange memiliki penilaian rata-rata 3,52, 3,33, 3,42, 3,57 dari 21 orang responden untuk warna, aroma, rasa, dan tekstur. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan maka ekstrak air jeruk peras dapat digunakan sebagai bahan dasar pengganti air kelapa dalam pembuatan nata.
References
Haryadi. 2009. Pembuatan Nata de Phina dari Kulit Nanas. Laporan Penelitian Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Semarang
Manoi, F. 2007. Penambahan Ekstrak Ampas Nenas Sebagai Medium Campuran Pada Pembuatan Nata De Cashew. Bul. Littro. Vol. XVIII No. 1, 2007, 107 – 116.
Majesty, J., Argo, B. D., & Nugroho, W. A. (2015). Pengaruh Penambahan Sukrosa dan Lama Fermentasi Terhadap Kadar Serat Nata dan Sari Nanas (Nata de Pina). Jurnal Leteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem 3(1):80-85
Misgiyarta. (2007). Teknologi Pembuatan Nata de Coco. Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.
Nisa, F.C., R.H. Hani., T. Wastono., B. Baskoro dan Moestijanto. 2001. Produksi Nata dari Limbah Cair Tahu (Whey): Kajian Penambahan Sukrosa Dan Ekstrak Kecambah. Jurnal Teknologi Pertanian. 2:74-78
Nugraheni, M. (2007). Nata dan Kesehatan. Yogyakarta: Fakultas Teknik UNY.
Pembayun, R. (2006). Teknologi Pengolahan Nata de Coco. Yogyakarta: Kanisius.
Pratiwi, H., Handoko, P., Santoso, A. M., Program, M., Pendidikan, S., Studi, P., & Biologi, P. (2005).
Putri, S. N. Y., Syaharani, W. F., Utami, C. V. B., Safitri, D. R., Arum, Z. N., Prihastari, Z. S., & Sari, A. R. (2021). Pengaruh Mikroorganisme , Bahan Baku, dan Waktu Inkubasi Pada Karakter Nata. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 14(1), 62-74
Rizal, H. M., Pandiangan, D. M., & Saleh, A. (2013). Pengaruh Penambahan Gula , Asam Asetat dan Waktu Fermentasi Terhadap Kualitas Nata De Corn, 19(1), 34-39.
Sihmawati, R.R., Devy O., Wardah. 2014. Jurnal Mutu Produk Nata De Coco dengan Penambahan Sari Buah Mangga. Universitas Tujuh belas Agustus. Surabaya. Vol 11. No 2.
Yarkwan, B., & Oketunde, O. (2016). A Study of the Nutritional Composition of Freshly Squeezed and Processed Orange Juices. 48. www.iiste.org
Copyright (c) 2025 Rahmat Ilham Perdana, Fitri Amelia, Della Rosalynna Stiadi, Rahmida Marlini, Cindy Aprilianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.