KARAKTERISASI MINERAL LEMPUNG DESA MAURISU UTARA, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA TERAKTIVASI KOH SEBAGAI BAHAN BAKU ADSORBEN

  • Maria Magdalena Kolo Universitas Timor
  • Matius Stefanus Batu Unversitas Timor, Kabupaten Timor Tengah Utara-NTT
  • Metriana Matilda Taus Unversitas Timor, Kabupaten Timor Tengah Utara-NTT
Keywords: Adsorben,Aktivasi, KOH, Lempung

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi KOH terhadap struktur dan fasa pada lempung dan pengaruh variasi konsentrasi KOH terhadap situs asam basa pada lempung. Penelirian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas pertanian, universitas Timor dan Laboratorium Universitas Negeri Malang.Lempung ini diaktivasi menggunakan KOH dengan variasi konsentrasi KOH 5%, 10%, 20% dan 25 % dengan suhu kalsinasi 300°C. Lempung aktivasi dikarakterisasi menggunakan XRF, XRD dan situs asam dan basa lempung dengan metode alkalimetri dan asidimetri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyusun lempung adalah Al dan Si yang menyusun mineral-mineral besar yaitu Kuarsa, montmonilorit dan kaolinit. Pengamatan selanjutnya menunjukan bahwa keasaman dan kebasaan lempung teraktivasi KOH lebih besar dari lempung aktivasi. Keasaman tertinggi pada konsentrasi 10% sebesar 2 mmol/g, sedangkan kebasaan tertinggi pada konsentrasi 25% sebesar 1,875 mmol/g.

References

Auliah, Army., (2009). Lempung Aktif Sebagai Adsorben Ion Fosfat Dalam Air, Jurnal Chemical. 10, no. 2 (Desember 2009): 14–23.

Bahri, Sayiful, Muhdarina, and A Fitrah. (2010). Lempung Alam Termodifikasi Sebagai Adsorben Learutan Anorganik: Kesetimbangan Adsorpsi Lempung Terhadap Ion Cu, Jurnal Sains dan ternologi, 9, no. 1 : 9–13.

Darwanta, Suwito, and Husna Fatimah. (2019). Karakterisasi Lempung Alam Asal Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke Sebagai Adsorben Bleaching CPO (Crude Palm Oil), Jurnal Kimia, 3, no. 1: 35–42.

Dewi, Ni Putu Widya Tironika, and I Nengah Simpen. (2017). Modifikasi Lempung Bentonit Teraktivasi Asam Dengan Benzalkonium Klorida Sebagai Adsorben Zat Warna Rhodamine B, Jurnal Kimia, Januari 26, 2017.

Djomgoue, Paul, and Daniel Njopwouo. (2013). FT-IR Spectroscopy Applied for Surface Clays Characterization, Journal of Surface Engineered Materials and Advanced Technology 03, no. 04: 275–82. https://doi.org/10.4236/jsemat.2013.34037.

Gonggo, Siang Tandi, Fina Edyanti and Suherman. (2013). Karakterisasi Fisikokimia Mineral Lempung Sebagai Bahan Dasar Industri Keramik di Desa Lembah Bomban Kecamatan Bolano Lambanu Kabupaten Parigi Moutong, Jurnal Akademika Kimia 2, no. 2. (May 27, 2013): 105-113. ISSN 2302-6030.

Hakim, Luqman, Made Dirgantara, and Muhammad Nawir. (2019).“Karakterisasi Struktur Material Pasir Bongkahan Galian Golongan C Dengan Menggunakan X-Ray Difraction (X-RD) Di Kota Palangkaraya, Jurnal Jejaring Matematika dan Sains 1, no. 1 (September 28, 2019): 44–51. https://doi.org/10.36873/jjms.v1i1.136.

Hastutiningrum, Sri. (2013), Proses Pembuatan Batu Bata Berpori dari Tanah Liat dan Kaca, Jurnal teknologi technoscientia, 5, no. 2 (February 2013): 200–206.

Khairi, Rahmani dan Mawaddah. (2004), Uji Daya Serap Kristobalitalam Jaboi Sabang Nangrroe Aceh Darussalam Terhadap Ion Logam Fe3+, 2004 8, no. 1 : 8–11.

Laili, Rahmatul. (2014), Karakterisasi Lempung Cengar Aktivasi KOH Kalsinasi pada 300° C, JOM FMIPA 1, no. 2.

Lubis, Surya. (2007). “Preparasi Bentonit Terpilar Alumina dari Bentonit Alam dan Pemanfaatannya sebagai Katalis pada Reaksi Dehidrasi Etanol, 1-Propanol serta 2-Propanol” 6, no 2 :77-81. ISSN 1412-5064.

Lubis, S. 2009. Preparasi Katalis Cu/Silika Gel dari Kristobalit alam Sabang serta Uji Aktivitasnya pada reaksi dehidrogenasi etanol. Jurnal rekayasa kimia dan lingkungan. 7, no 1: 29-35.

Mustopa, R.S. & Risanti, D.D. (2013). Karakterisasi sifat fisis lumpur panas Sidoarjo dengan aktivasi kimia dan fisika. Jurnal Teknik ITS. 2, no 2: 256-261.

Musyadah, F.N. (2010). Karakter Kapasitas Kation, Luas Permukaan dan Keasaman Lempung yang dimodifikasi menggunakan ion keggin. Skripsi.Jurusan Kimia FMIPA. Universitas Riau, Pekanbaru.

Pertama, D. Y., Hamdi., and Akman. (2014). Identifikasi Jenis Mineral Magnetik Guano dari Gua Bau-Bau Kalimantan Timur Menggunakan X-Ray Diffraction (XRD). Pillar of Phisics :25-31.

Sari, D. (2013). Karakterisasi Lempung Palas yang Diaktivasi dengan NaOH Secara Impregnasi. Skripsi. Universitas Riau-FMIPA-Kimia : Pekanbaru.

Sirappa, M.P and Sastiono, A. (2002). Analisis mineral lempung tanah regosol Lombok dengan tanah. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. 3, no 2 :1-6.

Suarya, P. (2008). “Adsorpsi Pengotor Minyak Daun Cengkeh Oleh Lempung Teraktivasi Asam.” JURNAL KIMIA. 2 no 1: 19-24. Bukit Jimbaran: Jurusan kimia FMIPA Universitas Udayana.

Sutanto, R. (2005). Dasar-Dasar Ilmu Tanah : Konsep Dan Kenyataan. Penerbit Kanisius, Yokyakarta.

Yanti, P.H. dan Mukthar, A., (2015). “Karakterisasi Lempung Alam Desa Gema Teraktivasi Fisika”. jurnal chem prog, 8 no 1

Yuliet, R., Hakam, A., Febrian, G. (2011). Uji Potensi mengembang pada tanah lempung dengan metoda free swelling test. Jurnal Rekayasa Sipil, 7, no 1 :25-36.

Yusuf, A F, and Maryun Supardan. (2003). “Inventarisasi Bahan Galian Non Logam di Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara, Propinsi Nusa Tenggara Timur”. Kolokium Hasil Kegiatan Inventarisasi Sumber Daya Mineral – DIM, TA :1-12.
Published
2023-03-31
How to Cite
KoloM. M., Stefanus BatuM., & Matilda TausM. (2023). KARAKTERISASI MINERAL LEMPUNG DESA MAURISU UTARA, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA TERAKTIVASI KOH SEBAGAI BAHAN BAKU ADSORBEN . Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia Dan Terapannya, 5(1), 14 - 21. https://doi.org/10.36526/jc.v5i1.2482