KAJIAN ETNOBOTANI PEMANFAATAN TUMBUHAN PESISIR OLEH MASYARAKAT SUNGAI PINANG, KABUPATEN PESISIR SELATAN, SUMATERA BARAT

Authors

  • Fanica Maisandha Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Reki Kardiman Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36526/biosense.v9i4.9346

Keywords:

Etnobotani, Tumbuhan pesisir, Pemanfaatan tumbuhan, Use Value Indeks, Sungai Pinang

Abstract

Wilayah pesisir memiliki keanekaragaman tumbuhan yang berperan penting secara ekologis maupun sebagai sumber daya yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan di kawasan pesisir Pantai Sungai Pinang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, serta mengkaji pemanfaatannya melalui pendekatan etnobotani. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan observasi lapangan dan wawancara semi-terstruktur terhadap 30 responden penduduk asli. Identifikasi tumbuhan dilakukan menggunakan Plants of the World Online (POWO), sedangkan tingkat pemanfaatan dianalisis menggunakan Use Value Indeks (UV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 33 jenis tumbuhan yang tergolong ke dalam 25 famili. Habitus pohon merupakan kelompok yang paling dominan, sedangkan daun merupakan bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan. Kategori pemanfaatan didominasi oleh obat tradisional dan pangan, dengan nilai Use Value yang bervariasi pada setiap jenis tumbuhan. Penelitian ini menunjukkan bahwa tumbuhan pesisir Sungai Pinang memiliki nilai penting bagi masyarakat dan berpotensi menjadi dasar dalam pelestarian pengetahuan lokal serta pengelolaan sumber daya hayati pesisir.

References

Abubakar, S., Rivai, A. A., Fadel, A. H., Paluphi, R. W., Widhi, R. N., Abubakar, Y., Serosero, R. H., Akbar, N., Tahir, I., & Ismail, F. (2024). Pengelolaan Ekosistem Pesisir dan Laut. Kamiya Jaya Aquatic.

ALBAR, H., & SANTOSA, S. (2025). Ethnobotany of medicinal plants by the community in Langgudu Subdistrict, Bima District, West Nusa Tenggara, Indonesia. Biodiversitas: Journal of Biological Diversity, 26(1).

Apriana, E., & Muyasir, M. (2018). Identifikasi Jenis jenis Tumbuhan di Kawasan Ekosistem Estuaria di Gampong Jawa Banda Aceh. Serambi Saintia: Jurnal Sains Dan Aplikasi, 6(2).

Baransano, H. K., & Mangimbulude, J. C. (2011). Eksploitasi dan konservasi sumberdaya hayati laut dan pesisir di Indonesia. Jurnal Biologi Papua, 3(1), 39–45.

Beltrán-Rodríguez, L., Gutiérrez-García, J., Flores-Franco, G., Saynes-Vásquez, A., Maldonado-Almanza, B., Blancas, J., & Ortiz-Sánchez, A. (2022). Is it the plants we know that we use? Unraveling the determining factors of traditional botanical knowledge in a rural community in Central Mexico. Ethnobiology & Conservation, 11.

Britto Martins de Oliveira, J., Barbieri, M., Corrêa-Junior, D., Schmitt, M., Santos, L. L. R., Bahia, A. C., Parente, C. E. T., & Frases, S. (2025). Urban Mangroves Under Threat: Metagenomic Analysis Reveals a Surge in Human and Plant Pathogenic Fungi. Pathogens, 14(8), 759.

Elsani, W., Niati, W., Ayu, I. W., Oklima, A. M., Kusumawardani, W., & Lestari, N. D. (2023). Identifikasi Spesies Tumbuhan Penyusun Ekosistem Pesisir Pantai Dusun Patedong, Desa Sebotok, Pulau Moyo, Sumbawa. Jurnal Agroteknologi, 3(2), 55–65.

Gebre, T., & Chinthapalli, B. (2021). Ethnobotanical Study of the Traditional Use and maintenance of Medicinal Plants by the People of Aleta-Chuko Woreda, South Ethiopia. Pharmacognosy Journal, 13(5).

Gomes, L. C. A., Medeiros, P. M. de, & Prata, A. P. do N. (2023). Patterns of use of wild food plants by Brazilian local communities: systematic review and meta-analysis. Journal of Ethnobiology and Ethnomedicine, 19(1), 47.

Haq, S. M., Yaqoob, U., Calixto, E. S., Rahman, I. U., Hashem, A., Abd_Allah, E. F., Alakeel, M. A., Alqarawi, A. A., Abdalla, M., & Hassan, M. (2021). Plant resources utilization among different ethnic groups of Ladakh in Trans-Himalayan Region. Biology, 10(9), 827.

Harefa, M. S., & Pangaribuan, B. J. T. (2020). Analisis konservasi ekosistem hutan mangrove daerah pesisir Kampung Nipah Kecamatan Perbaungan. Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi, 5(2), 112–123.

Harefa, M. S., Sinuraya, H., Fadli, M., & Lase, T. W. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam upaya perlindungan ekosistem pesisir di Pantai Cermin. Bagimu Negeri: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 116–124.

Jin, H., Xu, J., Peng, Y., Xin, J., Peng, N., Li, Y., Huang, J., Zhang, R., Li, C., & Wu, Y. (2023). Impacts of landscape patterns on plant species diversity at a global scale. Science of the Total Environment, 896, 165193.

Leksikowati, S. S., Oktaviani, I., Ariyanti, Y., Akhmad, A. D., & Rahayu, Y. (2020). Medicinal plant ethnobotany in local communities of Lampung tribe in West Lampung Regency. Biologica Samudra, 2(1), 34–53.

Lestari, S. E. L., Putri, R. A., & Safitri, A. (2024). POLA PENDIDIKAN KEARIFAN LOKAL DI MASYARAKAT PESISIR KABUPATEN SITUBONDO. Jurnal Lentera Edukasi, 2(2), 38–44.

Muharamsyah, S., Anwari, M. S., & Ardian, H. (2019). Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Desa Mendalok Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. Jurnal Hutan Lestari, 7(1), 189–197. https://doi.org/10.26418/jhl.v7i1.31251

Nahuda, F. A., Fakhruzy, F., & Zulmardi, Z. (2021). Pendugaan Cadangan Karbon Pada Hutan Mangrove Kampung Olo Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Sumatera Tropical Forest Research Journal, 5(2).

Ngasim, M. I. (2025). Mengenal Klasifikasi Bentuk Kehidupan Tumbuhan Menurut Raunkiaer. AGRINOW!: Buletin Pertanian, 1(1), 22–29.

Purba, R. T. F., Barat, W. O. B., & Siburian, D. T. E. (2023). Mangrove Plant Community Structure of Kwala Indah Village, Batu Bara Regency. Journal of Applied Geospatial Information, 7(2), 1024–1031. https://doi.org/10.30871/jagi.v7i2.6769

Purnomo, R. H., Listriyana, A., & Barizy, R. (2024). Analisis Indeks Kerusakan Pesisir Pantai Berighe’en Di Kabupaten Situbondo Upaya Pelestarian Ekosistem Pesisir. Jurnal Manajemen Pesisir Dan Laut, 2(01), 17. https://doi.org/10.36841/mapel.v2i01.4327

Regolo, L., Giampieri, F., Battino, M., Armas Diaz, Y., Mezzetti, B., Elexpuru-Zabaleta, M., Mazas, C., Tutusaus, K., & Mazzoni, L. (2024). From by-products to new application opportunities: the enhancement of the leaves deriving from the fruit plants for new potential healthy products. Frontiers in Nutrition, 11, 1083759.

Rizki, R., & Leilani, I. (2020). Sebaran jenis tumbuhan mangrove di Teluk Buo Bungus Padang Indonesia. Biotropika: Journal of Tropical Biology, 8(1), 1–7.

Sipahelut, P., Wakano, D., & Sahertian, D. E. (2019). Keanekaragaman Jenis Dan Dominansi Mangrove Di Pesisir Pantai Desa Sehati Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Biosel Biology Science and Education, 8(2), 160–170.

Sitinjak, R. R. (2018). Keanekaragaman tumbuhan pada perkebunan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di sekitar pesisir pantai cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Agroprimatech, 2(1), 91–99.

Watanabe, Y., Kawamura, T., & Yamashita, Y. (2018). Introduction: the coastal ecosystem complex as a unit of structure and function of biological productivity in coastal areas. Fisheries Science, 84(2), 149–152.

YUNITA, I. P. D. (2024). Etnobotani Tumbuhan Obat Di Desa Rejomulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Uin Raden Intan Lampung.

Zhang, T., Peng, W., Xiao, H., Cao, S., Chen, Z., Su, X., Luo, Y., Liu, Z., Peng, Y., & Yang, X. (2024). Population genomics highlights structural variations in local adaptation to saline coastal environments in woolly grape. Journal of Integrative Plant Biology, 66(7), 1408–1426.

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Maisandha, F., & Kardiman, R. (2026). KAJIAN ETNOBOTANI PEMANFAATAN TUMBUHAN PESISIR OLEH MASYARAKAT SUNGAI PINANG, KABUPATEN PESISIR SELATAN, SUMATERA BARAT. JURNAL BIOSENSE, 9(4), 960–974. https://doi.org/10.36526/biosense.v9i4.9346