Pengaruh Kombinasi Open Cell dan Close Cell Pada Desain Stent Biodegradable Berbasis Poly-L-Lactic Acid (PLLA) Untuk Mencapai Fleksibilitas Terbaik Menggunakan Metode Response Surface

Authors

Abstract

Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian secara global. Di Indonesia, angka kematian tertinggi disebabkan oleh penyakit akibat penyempitan pembuluh darah. Salah satu metode pengobatan yang paling umum bagi pasien dengan penyempitan pembuluh darah adalah pemasangan stent. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan stent setiap tahun, aspek kinerja stent menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Stent yang ideal harus memiliki fleksibilitas tinggi serta nilai tegangan von mises yang aman untuk mencegah terjadinya kerusakan atau patah, sekaligus memberikan kenyamanan di dalam pembuluh darah. Stent yang dikaji dalam penelitian ini adalah stent polimer biodegradable berbahan poly L-lactic acid (PLLA), dengan kombinasi struktur sel terbuka dan tertutup. Desain yang digunakan adalah batik stent (BT) dengan strut searah (S>>). Metode elemen hingga atau finite element method (FEM) digunakan untuk analisis desain, dengan bantuan perangkat lunak Abaqus Student dalam proses simulasi. Pengumpulan data dilakukan melalui simulasi dengan memberikan momen pada setiap kombinasi desain dalam konfigurasi crimped, menggunakan variasi ketebalan stent sebesar 120, 130, dan 140 μm. Hasil simulasi kemudian digunakan untuk proses optimasi. Dalam penelitian ini, metode response surface methodology (RSM) diterapkan untuk mengoptimalkan momen dan ketebalan stent guna memperoleh respons yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan adanya kombinasi momen dan ketebalan yang optimal. Pada konfigurasi crimped, kombinasi desain pertama menghasilkan respons optimal dengan momen sebesar 0,0154 N.mm dan ketebalan 115,8579 μm. Sementara itu, kombinasi desain kedua menghasilkan respons optimal dengan momen sebesar 0,0042 N.mm dan ketebalan 120 μm. Berdasarkan perbandingan fleksibilitas antara kedua kombinasi desain tersebut, kombinasi desain pertama menunjukkan kinerja yang lebih baik pada konfigurasi crimped.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

[1]
M. F. Hi. Abbas, S. B, L. A. Latif, and S. A. Fajrin, “Pengaruh Kombinasi Open Cell dan Close Cell Pada Desain Stent Biodegradable Berbasis Poly-L-Lactic Acid (PLLA) Untuk Mencapai Fleksibilitas Terbaik Menggunakan Metode Response Surface”, V-MAC, vol. 11, no. 2, pp. 74–95, Oct. 2026.

Issue

Section

Artikel