Redesain Alat Perontok Padi Tradisional Berbasis Ergonomi untuk Mengurangi Risiko Cedera Muskuloskeletal pada Petani

Authors

  • M. Fathunnuri Universitas Mataram
  • Fikrihadi Kurnia Universitas Mataram
  • I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi Universitas Mataram

Abstract

Penelitian ini membahas analisis ergonomi pada aktivitas perontokan padi tradisional menggunakan gebotan yang masih banyak digunakan oleh petani di Desa Wanasaba Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Aktivitas kerja yang dilakukan secara manual dengan posisi membungkuk dan gerakan berulang berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal pada petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal, mengevaluasi tingkat risiko ergonomi berdasarkan postur kerja petani, serta memberikan usulan rancangan alat perontok padi yang lebih ergonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nordic Body Map untuk mengidentifikasi keluhan pada bagian tubuh pekerja dan Rapid Entire Body Assessment untuk menilai tingkat risiko postur kerja. Penelitian melibatkan 30 orang petani sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluhan muskuloskeletal paling dominan dirasakan pada bagian leher, punggung, pinggang, dan bahu akibat postur kerja membungkuk serta aktivitas memukul yang dilakukan secara berulang dalam waktu lama. Hasil analisis dengan metode REBA menunjukkan skor akhir berkisar antara 4-7 yang termasuk kategori risiko sedang sehingga memerlukan tindakan perbaikan dalam waktu dekat. Sebagai upaya perbaikan, penelitian ini menghasilkan usulan desain ulang gebotan berbasis ergonomi, sehingga diharapkan mampu menciptakan postur kerja yang lebih alami dan mengurangi risiko MSDs pada petani.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

[1]
M. Fathunnuri, Fikrihadi Kurnia, and I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi, “Redesain Alat Perontok Padi Tradisional Berbasis Ergonomi untuk Mengurangi Risiko Cedera Muskuloskeletal pada Petani”, V-MAC, vol. 11, no. 2, pp. 158–168, Oct. 2026.

Issue

Section

Artikel