PENGARUH BENTUK DAN SUDUT KEMIRINGAN AIRFOIL TERHADAP KINERJA TURBIN SAVONIUS SKALA MIKRO

Authors

  • ivanata bintang Universitas PGRI Banyuwangi
  • Adi Pratama Putra Universitas PGRI Banyuwangi
  • Ikhwanul Qiram Universitas PGRI Banyuwangi

Abstract

Kebutuhan energi listrik Indonesia masih didominasi oleh energi fosil, dengan batubara berkontribusi sebesar 40,46%, disusul minyak bumi 30,18%, dan gas bumi 16,28%. Energi Baru Terbarukan (EBT) baru mencapai 13,09%, masih di bawah target 17,87% pada 2023. Pemerintah melalui regulasi seperti UU No. 30 Tahun 2007 dan PP No. 79 Tahun 2014 mendorong pengembangan EBT, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Salah satu jenis PLTMH adalah turbin aliran vortex dengan konfigurasi vertikal axis turbine, yang terdiri atas beberapa tipe seperti Darrieus, Gorlov, dan Savonius. Penelitian ini menguji performa turbin Savonius berbasis airfoil NACA 0018 dan SELIG 6043 pada sudut kemiringan sudu 0°, 10°, dan 15° terhadap daya dan efisiensi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa konfigurasi NACA 0018 pada sudut 0° menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 48,068% dan daya maksimum 0,988 W. NACA 0018 menunjukkan stabilitas aliran vortex lebih baik dibanding SELIG 6043, terutama dalam kondisi torsi tinggi. Secara keseluruhan, turbin dengan sudu NACA 0018 dan sudut 0° dinyatakan sebagai konfigurasi paling optimal untuk konversi energi aliran vortex menjadi energi mekanik.

Downloads

Published

2026-05-21

How to Cite

[1]
ivanata bintang, A. Pratama Putra, and I. Qiram, “PENGARUH BENTUK DAN SUDUT KEMIRINGAN AIRFOIL TERHADAP KINERJA TURBIN SAVONIUS SKALA MIKRO”, V-MAC, vol. 10, no. 2, pp. 16–25, May 2026.

Issue

Section

Artikel