PERANCANGAN IOT PENDETEKSI KEBOCORAN GAS PADA RUMAH PINTAR SEDERHANA MENGGUNAKAN ESP32 BERBASIS ARDUINO DENGAN PLATFORM BLYNK
DOI:
https://doi.org/10.36526/v-mac.v10i2.7377Abstract
Penggunaan gas LPG di perumahan dewasa ini sangat meningkat tajam, seiring dengan peningkatan penggunaan tersebut maka semakin banyak kebakaran dan ledakan pada perumahan yang disebabkan oleh faktor utama yaitu kebocoran gas pada rumah tangga yang berpotensi mengancam keselamatan penghuni rumah. Sebenarnya kebakaran dan ledakan dapat dicegah dan dapat dikurangi dengan terdeteksinya kebocoran gas secara dini, akan tetapi akan memakan biaya cukup mahal. Dengan perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) dewasa ini memungkinkan diterapkannya sistem keamanan rumah yang mampu melakukan pemantauan dan peringatan dini secara real-time dengan biaya terjangkau.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem IoT pendeteksi kebocoran gas pada rumah pintar sederhana menggunakan mikrokontroler ESP32 berbasis Arduino dengan platform Blynk sebagai media monitoring. Sistem dirancang menggunakan sensor gas untuk mendeteksi konsentrasi gas di lingkungan rumah, kemudian data dikirimkan melalui koneksi internet ke aplikasi Blynk pada perangkat smartphone. Apabila nilai konsentrasi gas melebihi ambang batas yang telah ditentukan, sistem secara otomatis mengaktifkan buzzer sebagai alarm lokal serta mengirimkan notifikasi peringatan kepada pengguna secara real-time.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi kebocoran gas dengan waktu respon yang cepat, komunikasi data yang stabil, serta tingkat akurasi yang baik pada berbagai kondisi pengujian. Implementasi sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi keamanan rumah yang efektif, ekonomis, dan mudah diimplementasikan sebagai bagian dari pengembangan smart home berbasis IoT.
.
Kata kunci: Internet of Things, ESP32, Sensor Gas, Smart Home, Blynk
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 juliarto, Rinaldi Rinaldi, Ahmad Dani Fajar Aditama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
uthors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Copyright on any article is retained by the author(s).
2. The author grants the journal, the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
3. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
5. The article and any associated published material is distributed under the Commons Attribution 4.0 International License.














