Identifikasi Awal Senyawa Aktif dari Ekstrak RUMPUT GRINTING (CYNODON DACTYLON L.) sebagai Biopestisida

  • Ratna Mustika Yasi Teknik Elektro, Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi
  • Riska Fita Lestari Teknik Elektro, Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi

Abstract

Rumput Grinting merupakan salah satu serealia yang strategis dan bernilai ekonomi serta mempunyai peluang untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi biopestisida nabati dari rumput grinting untuk mengendalikan hama.
Penelitian ini merupakan studi berbasis eksperimental laboratorik. Ekstrak rumput grinting diperoleh menggunakan metode maserasi. Uji kualitatif dan kuantitatif menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk menguji kandungan senyawa aktif rumput grinting.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi berat rumput grinting yang digunakan dalam proses maserasi mempengaruhi kandungan senyawa kimia yang berada dalam rumput tersebut. Berdasarkan uji Spektro UV-Vis kandungan senyawa kimia polifenol, alkaloid,flavonoid, terpenoid, steroid, dan saponin nilai kandungannya sebesar dalam 20 gr/100 mL terdapat flavonoid sebanyak, 2,38 mg/mL, saponin sebanyak 2,04 mg/mL, alkaloid sebanyak 1,79 mg/mL , polifenol 3,15 mg/mL, steroid sebanyak 2,24 mg/mL dan terpenoid sebanyak 3,15 mg/mL. Berdasarkan uji kualitatif senyawa aktif tersebut dibuktikan dengan perubahan warna dan timbul endapan, pada alkaloid terbukti positif ditandai dengan warna jingga, pada saponin terbukti dengan timbulnya busa, untuk flavonoid timbul warna merah, terpenoid dan steroid timbul warna hijau tua, sedangkan untuk plolifenol timbul warna hijau kehitaman.

Published
2019-11-29