Kemampuan Visual Spasial Siswa dalam Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Kubus dan Balok

  • Shafara Rizkiana MS Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas PGRI Banyuwangi
  • Puguh Darmawan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas PGRI Banyuwangi
  • Novi Prayekti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas PGRI Banyuwangi

Abstract

Kemampuan visual spasial adalah kemampuan yang melibatkan daya imajinasi dan daya ruang yang tinggi. Kemampuan ini digunakan siswa untuk memahami suatu objek tiga dimensi yang digambar pada bidang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan visual spasial siswa dalam menyelesaikan soal bangun ruang kubus dan balok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subyek penelitian ini adalah 5 siswa SMP kelas VIII dengan teknik pengambilan purposive sampling. Pada proses pelaksanaan penelitian terdapat 7 prosedur yang dilakukan. Instrumen yang digunakan adalah soal tes bangun ruang kubus dan balok sebanyak 3 soal. Sebagai pelengkap data penelitian digunakan pedoman wawancara yang berfungsi untuk penguat hasil tes. Sehingga hasil penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan adanya kemampuan visual spasial pada siswa yang lengkap atau tak lengkap. Siswa dikatakan memiliki kemampuan visual spasial lengkap apabila memenuhi indikator, yaitu: 1) Menyatakan unsur-unsur suatu bangun ruang; 2) Mengidentifikasi dan mengklarifikasikan gambar bangun ruang; 3) Membayangkan bentuk atau posisi suatu bangun ruang yang dipandang dari sudut pandang tertentu; 4) Mengonstruksi dan merepresentasikan model-model bangun ruang; 5) Menginvestigasi suatu gambar bangun ruang. Sedangkan siswa dikatakan memiliki kemampuan visual spasial tak lengkap yang memenuhi indikator, yaitu: 1) Menyatakan unsur-unsur suatu bangun ruang; 2) Mengidentifikasi dan mengklarifikasikan gambar bangun ruang; 3) Membayangkan bentuk atau posisi suatu bangun ruang yang dipandang dari sudut pandang tertentu. Hasil akhir penelitian ini berguna bagi guru apabila menerapkan pembelajaran matematika yang membutuhkan kemampuan visual spasial siswa. Guru dapat mengkategorikan siswa yang berkemampuan visual spasial lengkap dan tak lengkap dengan harapan akhir seluruh siswa akan memiliki kemampuan visual spasial lengkap.

Published
2019-11-29