<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://ejournal.unibabwi.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-04-03T20:11:01Z</responseDate>
	<request from="2020-09-29" metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/402</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:48:02Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FORTIFIKASI SURIMI IKAN KUNIRAN (Upeneus sulphureus) UNTUK MENINGKATKAN PROTEIN KUE DONAT</dc:title>
	<dc:creator>Hidayat, Nova Bagus</dc:creator>
	<dc:creator>Ridho, Rosyid</dc:creator>
	<dc:creator>Adharani, Nadya</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawati, Any</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fortifikasi, Surimi, Ikan kuniran, Donat, Protein</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Diversivikasi produk perikanan dengan memanfaatkan surimi berbahan dasar ikan kuniran sebagai bahan tambahan pembuatan kue donat dapat meningkatkan kualitas gizi terhadap kandungan protein pada kue donat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penambahan surimi ikan kuniran pada donat yang paling disukai serta kandungan kadar protein pada semua kue donat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu dengan persentase penambahan ikan surimi sebanyak 0%, 10%, 20%, 30% dan 40% serta 70 panelis tidak terlatih. Parameter yang diamati adalah kadar protein surimi ikan kuniran, kadar protein kue donat dan uji hedonik meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur kue donat. Berdasarkan hasil penelitian surimi ikan kuniran memiliki kandungan kadar protein sebesar 34.14%. Kadar protein kue donat tertinggi terdapat pada penambahan surimi ikan kuniran sebanyak 40% yakni sebesar 17.09%. Pada perlakuan penambahan surimi ikan kuniran 30% menghasilkan donat yang paling disukai dibandingkan perlakuan lainnya, dengan kandungan protein sebesar 14.69 %.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/402</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v1i1.402</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-9</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-9</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/402/260</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/403</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:48:02Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK UJI HEDONIK KOYA IKAN BERBAHAN DASAR BEBERAPA LIMBAH KEPALA IKAN SEBAGAI PELENGKAP MAKANAN</dc:title>
	<dc:creator>Wardhana, Megandhi Gusti</dc:creator>
	<dc:creator>Putra, Filias Tomy Suwarno</dc:creator>
	<dc:creator>Ridho, Rosyid</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepala Ikan, Koya, Limbah, Protein, Uji Hedonik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Muncar merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Timur yang memiliki produktivitas perikanan sangat tinggi. Tingginya produktifitas perikanan tersebut menjadi faktor utama munculnya industri pengolahan perikanan yang menghasilkan limbah dalam jumlah besar. Limbah tersebut salah satunya adalah kepala ikan yang belum ditangani dengan optimal. Cara untuk mengoptimalkan penanganan limbah kepala ikan adalah dengan mengolahnya menjadi koya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koya limbah kepala ikan yang paling disukai dan kandungan protein dari koya dengan bahan baku limbah kepala ikan. Data hasil penelitian yang diperoleh disajikan dalam bentuk diagram disertai dengan standard error. Hasil pengujian kadar protein menunjukan bahwa (P4) yaitu koya limbah kepala ikan layang memiliki kandungan paling tinggi yaitu dengan rata-rata 31,75%, dan yang paling rendah adalah (P3) yaitu koya limbah kepala ikan tongkol dengan nilai rata-rata 30,3%. Hasil pengujian hedonik menunjukkan bahkan (P4) koya limbah kepala ikan layang adalah yang paling disukai dengan nilai rata-rata 4,61 untuk warna, 4,51 untuk aroma, 4,79 untuk rasa dan 4,96 untuk tekstur.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/403</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v1i1.403</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 10-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 10-17</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/403/273</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/408</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:48:02Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SUPLEMENTASI TEPUNG IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) UNTUK MENINGKATKAN KANDUNGAN PROTEIN PADA KUE TERANG BULANG</dc:title>
	<dc:creator>Pratama, Angga Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Ridho, Rosyid</dc:creator>
	<dc:creator>Adharani, Nadya</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawati, Any</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Suplementasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tepung Ikan Lele Dumbo</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kue Terang Bulan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Untuk mengoptimalkan pemanfaatan ikan lele dumbo maka perlu adanya penelitian tentang diversifikasi produk olahan ikan lele dalam bentuk tepung sebagai bahan baku pembuatan kue terang bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein kue terang bulan dengan penambahan tepung ikan lele, mengetahui tingkat kesukaan (uji hedonik) konsumen terhadap kue terang bulan dan mengetahui formulasi yang tepat dalam membuat kue terang bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan melakukan pengolahan kue terang bulan perlakukan 0 (kontrol), penambahan tepung ikan sebesar 5%, 10%. 15%, 20%. Data protein kemudian dianalisis dengan SEM (Standard Error of Mean) menggunakan Microsoft excel 2007. Hasil uji proksimat kadar protein tertinggi yaitu pada perlakuan P4 dengan nilai rata-rata 18,8%, sedangkan untuk kadar protein terendah pada perlakuan K dengan nilai rata-rata 6,19%. Untuk uji hedonik pada parameter warna nilai tertinggi pada perlakuan K dengan nilai rata-rata 4,21, parameter aroma nilai tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai rata-rata 4,17, parameter rasa nilai tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai rata-rata 4,19 dan parameter tekstur nilai tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai rata-rata 4,18. Berdasarkan pengujian hedonik, maka perlakuan P1 merupakan perlakuan pengolahan yang memiliki nilai kesukaan tertinggi dari panelis, yaitu dengan penambahan tepung ikan lele sebesar 5%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/408</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v1i1.408</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 18-25</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 18-25</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/408/272</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/410</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:48:02Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">AKSELERASI PERFORMA IKAN LELE DENGAN SISTEM BIOFLOK MENGGUNAKAN PROBIOTIK FISH MEGAFLOK</dc:title>
	<dc:creator>Dediyanto, Kristian</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono, Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Utami, Arfiati Ulfa</dc:creator>
	<dc:creator>Adharani, Nadya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">lele</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">performa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">akselerasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">biolfock</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan lele merupakan salah satu hasil budidaya air tawar yang sangat tinggi populasinya dalam jumlah produksi yang dihasilkan. Budidaya ikan lele di Banyuwangi khususnya di kecamatan Muncar banyak dikembangkan karena cara budidaya yang sangat mudah dan permintaan masyarakat sendiri akan ikan lele yang tinggi. Cara budidaya ikan lele yang sangat mudah dan tradisional sehingga masyarakat pembudidaya kurang memperhatikan kualitas ikan yang dihasilkan. Untuk memperbaiki kualitas ikan yang dihasilkan perlu dilakukan penelitian tentang cara budidaya yang baik, salah satunya dengan menggunakan sistem budidaya bioflok. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui performa ikan, kualitas air, dan efisiensi pakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data Survival Rate yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas air sistem budidaya non bioflok kurang baik yang ditunjukkan dengan tingginya kadar amonia 6-8 mg/L, sedangkan kualitas air budidaya sistem bioflok cukup baik yang ditunjukkan dengan rendahnya kadar amonia 0,25-1 mg/L. Performa ikan yang dihasilkan sistem biofloklebih cepat, ditunjukkan dengan meningkatkan nilai efisiensi pakan dan dapat menekan nilai konversi pakan, sedangkan performa ikan non bioflok kurang cepat dengan efisiensi pakan yang rendah dan tidak dapat menekan nilai konversi pakan. Sehingga budidaya sistem bioflok dengan menggunakan Probiotik Fish Megafloc dapat menghasilkan kualitas air yang baik dan pemberian pakan yang lebih efisien.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/410</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v1i1.410</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 34-43</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 34-43</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/410/271</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/473</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:48:02Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN TUNA DALAM PEMBUATAN CILOK  SEBAGAI SUMBER KALSIUM</dc:title>
	<dc:creator>Susanto, Agung Hermawan</dc:creator>
	<dc:creator>Ridho, Rosyid</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono, Sulistiono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Cilok</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kalsium</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tepung Tulang Ikan Tuna</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Muncar banyak terdapat limbah tulang ikan tuna yang belum dimanfaatkan sebagai olahan makanan. Untuk memanfaatkan limbah tulang ikan tuna agar meningkatkan nilai ekonomis dari limbah tulang ikan tuna maka perlu dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah tulang ikan tuna dalam pembuatan cilok sebagai sumber kalsium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kadar kalsium yang terdapat pada cilok dan mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan dua pengujian yaitu uji proksimat (uji kadar kalsium) dan uji hedonik (kesukaan). Data hasil uji proksimat dianalisis menggunakan SEM (Standard Error of the Mean) dan data hasil uji hedonik disajikan dalam bentuk diagram batang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar kalsium pada cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna 0%, 10%, 20%, dan 30% masing-masing mengalami peningkatan yaitu dengan rata-rata 0,031, 0,075, 0,154, dan 0,268. Tingkat kesukaan panelis terhadap cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna tertinggi pada cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna 10% dengan nilai rata-rata (4,60). Sedangkan tingkat kesukaan panelis terendah terdapat pada cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna 30% (3,75).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/473</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v1i1.473</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 25-33</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 25-33</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/473/292</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/832</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:37Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERFORMA ALAT OVEN STEAM PADA PENGOLAHAN IKAN PINDANG TONGKOL (EUTHYNNUS SPP)</dc:title>
	<dc:creator>Hidayat, Rezaldi</dc:creator>
	<dc:creator>Maimum</dc:creator>
	<dc:creator>Sukarno</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Alat oven steam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Suhu Air</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Suhu Produk</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bahan Bakar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu penompang perekonomian bangsa Indonesia adalah terletak pada usaha mirko, kecil dan menengah (UMKM) Untuk dapat berkembang dan bersaing pemerintah, akadimisi selalu membuat rancangan alat sederhana dalam mempermudah dan mengefesien perkerjaan, rata-rata suhu air awal 28.60C dan dan pada pemasakan 15 menit suhu mencapai 66.90C dan suhu pada pemasakan 2.5 menit mancapai 98.50C dan suhu pemasakan 3 jam 98.50C dan suhu pemasakan terakhir 97.90C Suhu produk yang dihasilkan selama proses pemaskan mencapai 90-980C, energi yang dihasilkan oelh alat mencapai 10.675360 J bahan bakar yang digunakan hanya 5 kg dengan 2 kali pemasakan 1 kali masak mencapai 30 kg ikan pindang.
Kata kunci: alat oven steam, suhu air, suhu produk , bahan bakar</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/832</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i2.832</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 54-62</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 54-62</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/832/846</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1226</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:50Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Data Hasil Penangkapan Ikan di Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai Muncar</dc:title>
	<dc:creator>Hadi, Akbar </dc:creator>
	<dc:creator>Mutamimah, Dewi </dc:creator>
	<dc:creator>Wardhana, Megandhi Gusti </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hasil Tangkapan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">UPT PPP Muncar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pelabuhan perikanan pantai Muncar merupakan tempat pelelangan ikan terbesar di Banyuwangi yang berada di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai (UPT PPP) Muncar. Metode tangkapan nelayan Muncar mayoritas menggunakan pukat cincin atau jaring purse seine yang merupakan alat tangkap aktif. Penanganan ikan di atas kapar di wilayah kerja tersebut masih kurang baik karena perlakuan pada ikan kurang memperhatikan kualitas kesegarannya. Hasil total produksi tangkapan nelayan pada bulan Februari 2020 yaitu ikan laying sebanyak 235,092 ton, ikan tongkol sebanyak 207,280 ton dan ikan lemuru sebanyak 74,474 ton.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-03-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1226</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i1.1226</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-5</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-5</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1226/836</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1227</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:50Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisa Tingkat Kesukaan dan Kadar Protein Konsumen terhadap Empek-Empek Ikan Layang Deles (Decapterus macrocoma) Tanpa Tepung dengan Berbagai Perlakuan</dc:title>
	<dc:creator>Hudaifah, Ilmiah </dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Rachmawati, Nadya F. </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Layang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Empek-empek</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tingkat Kesukaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan layang merupakan ikan yang banyak ditemui di Kabupaten Banyuwangi,&amp;nbsp; banyaknya tangkapan ikan layang mengakibatkan harga jual ikan layang menurun. Di samping itu, ikan layang memiliki mutu yang mudah rusak jika berada pada suhu ruang. Meskipun ikan layang tidak mempunyai ukuran yang besar seperti jenis-jenis ikan laut lainnya, namun daging ikan layang memiliki rasa manis dan gurih sehingga ikan layang digunakan sebagai bahan baku pembuatan produk makanan salah satunya empek-empek ikan khas Sumatera Selatan. Untuk mengetahui kualitas dan kuantitas dari empek-empek ikan layang maka dilakukan analisa tingkat kesukaan dan kadar protein dengan tiga perlakukan yang berbeda yaitu digoreng, dikukus, dan direbus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empek-empek dengan perlakuan direbus menunjukkan tingkat kesukaan lebih tinggi dibandingkan perlakukan lainnya. Kenampakan sebesar 70%, aroma sebesar 56,67%, tekstur sebesar 60%, dan rasa sebesar 53.33%, kadar protein didapat dari empek-empek ikan layang sebesar 10.39% per 2 gr.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-03-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1227</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i1.1227</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 6-14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 6-14</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1227/837</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1228</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:50Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pembuatan Lumpia Udang sebagai Inovasi Produk Perikanan</dc:title>
	<dc:creator>Prabowo, Irwan </dc:creator>
	<dc:creator>Adharani, Nadya </dc:creator>
	<dc:creator>Mutamimah, Dewi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Diversifikasi produk</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">udang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">lumpia</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Produk perikanan merupakan sumber pangan yang memiliki kandungan protein, mineral dan zat gizi lainya yang baik bagi pertumbuhan dan regenerasi sel-sel yang ada di dalam tubuh manusia, termasuk udang. Udang merupakan salah satu komoditas hasil perikanan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Kabupaten Banyuwangi dengan nilai budidaya mencapai 20,5 ton. Hal inilah yang kemudian menjadi pertimbangan untuk mengembangkan produk olahan makanan berbahan dasar udang yaitu lumpia. Percobaan yang dilakukan dalam inovasi kali ini adalah dengan mengganti isian lumpia dengan daging udang serta dilakukan berbagai perlakuan pada sayur isiannya meliputi perlakuan tumis, blansir, dan mentah kemudian dilakuan penggujian hedonik (kenampakan, aroma, tekstur dan rasa) terhadap produk inovasi olahan udang. Setelah itu dilakukan analisis kelayakan usaha apabila nantinya produk inovasi tersebut diaplikasikan oleh masyarakat. Berdasarkan percobaan pembuatan lumpia udang serta uji hedonik didapatkan hasil bahwa rata-rata panelis lebih menyukai lumpia udang dengan perlakuan tumis pada sayur isiannya. Hasil perhitungan analisis kelayakan usaha didapatkan kesimpulan bahwa produk lumpia udang memiliki angka B/C Ratio adalah 1.82 atau lebih besar dari 1 sehingga usaha pembuatan lumpia udang skala kecil secara ekonomi sangat layak untuk dikembangkan sebagai usaha komersial.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-03-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1228</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 15-21</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 15-21</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1228/838</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1229</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:50Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penanganan Pasca Panen Ikan di UD. Karunia dan UD. Berkat Food</dc:title>
	<dc:creator>Nuryanti, Ika Faiz </dc:creator>
	<dc:creator>Utami, Arfiati Ulfa </dc:creator>
	<dc:creator>Rachmawati, Nandya Fitri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penanganan pasca panen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">mutu ikan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penanganan ikan harus dilakukan secepat mungkin untuk menghindari kemunduran mutu ikan sehingga dibutuhkan bahan dan media pendinginan yang sangat cepat dalam menurunkan suhu ikan pada pusat thermal ikan. Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses pasca panen yang dilakukan oleh UD. Karunia dan UD. Berkat Food sebagai penerima bahan baku hasil perikanan dari UPT. PPP Muncar. Penanganan pascapanen ikan di UD. Karunia dimulai dari penerimaan bahan baku, pencucian, penyusunan, pembekuan, penyimpanan dan pendistribusian. Sedangkan penanganan ikan di UD. Berkat Food dimulai dari penerimaan bahan baku, pencucian, penyusunan, pembekuan, dan penyimpanan. Pada kedua perusahaan tersebut yang membedakan adalah suhu pembekuan yang digunakan yaitu UD. Karunia suhunya sekitar -18oC sampai -24oC yang bertujuan menghambat pertumbuhan mikrooganisme dan aktivitas enzim di dalam produk sehingga produk menjadi lebih awet dan tidak mudah rusak dan hasilnya sangat memuaskan dan dapat bertahan selama 1 tahun. Pada UD. Berkat food suhunya sekitar -34oC sampai -40oC yang bertujuan menghambat pertumbuhan mikroganisme yang berada didalam tubuh ikan dan dapat bertahan selama 8 bulan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-03-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1229</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i1.1229</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 22-31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 22-31</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1229/839</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1230</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:50Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pembuatan Bakso Belut (Monopterus albus)</dc:title>
	<dc:creator>Irawan, Dedi </dc:creator>
	<dc:creator>Wardhana, Megandhi Gusti </dc:creator>
	<dc:creator>Sulthoniyah, Siti Tsaniyatul M. </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Belut</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bakso</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Diversifikasi produk</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Belut merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mengandung protein tinggi. Salah satu olahan belut dapat dimanfaatkan menjadi bakso. Kegiatan ini merupakan praktik kerja lapang yang dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian, Universitas PGRI Banyuwangi. Bakso belut yang dibuat selanjutnya dilakukan uji kadar air dan uji kesukaan konsumen dengan menggunakan uji hedonic. Hasil dari uji kesukaan menunjukkan bahwa parameter rasa dan tekstur bakso belut disukai panelis. Parameter warna dan aroma agar disukai panelis. Sedangkan pada parameter penampakan netral. Kadar air bakso yaitu sebesar 80,92%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-03-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1230</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i1.1230</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia </dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 1 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia </dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1230/840</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1263</identifier>
				<datestamp>2021-03-30T07:12:21Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1264</identifier>
				<datestamp>2021-03-30T07:12:26Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1265</identifier>
				<datestamp>2021-03-30T07:12:32Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1266</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:37Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakterisitik Edible Film  yang Diproduksi dari Kombinasi Ulva Lactuca dan Gelatin</dc:title>
	<dc:creator>Prabowo, Irwan </dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Mutamimah, Dewi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Edible film</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">formulasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Gelatin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Karakteristik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ulva lactuca</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ulva lactuca merupakan salah satu jenis rumput laut yang melimpah di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan edible film yang dapat menjadi alternatif pengganti kemasan plastik untuk produk pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi yang tepat dan karakteristik edible film dari Ulva lactuca dan gelatin. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan variasi perlakuan tepung Ulva lactuca dan gelatin dengan (P1) 100% gelatin (kontrol), (P2) 25% Ulva lactuca:75% gelatin, (P3) 50% Ulva lactuca:50% gelatin dan (P4) 75% Ulva lactuca:25% gelatin dilakukan sebanyak 5 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi yang tepat dalam pembuatan edible film adalah pada perlakuan 4 dengan perbandingan 75% Ulva lactuca dan 25% gelatin dengan nilai laju transmisi uap air sebesar 15,5 g/m2/jam, nilai kadar air sebesar 43,8%,&amp;nbsp; nilai kelarutan sebesar 87,6 %, dan nilai ketebalan sebesar 0,05 mm.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1266</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i2.1266</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 81-92</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 81-92</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1266/850</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1267</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:37Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kajian Mutu Ikan Pindang Tongkol (Euthynnus affinis) dengan Teknik Pengemasan Vakum pada Penyimpanan Suhu dan Lama Waktu yang Berbeda</dc:title>
	<dc:creator>Hadi, Akbar Pradana</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Sulthoniyah, Siti Tsaniyatul Miratis </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Tongkol (Euthynnus affinis)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mutu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengemasan Vakum</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyimpanan Suhu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pindang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Produk olahan hasil tangkapan masyarakat nelayan purse seine di Kecamatan Muncar salah satunya yaitu ikan pindang tongkol. Namun, pengemasan produk masih menggunakan cara tradisional dan memiliki daya simpan produk yang pendek. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji mutu ikan pindang tongkol (Euthynnus affinis) dengan teknik pengemasan vakum menggunakan plastik polyethylene (15cmx30cm) dengan perbedaan suhu penyimpanan: suhu ruang 27oC dan suhu dingin 5oC serta lama waktu penyimpanan nol (0), tiga (3), enam (6) dan sembilan (9) hari. Ikan pindang tongkol (Euthynnus affinis) didapatkan dari penjual ikan pindang di Pasar Muncar. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Parameter yang diuji TPC, TVBN, hedonik dan kadar air. Hasil penelitian yang diperoleh dari 4 parameter uji menunjukkan bahwa pada penyimpanan suhu ruang 27oC mengalami penurunan mutu signifikan dibandingkan dengan penyimpanan dingin 5oC.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1267</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i2.1267</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 37-53</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 37-53</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1267/851</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1268</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:37Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Komponen Bioaktif dari Euchema cottonii, Ulva lactuca, Halimeda opuntia, dan Padina australis</dc:title>
	<dc:creator>Hudaifah, Ilmiyah</dc:creator>
	<dc:creator>Mutamimah, Dewi </dc:creator>
	<dc:creator>Utami, Arfiati Ulfa </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ekstrak rumput laut</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bioaktif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Antioksidan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Senyawa bioaktif merupakan senyawa yang terdapat pada tumbuhan dan hewan. Rumput laut diketahui memiliki senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, steroid, triterpenoid, saponin dan tanin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan bioaktif dan aktivitas antioksidan pada Euchema cottonii, Ulva lactuca, Halimeda opuntia dan Padina australis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data yang dihasilkan dari penelitian ini terkandung komponen aktif pada rumput laut Euchema cottonii antara lain alkaloid, flavonoid, dan saponin. Pada jenis Padina australis terkandung komponen aktif alkaloid, triterpenoid, saponin, dan tanin. Pada jenis Halimeda opuntia mengandung komponen aktif alkaloid, flavonoid, dan triterpenoid. Pada jenis Ulva lactuca terkandung komponen aktif alkaloid, flavonoid, triterpenoid, saponin dan tanin. Data yang diperoleh pada uji antioksidan pada rumput laut Ulva lactuca mengandung aktivitas antioksidan sebesar 54,4%, Euchema cottonii 49,6%, Halimeda opuntia 51,6% dan Padina australis 52,3%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1268</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i2.1268</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 63-70</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 63-70</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1268/852</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1269</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:37Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Variasi Lama Perendaman terhadap Uji Kadar Air dan Uji Hedonik Teh Rumput Laut Padina australis</dc:title>
	<dc:creator>Nuryanti, Ika Faiz </dc:creator>
	<dc:creator>Adharani, Nadya </dc:creator>
	<dc:creator>Rachmawati, Nandya Fitri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Padina australis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">kadar air</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">uji hedonik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan yang tersebar hampir di seluruh perairan Indonesia khususnya di Banyuwangi. Rumput laut yang sering ditemukan adalah Ulva lactuca, Sargassum sp., dan Padina australis. Rumput laut Padina australis banyak ditemukan di bibir pantai dan mengandung polisakarida, yaitu jenis alginat yang digunakan sebagai bahan baku industri makanan, dapat dijadikan minuman seduhan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perlakukan terbaik teh rumput laut Padina australis dengan lama perendaman (0 menit, 5 menit, 10 menit 15 menit) pada teh rumput laut Padina australis dengan uji kadar air dan uji hedonik. Analisis yang digunakan menggunakan RAL dengan 4 perlakuan 4 ulangan, yang dijelaskan menggunakan diagram batang. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan P4 (15 menit) adalah perlakuan terbaik dibandingkan perlakuan lainnya dengan jumlah kadar air sebesar 5,67%. Begitupula dengan hasil uji hedonik bahwa. Parameter aroma sebesar 6,56. Parameter rasa sebesar 6,56; parameter warna 6,64; parameter kenampakan 7,16; parameter tekstur (serbuk) 6,72.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1269</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v2i2.1269</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 71-80</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 2 No 2 (2020): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 71-80</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1269/853</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1272</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:24Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI BUDIKDAMBER UPAYA PEMENUHAN GIZI IKAN DIMASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN TAMAN BARU KECAMATAN BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Adharani, Nadya </dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Rachmawati, Nandya Fitri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Budikdamber</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Gizi Ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Covid-19</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Banyuwangi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bulan Maret 2020 Indonesia dilanda wabah penyakit membahayakan yakni adanya virus corona disease atau yang sering disebut pandemic covid-19. Meningkatnya masyarakat Indonesia yang terkonfirmasi positif corona menyebabkan pemberlakukan social distancing sangat ketat di seluruh wilayah atau yang dikenal dengan peraturan PSBB. Tentu pandemic Covid-19 berdampak buruk disemua sektor, terutama pada sektor ekonomi dan pangan.&amp;nbsp; Salah satu daerah yang berdampak dari pandemic Covid-19 adalah Desa Tamanbaru Kecamatan Banyuwangi, sebagai langkah awal untuk penguatan ekonomi dan pangan di Desa Tamanbaru Banyuwangi maka dilakukan pelatihan dan penyuluhan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Studi Teknologi Hasil Perikanan UNIBA melalui program Budikdamber (Budidaya Ikan dan Tanaman Dalam Ember), budikdamber merupakan perpaduan teknik pertanian dan perikanan yang membutuhkan modal cukup murah dan mudah. Komoditas ikan yang di budidaya adalah ikan lele dan menggunakan tanaman kangkung. Kelompok masyarakat di Desa Tamanbaru Kabupaten Banyuwangi telah berhasil dengan program budikdamber sehingga mampu menciptakan peluang usaha dan mempertahankan gizi pangan ditengah masa pandemic Covid-19.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1272</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v3i1.1272</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-7</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 3 No 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-7</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1272/854</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1274</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:24Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENANGANAN PASCA PANEN  DI UNIT PELAYANAN TEKNIS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI MUNCAR</dc:title>
	<dc:creator>Anggraini, Ike Kartika </dc:creator>
	<dc:creator>Mutamimah, Dewi </dc:creator>
	<dc:creator>Sulthoniyah,  Siti Tsaniyatul Miratis </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penanganan Pasca Panen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sistem Rantai Dingin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">UPT PPP Muncar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada bidang perikanan istilah pasca panen diartikan sebagai berbagai tindakan atau perlakuan yang diberikan pada hasil perikanan setelah panen hingga komoditas berada di tangan konsumen. Istilah tersebut secara lebih tepat disebut pasca produksi (postproduction)&amp;nbsp;yang dapat dibagi dalam dua bagian atau tahapan, yaitu pasca panen (postharvest) dan pengolahan (processing).&amp;nbsp; Penanganan pasca panen (postharvest)&amp;nbsp;sering disebut juga sebagai pengolahan primer (primary processing) merupakan istilah yang digunakan untuk semua perlakuan dari mulai panen sampai komoditas&amp;nbsp;dapat dikonsumsi “segar” atau untuk persiapan pengolahan berikutnya. Umumnya perlakuan tersebut tidak mengubah bentuk penampilan atau penampakan, kedalamnya termasuk berbagai aspek dari pemasaran dan distribusi. Pengolahan (secondary processing) merupakan tindakan yang mengubah hasil tanaman ke kondisi lain atau bentuk lain dengan tujuan dapat tahan lebih lama pengawetan, mencegah perubahan yang tidak dikehendaki atau&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; penggunaan lain. Ke dalamnya termasuk pengolahan pangan dan pengolahan industri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1274</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v3i1.1274</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 8-14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 3 No 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 8-14</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1274/855</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1275</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:24Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MANAJEMEN KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA UDANG VANAMEI (Litopenaeus vannamei) DI PT. SURYA WINDU KARTIKA DESA BOMO KECAMATAN ROGOJAMPI KABUPATEN BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Ningsih, Ayu </dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Sulthoniyah, Siti Tsaniyatul Miratis </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Manajemen kualitas air</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Litopenaeus vannamei</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Parameter kualitas air</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Untuk meningkatkan produksi udang secara maksimal, usaha budidaya udang memerlukan manajemen kualitas air yang bagus, mencakup kondisi semua parameter kualitas air tambak sehingga pertumbuhan udang dapat tercapai secara optimum. Tujuan dari praktik kerja lapang ini adalah untuk mempelajari manajemen kualitas air pada budidaya udang vanamei secara super intensif, mengetahui permasalahan apa saja yang mengganggu kualitas air pada budidaya udang vanamei, mempelajari secara langsung tentang teknik dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga kualitas air pada budidaya udang vanamei di PT. Surya Windu Kartika. Praktik kerja lapang ini dilaksanakan di PT. Surya Windu Kartika (SWK) Desa Bomo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur mulai tanggal 16 November-10 Januari 2021. Jenis usaha budidaya udang vanamei ini milik perseorangan. Kegiatan usaha budidaya udang vanamei (Litopenaeus vannamei) pada PT. Surya Windu Kartika unit Bomo C menggunakan sistem budidaya teknologi super intensif. Manajemen kualitas air pada udang vanamei meliputi: persiapan tambak dan pengisian air, penebaran benur, pengelolaan kualitas air. Pengambilan sampel air dilakukan setiap hari, pada pagi hari jam 05.00 WIB dan siang hari jam 12.00 WIB. Uji NO3, NO2, alkalinitas, NH4, PO4, dan Total Organic Matter (TOM) dilakukan seminggu 3 kali. Bertujuan untuk mengontrol fisika air, kimia air dan bilogi air. Pengontrolan kualitas air yang telah ditetapkan perusahaan adalah salinitas sebesar 31 ppt, pH sebesar 8,3, suhu sebesar 28,5oC, DO sebesar 5,5 ppm, kecerahan sebesar 55,5 cm, dan warna air dari hijau hingga coklat tua.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1275</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v3i1.1275</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 15-25</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 3 No 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 15-25</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1275/856</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1276</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:24Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">QUALITY OF SCAD MACKEREL (Decapterus sp.) PINDANG PROCESSED AT DIFFERENT LEVELS OF SALTING AND COOKING TREATMENT</dc:title>
	<dc:creator>Ohoiwutun, Maria Kristina </dc:creator>
	<dc:creator>Tuarita, Mirna Zena</dc:creator>
	<dc:creator>Tumiwa, Bruri Berel </dc:creator>
	<dc:creator>Serpara, Saul Abraham </dc:creator>
	<dc:creator>Nara, Selfia Martha </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pindang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">salt concentration</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">cooking methods</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">scad mackerel</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Regarding source of animal protein, pindang (salted and cooked fish) seems to have a greater potentiality than ikan asin (salted and dried fish), since pindang is more favorable in terms of sensory properties; thereby, pindang can be more widely consumed. &amp;nbsp;Besides, pindang &amp;nbsp;is also ready-to-eat product, which make it easier to consume. This research aimed at evaluating the different degree of salting and cooking on quality of scad mackerel pindang. The experiment was carried out according to Randomized Block Design, consisting of two processing methods: steam (A) and pressured or presto (B), with various concentrations of salt, i.e. 5%, 10% and 15%. The sample was then analyzed for content of protein, moisture, ash, as well as hedonic profile. The results showed that the best quality of scad mackerel pindang was achieved at pressured fish with salt&amp;nbsp; 5%, yielding protein of 34,68%, moisture of 64,79%, and ash of 1,80%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1276</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v3i1.1276</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 26-32</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 3 No 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 26-32</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1276/857</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/1277</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:24Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANCANGAN APLIKASI JUAL BELI PRODUK PERIKANAN BERBASIS MOBILE ANDROID (Studi Kasus : FO-KLIK)</dc:title>
	<dc:creator>Widhiastika, Dhita </dc:creator>
	<dc:creator>Siroj, Sobakhul Munir </dc:creator>
	<dc:creator>Umayanti, Astrida Wahyu </dc:creator>
	<dc:creator>Putra, Brilian Ade </dc:creator>
	<dc:creator>Rafino, Naufal Fadhiil </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">aplikasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">fo-klik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pemasaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">perikanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">produk</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sektor perikanan merupakan sektor yang strategis untuk meningkatkan devisa negara dalam pembangunan nasional. Namun, dikarenakan munculnya wabah Corona Virus Disease 19 (Covid-19) bidang perikanan tangkap terkena dampak pandemi tersebut. Pelaku usaha perikanan yaitu nelayan, pedagang ikan skala kecil (pedagang retail), pemilik UMKM terkena imbas dari pandemi Covid-19. Pendapatan para pelaku usaha perikanan menurun karena permintaan pasar yang menurun sehingga harga ikan juga menurun. Pelaku usaha perikanan lebih sulit dalam memasarkan produk perikanannya. Maka dari itu, terdapat sebuah solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu aplikasi jual beli ikan, baik ikan segar maupun ikan olahan yang mampu dijangkau oleh masyarakat luas berbasis online. Aplikasi ini merupakan sebuah aplikasi jual beli ikan secara online yang menghubungkan penjual dengan konsumen secara langsung dengan sistem pengantaran dengan driver. Perancangan aplikasi menggunakan metode Software Development Lifecycle (SDLC) Waterfall yang terdiri dari enam tahap yaitu analysis, design, implementation, testing, deployment, dan maintainance. Aplikasi FO-KLIK bersifat real-time yaitu mampu melakukan pembaharuan secara otomatis dalam sistem. Fitur pada FO-KLIK yaitu beli, co-book, diskusi, berita, informasi gizi, akun, aktivitas. Aplikasi yang sederhana, praktis, mudah dan nyaman dioperasikan oleh user.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1277</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v3i1.1277</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 33-44</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 3 No 1 (2021): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 33-44</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/1277/858</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2069</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAN STAKEHOLDER DALAM UPAYA KONSERVASI PENYU DI PANTAI BOUR KABUPATEN LEMBATA</dc:title>
	<dc:creator>Khadafi, Lasmi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Stakeholder</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Konservasi Penyu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Desa Bour</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilakukan pada Mei 2022 bertempat di Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Penentuan responden menggunakan metode purposive sampling dan analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa (1) Peran Masyarakat Lokal yaitu a) melakukan pengawasan terhadap penyu yang sedang bertelur, b) menyelamatkan telur penyu dengan cara memindahkan telur ke sarang penetasan semi alami c) melepaskan tukik ke laut. (2) Peran Pemerintah Daerah yaitu melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat Desa Bour untuk tidak melakukan penangkapan penyu dan biota yang dilindungi lainnya (3) Peran Swasta/Rumah Sayang (Sahabat Penyu Loang) yaitu a) Pemantauan penyu bertelur dan penetasan telur secara alami, b) Penangkaran (mulai dari kegiatan pemindahan telur, penetasan semi alami, dan pelepasan tukik), c) Melakukan monitoring atau pemantauan penyu (meliputi pemantauan terhadap telur dan sarang telur,), (d) melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sekitar untuk menjaga kelestarian penyu dengan tidak menangkap dan mengambil telur penyu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2069</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2069</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 93-98</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 93-98</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2069/1506</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2084</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:58Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PROTEOLITIK DARI PERAIRAN SISTEM BUDIDAYA  MINA PADI </dc:title>
	<dc:creator>Anbari, Ilham</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriadi, Ren</dc:creator>
	<dc:creator>Nurhafid, Mohammad</dc:creator>
	<dc:creator>Palupi, Mustika</dc:creator>
	<dc:creator>Riviani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mina Padi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Isolasi bakteri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bakteri Proteolitik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bakteri proteolitik merupakan salah satu agen pembuatan probiotik. Bakteri proteolitik ini dapat ditemukan pada pakan maupun lingkungan perairan kolam. Isolasi bakteri sangat penting dilakukan untuk mendapatkan isolat murni dari bakteri proteolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bakteri proteolitik yang diambil dari sampel air kolam mina padi di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 Januari sampai 21 April 2022 dengan sampel air kolam mina padi kelompok Kridoyuwono di Desa Panembangan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, kemudian dilakukan isolasi di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman. Hasil dari perhitungan menggunakan teknik total plate count menunjukkan kelimpahan bakteri pada air sebesar 1,7 x 10³ CFU/mL. Pada penelitian ini juga ditemukan empat buah isolat memiliki aktivitas proteolitik. Isolat tersebut diidentifikasi berdasarkan morfologi koloni dan diduga memiliki genus Escherichia, Pseudomonas, dan Staphylococcus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2084</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i2.2084</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 46-56</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 46-56</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2084/1355</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2085</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:58Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMANFAATAN KEMBALI LIMBAH TULANG IKAN TENGGIRI SEBAGAI BAHAN BAKU  PEMBUATAN GELATIN MELALUI PROSES HIDROLISIS ASAM FOSFAT</dc:title>
	<dc:creator>Meilani, Sophia Shanti</dc:creator>
	<dc:creator>Kustiyah, Elvi </dc:creator>
	<dc:creator>Saing, Bungaran</dc:creator>
	<dc:creator>Ridwan, Agus Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Limbah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perendaman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Viskositas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Dampak lingkungan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Limbah dari industri perikanan masih mengandung protein, lemak, mineral, dan bahan lain yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan berbagai produk, di antaranya gelatin. Gelatin dari limbah ulang ikan tenggiri dapat diperoleh melalui hidrolisis dengan larutan asam fosfat (H3PO4). Variasi konsentrasi H3PO4 yang digunakan pada penelitian ini adalah 4%, 8%, dan 12%, sedangkan variasi waktu perendaman adalah 32 jam, 44 jam, dan 56 jam. Pengujian kualitas gelatin yang dihasilkan dilakukan dengan analisis kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu, dan viskositas. Kadar protein dari gelatin tulang ikan tenggiri maksimal yang dihasilkan adalah 70,11%, nilai tersebut belum memenuhi standar mutu gelatin menurut SNI 06-3735-1995. Kadar lemak pada gelatin tulang ikan berkisar antara 1,34% sampai 3,21%, kadar air berkisar antara 10,03% sampai 11,87%, sedangkan kadar abu berkisar antara 1,86% sampai 2,78%, ketiga parameter tesebut sudah sesuai dengan standar mutu gelatin. Analisis viskositas gelatin tulang ikan tenggiri menunjukkan hasil sebesar antara 4,02 cP sampai 6,84 cP sedangkan standar mutu viskositas gelatin adalah antara 2,5 cP hingga 5,5 cP. Pemanfaatan kembali limbah tulang ikan merupakan penerapan prinsip blue economy, yaitu upaya pengolahan bahan baku perikanan secara maksimal untuk mengurangi limbah yang berdampak terhadap lingkungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2085</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i2.2085</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 57-64</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 57-64</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2085/1356</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2086</identifier>
				<datestamp>2022-08-28T04:15:42Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2087</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:58Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEMUNDURAN MUTU IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SEGAR PADA SUHU RUANG</dc:title>
	<dc:creator>Puspitasari, Asthervina Widyastami </dc:creator>
	<dc:creator>Sasole, Umar</dc:creator>
	<dc:creator>Hismayasari, Intanurfemi B. </dc:creator>
	<dc:creator>Ernawati</dc:creator>
	<dc:creator>Abadi, Agung Setia</dc:creator>
	<dc:creator>Nurhasanah, Dian</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mutu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nila</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penanganan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sorong</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan tergolong bahan pangan yang perishable food. Ikan nila merupakan salah satu dari sekian banyak jenis ikan air tawar yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Teknik penanganan dalam mematikan ikan berpengaruh terhadap mutu ikan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui teknik mematikan ikan yang terbaik dalam mempertahankan mutu ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan pada 9 – 11 Juni 2022. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Budidaya Air Tawar (IBAT) Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong. Sampel ikan nila yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 9 ekor dengan rata-rata berat ikan 150 gram/ekor. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah eksperimental dengan teknik analisis deskriptif melalui pengujian organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan dalam mematikan ikan nila berpengaruh terhadap lamanya ikan mencapai fase post rigor. Kemunduran mutu ikan terbaik (hingga fase rigor mortis) secara berturut-turut diperoleh pada perlakuan dimatikan dengan ditusuk pada medulla oblongata (45 jam), dibiarkan mati tanpa perlakuan (24 jam) dan dipukul dengan benda tumpul (7 jam). Pengujian secara scoring dibutuhkan untuk mengetahui tingkat penerimaan (limit of acceptability)&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2087</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i2.2087</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 72-77</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 72-77</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2087/1358</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2088</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:58Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI KANDUNGAN FORMALIN DAN BORAKS PADA IKAN ASIN DI PASAR TRADISIONAL KARANGREJO KECAMATAN BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Sulthoniyah, Siti Tsaniyatul Miratis </dc:creator>
	<dc:creator>Rachmawati, Nandya Fitri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Asin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Formalin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Boraks</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan asin merupakan salah satu produk olahan hasil perikanan yang mudah ditemukan pada hampir seluruh Indonesia. Kemudahan dalam pembuatan dan penyimpanan membuat banyak nelayan memilih cara tersebut guna mengawetkan ikan. Namun, karena ikan merupakan salah satu pangan yang mudah rusak membuatnya menjadi tidak memiliki daya tahan yang lama sehingga membuat produsen mencari cara untuk mengawetkan dengan harga yang murah. Salah satunya dengan menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang penggunaannya, yaitu formalin dan boraks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada dan tidaknya kandungan formalin dan boraks di ikan asin yang dijual di Pasar Karangrejo Kecamatan Banyuwangi. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode simple random sampling dengan mengambil ikan asin berbagai jenis di Pasar Tradisional Karangrejo. Sampel kemudian dilakukan uji formalin dengan Kit Formalin dan larutan Kalium Permanganat (KMnO4), sedangkan uji boraks dilakukan dengan menggunakan Kertas Turmerik. Hasil uji Formalin menunjukkan bahwa masih ditemukan adanya penggunaan formalin dan boraks pada ikan asin yang dijual di pasar tradisional Karangrejo,&amp;nbsp; Kecamatan Banyuwangi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2088</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i2.2088</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 78-83</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 78-83</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2088/1359</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2096</identifier>
				<datestamp>2022-08-24T10:22:13Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2101</identifier>
				<datestamp>2022-08-25T02:33:36Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2102</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:11Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMETAAN POTENSI PENGEMBANGAN PERIKANAN BUDIDAYA DI WILAYAH PESISIR  KOTA PROBOLINGGO</dc:title>
	<dc:creator>Arisandi, Defrian Marza</dc:creator>
	<dc:creator>Saifullah</dc:creator>
	<dc:creator>Sambah, Abu Bakar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemetaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">SIG</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perikanan Budidaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pesisir Kota Probolinggo</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kota Probolinggo memiliki potensi tinggi pada berbagai kegiatan perikanan di pesisir. Hal ini karena didukung oleh perbatasan utara daerah yang berupa laut yaitu Selat Madura. Adanya sumber daya alam yang seperti itu, usaha budidaya perikanan kini semakin berkembang. Namun, pengaturan dan tata guna lahan belum tertata dengan baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan inventarisasi kondisi eksisting kegiatan perikanan budidaya yang ada di kota Probolinggo melalui kegiatan pemetaan potensi pengembangan perikanan budidaya. Dimana merupakan salah satu kajian untuk melakukan inventarisasi awal terhadap potensi perikanan budidaya ini. Pemetaan dilakukan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG). Berdasarkan kajian yang dilakukan, diketahui bahwa komoditi usaha perikanan budidaya yang dapat dilakukan di wilayah Kota Probolinggo adalah ikan bandeng, nila, udang, lele, gurame, dan sidat. Dimana luasan total area potensi budidaya untuk semua kecamatan adalah 279.143 m2. Sedangkan potensi wilayah yang dapat dikembangkan untuk kegiatan perikanan budidaya berdasarkan eksisting usaha budidaya di Kota Probolinggo terdapat 19 titik wilayah pengembangan. Berdasarkan analisis pendugaan sebaran potensi perikanan budidaya, di Kota Probolinggo terdapat 6 titik potensi wilayah yang dapat dikembangan untuk kegiatan perikanan budidaya berdasarkan kedekatan dengan sumber air.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2102</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i1.2102</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-13</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-13</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2102/1363</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2105</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:58Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISASI BIOAKTIF EKSTRAK Eucheuma cottonii DI PERAIRAN DESA  SUMBERKENCONO, BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Mutamimah, Dewi</dc:creator>
	<dc:creator>Mufaidah, Iid</dc:creator>
	<dc:creator>Utami, Arfiati Ulfa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Karakterisasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Makroalga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bioaktif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">E. cottonii</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rumput laut merah jenis Eucheuma cottonii merupakan jenis alga yang melimpah dipesisir pantai banyuwangi. E. cottonii memiliki manfaat yang besar untuk industri makanan maupun industri farmasi. Hal tersebut terkait dengan komposisi kandungan zat yang ada di dalam E.cottonii berupa fitokimia. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan bioaktif berupa fitokimia yang ada pada ekstrak E. cottonii. Melalui metode ektraksi dengan maserasi menghasilkan ekstrak E. cottonii. Hasil yang diperoleh dari penelitian berupa fitokimia yaitu pada E. cottonii memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, terpenoid dan saponin.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2105</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i2.2105</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 65-71</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 65-71</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2105/1364</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2113</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TINGKAT KESESUAIAN PANTAI NGURSARNADAN KABUPATEN MALUKU TENGGARA TERHADAP AKTIVITAS REKREASI PANTAI</dc:title>
	<dc:creator>Renjaan, Melissa</dc:creator>
	<dc:creator>Renjaan, Eugenius Alfred </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Suitability, Tourism, Beach, Ngursarnadan, Ohoililir</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tourism in coastal and marine areas is still an attraction in the eastern Indonesian archipelago. One of the famous beaches as a favorite tourist destination is Ngursarnadan Beach in Southeast Maluku Regency. White sand beaches, clear waters, lagoons, and coral reef areas are its various potential. Seeing the high number of tourist visits to Ngursarnadan Beach, it is necessary to study the suitability of tourism on Ngursarnadan beach as a step to optimally sustainable use of coastal and marine areas. Knowing the suitability of Ngursanadan beach for tourism activities is the aim of this study. Furthermore, the method used is the quantitative method with Analysis of the Tourism Suitability Index. The suitability of tourism at station 1 has a higher value than the standard value of 2.5, which is 2.83. This value is included in the very suitable category for beach recreation. Furthermore, at station 2, the suitability value is 2.75 &amp;gt; 2.5, indicating that station 2 is very suitable for beach tourism activities. The very suitable category is also shown at station 3 with a value of 2.75 &amp;gt; 2.5. Based on the results of the study, it was concluded that the Ngursarnadan Ohoililir beaches are very suitable for beach tourism activities.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2113</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 215-230</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 215-230</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2113/1571</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2219</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK PROKSIMAT DAN SENSORI STIK TULANG  IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.)</dc:title>
	<dc:creator>Nara, Selfia Martha </dc:creator>
	<dc:creator>Bugis, Iskandar </dc:creator>
	<dc:creator>Kabrahanubun, Ignasia </dc:creator>
	<dc:creator>Tuarita, Mirna Zena</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fishbone Stick</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mackarel Tuna Fish</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Red Snapper</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Organoleptic Test</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Fishbone sticks are one of the fisheries waste products by utilizing mackarel tuna fish fishbone (Euthynnus affinis) and red snapper fishbone (Lutjanus sp.). The aim of this study was determine the proximate content and level of acceptance of stick product through sensory analysis. This study used a desciptive exploratory method. Result showed that the highest value of water, fat and protein compund in mackarel tuna fish fishbone stick was 3.58%, 34,97%, and 9.45% respectively. The organoleptic test result which differ in terms of appearance, aroma, taste, and texture are the red snapper fishbone preferred with the average value 7.98.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2219</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2219</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 183-191</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 183-191</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2219/1533</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2220</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI KOMPONEN FLAVOR VOLATIL IKAN KEMBUNG SEGAR (Rastrelliger sp.)</dc:title>
	<dc:creator>Pratama, Rusky</dc:creator>
	<dc:creator>Rohmah, Tuhpatur</dc:creator>
	<dc:creator>Liviawaty, Evi</dc:creator>
	<dc:creator>Rochima, Emma</dc:creator>
	<dc:creator>Rostini, Iis</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">flavor, identifikasi, ikan kembung, senyawa volatil</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan kembung merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Beberapa alasan penyebabnya ialah karena ikan ini tingkat ketersediannya cukup tinggi, mudah ditemukan di pasaran dan memiliki karakteristik flavor yang disukai oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa flavor volatil pada ikan kembung segar. Sampel dalam penelitian ini adalah daging ikan kembung segar yang senyawa volatilnya diekstraksi pada suhu 40oC menggunakan metode Solid Phase Micro-Extraction (SPME) dan diidentifikasi menggunakan alat Gas Chromatography/Mass Spectrometry (GC/MS). Selain itu, analisis proksimat juga dilakukan pada sampel daging ikan kembung (kadar air, abu, lemak, dan protein). Hasil analisis komponen volatil menunjukkan bahwa terdapat 27 senyawa volatil pada sampel daging ikan kembung segar dimana sebagian besar senyawa volatil yang terdeteksi berasal dari kelompok senyawa hidrokarbon, aldehida, alkohol, dan keton. Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa ikan kembung segar yang diteliti memiliki kandungan air, abu, lemak dan protein sebesar 74,2%; 1,66%; 1,38% dan 20,91% secara berurutan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2220</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2220</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 205-214</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 205-214</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2220/1547</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2238</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Angka Lempeng Total Mikroba Pada Ikan Asin Di Kepulauan Ayau, Papua Barat</dc:title>
	<dc:creator>Puspitasari, Asthervina Widyastami</dc:creator>
	<dc:creator>Ruzuqi, Rezza</dc:creator>
	<dc:creator>Ernawati, Ernawati</dc:creator>
	<dc:creator>Sukmawati, Sukmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Badaruddin, M. Iksan</dc:creator>
	<dc:creator>Amri, Irman</dc:creator>
	<dc:creator>Hetharia, Charliany </dc:creator>
	<dc:creator>Latifah, Latifah</dc:creator>
	<dc:creator>Manurung, Melani </dc:creator>
	<dc:creator>Tabalessy, Roger R. </dc:creator>
	<dc:creator> Kamaruddin, Mustamir</dc:creator>
	<dc:creator>Abadi, Agung Setia </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Asin, Kepulauan Ayau, Mikroba</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Masyarakat Kepulauan, utamanya di pulau terluar Indonesia pada umumnya membuat Ikan asin sebagai salah satu bentuk pengawetan makanan. Ikan sebagai salah satu sumber protein hewani, ikan asin banyak cukup banyak diminati oleh masyarakat. Ketersediaan&amp;nbsp; ikan asin dapat ditemui di pasar tradisional maupun pasar modern. Oleh karena itu perlu kajian yang merata diseluruh wilayah mengenai keamanan pangan khususnya pada ikan asin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya cemaran mikroba pada ikan asin kakap yang ada di Kepulauan Ayau, Papua Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggambarkan jumlah koloni mikroba terhadap setiap sampel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Sembilan sampel mulai dari&amp;nbsp; sampel A sampai dengan sampel I menunjukkan bahwa jumlah angka lempeng total bakteri pada ikan asin tidak melewati batas maksimum sesuai yang ditetapkan oleh badan standar nasional Indonesia, sehingga jika ditinjau dari uji ALT maka layak untuk dikonsumsi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2238</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2238</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 192-198</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 192-198</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2238/1534</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2248</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">BRIEF ANALYSIS OF SUPPORTING FACTORS, INHIBITING FACTORS AND MARKETING STRATEGIES FOR CATFISH FARMING</dc:title>
	<dc:creator>Dadiono, Muh. Sulaiman</dc:creator>
	<dc:creator>Kusuma, Rima Oktavia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Catfish</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Clarias sp</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Supporting Factor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Inhibiting Factor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Marketing Strategies</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Catfish cultivators in Indonesia often experience problems related to marketing strategies, supporting factors and inhibiting factors in catfish farming. So a brief analysis of the supporting factors, inhibiting factors and marketing strategies for catfish farming is needed in order to provide a brief description of catfish farmers in Indonesia. data collection was fully carried out by literature study. Secondary data was collected by reviewing references in the form of journals, books and online articles. Data search was carried out using the Google search engine or Google schoolar with the keywords catfish farming marketing strategy. The data obtained were then analyzed using descriptive methods. From the results of the study it was found that there is a need for special attention to the supporting factors for catfish cultivation, namely consumer interest, availability of seeds, superior catfish seeds, environmental cleanliness, and smooth marketing networks. It is also necessary to pay attention to inhibiting factors such as the promotion techniques used are ineffective and lack of marketing network, low productivity, low seed quality and quantity, high feed prices, lack of treatment for disease emergence, limited information technology and markets, risk of declining fish quality in transport. Marketing strategies must keep up with the times by utilizing digital marketing such as market place platforms and social media.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2248</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 109-113</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 109-113</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2248/1510</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2273</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI RUMAH TANGGA DENGAN ADSORPSI DAN PRETREATMENT NETRALISASI DAN KOAGULASI  DI SUNGAI PEMATANG SIANTAR</dc:title>
	<dc:creator>Sinaga, Mardame Pangihutan</dc:creator>
	<dc:creator>Simanullang, Ady Frenly </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Limbah Rumah Tangga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Koagulan Poly Alum Chloride (PAC)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Netralisasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">The household industrial liquid waste does not meet the quality standards of the Minister of Environment Regulation Number 5 0f 2014, so it needs to be processed so that it does not pollute the environment. This study aims to examine the effect of the dose of Poly Alum Chloride (PAC) coagulant on the reduction of Pb, Cr, and TDS, examine the quality of wastewater after being neutralized, coagulated, and adsorbed, especially for parameters Pb, Cr, TDS, and pH. The variables in this study were PAC doses, namely 150 mg/l, 200 mg/l, and 250 mg/l. the research was conducted on a laboratory scale with a continuous system with a downflow. The adsorption media used were palm fiber, coconut fiber, bagasse-activated carbon, and zeolite which were arranged in stages in a PVC pipe reactor. The entry of Pb, Cr, and TDS into the human body can be through foods from plants that are commonly consumed by humans such as rice, tea, and vegetables. Pb metal enters the waters through the crystallization of Pb, Cr, and TDS in the air with the help of rain. In addition, the certification process of mineral rocks is also one of the entry routes for Pb, Cr, and TDS sources into the waters. Researchers are interested in researching the processing of household industrial wastewater so that it can be used by the surrounding residents.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2273</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2273</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 126-137</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 126-137</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2273/1511</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2282</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keanekaragaman Lamun di Pesisir Bahoi, Sulawesi Utara: Indonesia</dc:title>
	<dc:creator>Fahruddin, Muh.</dc:creator>
	<dc:creator>Suriyadin, Adi </dc:creator>
	<dc:creator>Abdurachman, Muhammad Haikal </dc:creator>
	<dc:creator>Murtawan, Heri </dc:creator>
	<dc:creator>Ilyas, Anita Prihatini </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bahoi, Keanekaragaman, Lamun</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bahoi merupakan desa pesisir yang terdapat di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pesisir Bahoi menyuguhkan ekowisata bahari yang diantaranya adalah mangrove, lamun, dan terumbu karang. Adapun fokus dalam tulisan ini adalah ekosistem lamun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman lamun di pesisir Desa Bahoi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan menggunakan transek kuadrat berukuran 50 x 50 cm. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jenis lamun yaitu Enhalus acoroides, Thallasia hemprichii, Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium, Halophila ovalis, dan Halodule uninervis. Frekuensi dan kerapatan lamun didominasi oleh jenis lamun berukuran besar seperti E. acoroides dan T. hemprichii. Sedangkan indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi jenis lamun ke tiga stasiun pengamatan menunjukkan kategori yang rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2282</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2282</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 159-165</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 159-165</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2282/1517</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2295</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PREVALENSI VIRAL NERVOUS NECROSIS (VNN) PADA  IKAN KERAPU EKOR BULAN  (Variola sp.) DI PERAIRAN GORONTALO: Prevalence of Viral Nervous Necrosis (VNN) in Lunar-Tailed Grouper (Variola sp.) in Gorontalo Waters</dc:title>
	<dc:creator>Nurkhozin, Ahmad Ainul</dc:creator>
	<dc:creator>Achmad, Dewi Shinta</dc:creator>
	<dc:creator>Bakti, Nurqadri Syaia</dc:creator>
	<dc:creator>Yasin, Indri Afriani</dc:creator>
	<dc:creator>Natsir, Sitti Rosnany Alwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Betanodavirus, Grouper, PCR, VNN</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Grouper (Family Serranidae) is one of the betanodavirus hosts. Betanodaviruses can infect species in tropical, subtropical or cold climates. This is a major concern because it has been reported to infect a variety of marine fish, both farmed and wild fish. The disease caused by this virus is commonly known as Viral Nervous Necrosis (VNN) or Viral Encephalopathy and Retinopathy (VER). This VNN disease is characterized by vacuolar necrosis of cells found in the brain, retina and spinal cord, can cause up to 100% mortality in larvae and juveniles and can cause significant losses in older fish. Infected fish, both wild and farmed, can act as reservoirs (nesting sites and breeding grounds for viruses) and can be a source of infection for farmed species. The method used in this study was descriptive method, while the Lunar-Tailed grouper (Variola sp.) samples used in this study were groupers caught measuring 26-42 cm. VNN testing on groupers by taking target organs (brains and eyes) then fixing them in 95% Ethanol then PCR testing at the Virology Laboratory. The results of this study indicate a different prevalence in the two waters in Gorontalo.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2295</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2295</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 99-108</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 99-108</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2295/1507</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2305</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS RANTAI PASOK KOMODITI RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii  DI KABUPATEN BONE: SUPPLAY CHAIN ANALYSIS OF SEAWEED (Kappaphyus alvarezii) COMODITY IN BONE DISTRICT</dc:title>
	<dc:creator>Risa,  Nurul Eka Wijayanti</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuni, Andi Panca</dc:creator>
	<dc:creator>Agam, Beryaldi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Supply Chain, Commodities, Kappaphycus alvarezii</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Cultivation activities carried out by the community in several villages in Tonra District are growing, encouraging marketing activities that involve several business actors in the seaweed commodity marketing chain. Business actors in the supply chain have competition in facing the level of cost efficiency of the supply chain that is established in the fishery business, especially seaweed commodities. The lack of efficiency in seaweed supply chain management established in Bone Regency has resulted in volatile prices and not having a standard sales price. The supply chain study in Bone Regency can provide an overview of the established chains and forms of cooperation in seaweed sales. This study aims to examine the supply chain of kappaphycus alvarezii seaweed commodity in Bone Regency. The type of research used is qualitative descriptive research. The data retrieval technique uses snowball sampling technique and purposive sampling technique. Qualitative data analysis methods include; data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that business actors involved in the seaweed supply chain in Bone Regency include; producers, collecting merchants, wholesalers and exporters. The flow of products, financial flows and the flow of seaweed information are intertwined in two directions between each business actor who carries out the buying and selling process and the delivery of information related to the selling price of seaweed.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2305</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2305</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 150-158</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 150-158</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2305/1516</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2330</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFESIENSI TEKNIS BUDIDAYA SISTEM POLIKULTUR IKAN NILA(Oreochromis  Niloticus), IKAN BANDENG (Chanos Chanos),     UDANG VANNAMEI (Litopenaeus Vannamei) DI DESA BALUN, KECAMATAN TURI, KABUPATEN LAMONGAN</dc:title>
	<dc:creator>suyoto, suyoto</dc:creator>
	<dc:creator>Laily, Dona Wahyuning </dc:creator>
	<dc:creator>Perdana, Deni Alvian </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Efisiensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Frontier</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Polikultur</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">FISHERY</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan penelitian dilakukan di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu sentra sistem polikultur ikan bandeng, nila dan udang vannamei. Penelitian ini dilakukan pada awal Maret hingga Mei 2021. Metode analisis pertama yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Stochastic Frontier Production Function (SFPF). Analisis ini membahas tujuan pertama yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi ikan pada sistem polikultur&amp;nbsp; tambak di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Bentuk fungsi produksinya adalah Stochastic Frontier Cobb Douglas. Dalam fungsi produksi, faktor yang diduga mempengaruhi tingkat kinerja yang dihasilkan adalah faktor produksi yang digunakan. Faktor produksi yang digunakan dalam budidaya tambak polikultur pada lahan tambak di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan yaitu luas lahan, jumlah bibit, jumlah tenaga kerja, jumlah pupuk urea, jumlah pakan dan jumlah probiotik. Hasil analisis tabel diatas menunjukkan 30 responden yang telah dianalisis mendapatkan nilai rata – rata 0.76505839E+00 yang mana menunjukkan hasil yang baik sebab nilai TE adalah angka yang bervariasi dari 0 sampai 1. Karena ada perbedaan antara tingkat produksi aktual dan produksi maksimum, nilai ui yang tinggi menunjukkan bahwa pengelolaan kolam polikultur dikelola secara tidak efisien. Ketika nilai TE mendekati 1, pertanian secara teknis lebih efisien dan ketika mendekati 0, pertanian dipraktikkan semakin tidak efisien, dengan rata-rata responden di atas 0,76505839E+00, menunjukkan bahwa TE - Nilai mendekati 1 yang berarti efisiensi teknis budidaya sistem polikultur tercapai. Sistem polikultur di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan dikatakan efektif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2330</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2330</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 114-125</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 114-125</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2330/1509</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2342</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii YANG DIFERMENTASI EM-4 PADA FORMULASI PAKAN BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)</dc:title>
	<dc:creator>Lumbessy, salnida yuniarti</dc:creator>
	<dc:creator>Sofiana, Anisa </dc:creator>
	<dc:creator>Lestari, Dewi Putri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">E. cottonii</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">EM-4</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fermentation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tilapia</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan tepung rumput laut E. cottonii yang difermentasi sebagai bahan baku pakan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian ini dilakukan selama 50 hari dengan panjang bibit ikan nila awal 6-7 cm. Metode Penelitian ini eksperimental dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan yaitu P1 (kontol), P2 (Tepung E. cottonii terfermentasi 4%), P3 (Tepung E. cottoni terfermentasi 8%), dan P4 (Tepung E. cottonii terfermentasi 12%). Parameter yang dianalisis adalah pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan, kelangsungan hidup dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan SPSS Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung E. cottonii yang difermentasi menggunakan EM4 pada pakan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, namun dapat memberikan nilai rasio konversi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan dan kelangsungan hidup ikan nila yang lebih baik. Penambahan tepung E. cottonii yang difermentasi menggunakan EM4 mulai konsentrasi 8% (P3) sudah dapat meningkatkan nilai konversi pakan sebesar 1,22, efisiensi pemanfaatan sebesar 82,44% dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 66,66% pada budidaya ikan nila.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2342</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2342</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 18-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 18-29</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2342/1578</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2343</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGI DAN SENSORI PENAMBAHAN PHYCOCOLLOIDS PADA ES KRIM SEBAGAI STABILISER </dc:title>
	<dc:creator>Kusuma, Bayu </dc:creator>
	<dc:creator>Mubarok, Ahmad Syihab Fahmil QR</dc:creator>
	<dc:creator>Habibie, Intan Yusuf </dc:creator>
	<dc:creator>Perdana, Angga Wira</dc:creator>
	<dc:creator>Astuti, Retno Tri </dc:creator>
	<dc:creator>Ma'rifat, Tian Nur </dc:creator>
	<dc:creator>Yufidasari, Hefti Salis </dc:creator>
	<dc:creator>Waluyo, Eko </dc:creator>
	<dc:creator>Johanis, Johan </dc:creator>
	<dc:creator>Aji, Muhammad Tri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Es krim</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">mikrobiologi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">phycocolloid</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">sensory</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">stabilizer</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Es krim merupakan colloid yang tersusun atas komponen protein, lemak, air dan karbohidrat. Standar keamanan pangan menuntut es krim untuk dapat mengurangi resiko terhadap beberapa jenis mikroorganisme karena es krim tergolong produk turunan susu. Kondisi sanitasi dan hygiene yang dijaga terbukti mampu menekan tingkat kandungan mikroorganisme produk es krim pada titik kritisnya. Penambahan stabilizer dari jenis phycocolloid berpengaruh terhadap tekstur es krim secara sensory tanpa mempengaruhi penampakan, bau dan rasa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2343</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2343</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 151-158</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 151-158</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2343/1630</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2354</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:11Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN PROSES PEMBEKUAN SEAFOOD DENGAN KONSEP HACCP PT ISTANA CIPTA SEMBADA (ICS)</dc:title>
	<dc:creator>Santi, Susi </dc:creator>
	<dc:creator>Wadhana, Megandhi Gusti </dc:creator>
	<dc:creator>Rachmawati, Nandya Fitri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mutu Pangan;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">HACCP;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keamanan Pangan;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">CCP</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bahan baku yang masuk pabrik, melalui proses produksi, sampai pendistribusian dan konsep HACCP pada umumnya di terapkan dalam proses pengolahan produk pada industri skala besar. Salah satu perusahaan yang menjaga konsistensi mutu produk dan menerapkan konsep HACCP dalam seluruh proses pengolahan makanan yaitu PT. Istana Cipta Sembada (ICS). Data dapatkan dengan cara wawancara dan menganalisis secara langsung di lapangan berdasarkan bimbingan ibu Fahmi selaku koordinator CCP. Hasil Praktik Kerja Lapang (PKL) yaitu berdasarkan pengamatan dan bimbingan ibu Fahmi ada 6 penerapan HACCP serta yang menjadi CCP yaitu kandungan antibiotik berupa Furazolidone (AOZ) dan kandungan sulfit pada udang jadi monitoring yang dilakukan adanya uji kadar antibiotic pada udang, untuk bagian pengemasan yaitu bahaya alergi oleh pihak instansi saat pengemasan ada pengecekan label pada kemasan, sedangkan di bagian pendeteksian logam yaitu adanya serpihan logam monitoring yang dilakukan penggunaan alat metal detector untuk pengecekan logam berat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2354</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i1.2354</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 14-23</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 14-23</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2354/1501</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2355</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:11Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PROSES PEMBEKUAN IKAN LAYANG (DECAPTERUS SPP.) DI PT. NAFO (NATIONAL FOOD PACKERS) BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Aditya, Yoga </dc:creator>
	<dc:creator>Sulthoniyah, Siti Tsaniyatul Miratis </dc:creator>
	<dc:creator>Mutamimah, Dewi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Proses pembekuan;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Layang (Decapterus spp.)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang mudah rusak, sehingga perlunya dilakukan penanganan yang baik guna mempertahankan mutu ikan. Penanganan hasil laut yang kurang hati-hati serta penerapan sanitasi yang kurang baik dapat mempercepat kemunduran mutu. Penerapan rantai dingin (cold chain) dapat dilakukan melalui teknik pendinginan dan pembekuan untuk mencegah kemunduran mutu ikan. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di PT. National Food Packers (NAFO) Banyuwangi pada tanggal 01–30 November 2021. Metode kerja yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan partisipasi aktif. Penerapan proses pembekuan ikan layang (Decapterus spp.) di PT. National Food Packers (NAFO), dengan mengetahui proses pembekuan ikan layang dengan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya, serta mengetahui permasalahan yang timbul dalam pengembangan usaha selama melakukan pembuatan ikan layang beku.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2355</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i1.2355</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 24-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 24-29</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2355/1502</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2359</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:58Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KOMPOSISI JENIS KRUSTASEA HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PPI RIGAIH, KABUPATEN ACEH JAYA</dc:title>
	<dc:creator>Astuti, Rika </dc:creator>
	<dc:creator>Sulastri, Mila </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Krustasea</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Aceh Jaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Komposisi spesies</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Krustasea merupakan suatu kelompok besar dari filum Arthropoda yang terdiri dari lebih kurang 52.000 spesies yang sebagian besar hidup di perairan sungai, estuari dan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis hasil tangkapan krustasea nelayan di PPI Rigaih Kabupaten Aceh Jaya. Pengumpulan data dilakukan dengan survei lapangan di lokasi pendaratan ikan PPI Rigaih pada bulan Agustus sampai dengan September 2021. Penangkapan jenis Krustasea di perairan Aceh Jaya dilakukan oleh nelayan setempat. Pengambilan sampel menggunakan alat tangkap jaring insang (Gill net). Hasil penelitian menunjukkan komposisi jenis hasil tangkapan krustasea berjumlah 1.533 individu. yang termasuk ke dalam 25 spesies, 1 kelas, 1 ordo dan 10 famili. Adapun spesies yang banyak tertangkap yakni Portunus sanguinolentus 990 individu (64,58 %), kemudian Panulirus homarus 156 individu (10,18%), Thalamita danae 59 individu (3,85%), dan Charybdis hellerii 54 individu (54%). Spesies yang jarang tertangkap yakni Panulirus polyphagus, Penaeus merguiensis, Penaeus indicus, Scylla serrata dan Atergatis floridus berturut-turut hanya 1 individu (0,07%) saja yang ditemukan selama peneltian&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2359</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i2.2359</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 84-92</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 2 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 84-92</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2359/1505</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2364</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:11Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURE (SSOP)  PADA PROSES PEMBEKUAN IKAN LAYANG (Decapterus spp.) DI PT. NATIONAL FOOD PACKERS (NAFO) BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Agustin, Cici</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Sulthoniyah, Siti Tsaniyatul Miratis</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penerapan SSOP</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembekuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Layang (Decapterus spp.)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kualitas ikan merupakan hal yang penting yang harus&amp;nbsp; diperhatikan agar nilai ekonomisnya tetap tinggi. Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang mudah rusak, sehingga perlunya dilakukan penanganan yang baik guna mempertahankan mutu ikan. Penanganan hasil laut yang kurang hati-hati serta penerapan sanitasi yang kurang baik dapat mempercepat kemunduran mutu. Penerapan rantai dingin (cold chain) dapat dilakukan melalui teknik pendinginan dan pembekuan untuk mencegah kemunduran mutu ikan. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di PT. National Food Packers (NAFO) Banyuwangi pada tanggal 01–30 November 2021. Metode kerja yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan partisipasi aktif. Adanya beberapa persyaratan SSOP pada proses pembekuan ikan layang (Decapterus spp.) di PT. National Food Packers (NAFO) yang masih kurang menerapkan pada personal hygiene dalam proses ikan layang (Decapterus spp.) Hal tersebut dapat menyebabkan kontaminasi ke bahan pangan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2364</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i1.2364</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 30-41</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 30-41</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2364/1508</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2371</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KEAMANAN PANGAN PADA PRODUK TERASI  DI KABUPATEN BANYUWANGI </dc:title>
	<dc:creator>Santi, Susi </dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono, Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Rachmawati, Nandya Fitri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Terasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Uji Rhodamin B</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Uji Boraks</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Uji Formalin</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Food aditif atau bahan tambahan pangan merupakan bahan tambahan yang biasa digunakan untuk pengolahan makanan dan minuman serta berfungsi sebagai pemanis, pewarna, pengawet dan penyedap. Penggunaan bahan tambahan pangan sekarang ini sering memakai bahan-bahan kimia berbahayayang diaplikasikan pada pangan contohnya adalah rhodamin b, boraks, dan formalin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keamanan pangan pada produk terasi di Kabupaten Banyuwangi. Sampel didapatkan dari 6 pasar yang ada di Kabupaten Banyuwangi dimana setiap pasarnya diambil 5 sampel terasi. Sampel yang sudah didapatkan akan di bawa ke Laboratorium Fakultas Pertanian untuk diuji analisis kualitatif rhodamin b, boraks dan formalin dengan penambahan test kit. Hasil yang didapatkan Karakteristik terasi yang ada di Kabupaten Banyuwangi yaitu berwarna coklat agak keputihan, coklat agak kehitaman, hitam kecoklatan, kemerahan dan merah agak pekat. Kemasan saat penjualan yaitu didominasi pengemasan menggunakan plastik dan ada beberapa terasi yang diberi label tetapi tidak memiliki kode produksi atau no. PIRT. Keamanan pangan terasi yang ada di Kabupaten Banyuwangi dengan pengujian kualitatif rhodamin b, formalin dan boraks dinyatakan negatif dengan tidak adanya perubahan warna.&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2371</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2371</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 138-149</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 138-149</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2371/1515</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2380</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIVITAS METODE PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN GABUS (Channa striata)</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Selly Ratna Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Prariska, donny</dc:creator>
	<dc:creator>Sianturi, Ion Tarsardo</dc:creator>
	<dc:creator>Rizki, Rani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">probiotik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ikan gabus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pertumbuhan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Budidaya ikan gabus di Indonesia, khususnya Sumatera Selatan ini masih tergolong rendah. Penambahan probiotik pada budidaya iikan gabus untuk meningkatkan produktifitas ikan gabus yang ada disumatera selatan. Penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan tiga perlakuan dan ulangan. Pemberian probiotik dengan metode yang berbeda pada penelitian memberikan hasil terbaik pada pemberian probiotik pada pakan dan didapat hasil yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan Panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak dan Food convertin rate. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsung hidup ikan gabus. Hasil terbaik pada pertumbuhan bobot mutlak sebesar 63 gram, Panjang tubuh ikan gabus sebesar 4,77 cm dan FCR 2,08 sebesar , dan kelangsungan hidup ikan sebesar 96,67%.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2380</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2380</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 166-172</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 166-172</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2380/1524</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2392</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT KOMODITAS RAJUNGAN DI KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON</dc:title>
	<dc:creator>Febianah, Mita</dc:creator>
	<dc:creator> Fitriasari, Novi Sofia</dc:creator>
	<dc:creator>Anzani, Luthfi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Desa Gebangmekar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">rajungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">supply chain management</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rajungan merupakan salah satu spesies sumber daya pesisir di Indonesia yang dari tahun ke tahun nilai ekonominya terus mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan tingginya permintaan ekspor rajungan di setiap tahunnya. Permintaan ekspor rajungan yang tinggi tentunya membuat para nelayan terus melakukan kegiatan penangkapan, akan tetapi kondisi ini belum dapat membuat nelayan sebagai pelaku pemasaran yang memiliki margin keuntungan paling besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis supply chain management terkait aliran produk, aliran keuangan, dan aliran informasi komoditas rajungan di Desa Gebangmekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rajungan di Desa Gebangmekar memiliki kualitas yang telah memenuhi standar ekspor, namun masih didistribusikan juga untuk konsumen lokal maka dari itu memiliki struktur jaringan alur rantai yang berbeda-beda dan secara keseluruhan supply chain rajungan di Desa Gebangmekar sudah cukup baik akan tetapi masih terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2392</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v5i1.2392</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 46-59</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 46-59</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2392/1590</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2393</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PISANG RAJA OVERRIPE SEBAGAI SUMBER KARBON PADA PERTUMBUHAN MIKROALGA Thraustochytrids PENGHASIL DHA</dc:title>
	<dc:creator>Ardini, Diza Lailuna</dc:creator>
	<dc:creator>Winarti, Sri </dc:creator>
	<dc:creator>Sarofa, Ulya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mikroalga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Thraustochytrids</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mangrove</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sari Pisang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">DHA</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi signifikan dalam produksi mikroalga, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas. Terdapat banyak penelitian terbarukan yang menyatakan bahwa banyak jenis mikroalga yang mampu menghasilkan metabolit berupa asam lemak omega-3 DHA dan EPA dengan konsentrasi tinggi, yang juga dapat menurunkan biaya produksinya. Thraustochytrids merupakan mikroalga penghasil lipid yang tumbuh di habitat laut dan bakau. Dalam pertumbuhannya, Thraustochytrids bersifat heterotrof dimana sumber karbon yang digunakan adalah glukosa. Pisang raja dapat menjadi sumber karbon yang menjanjikan bagi pertumbuhan Thraustochytrids terkait dengan kandungan glukosanya yang mencapai 18,55% ketika dalam keadaan overripe (limbah). Pada penelitian ini dilakukan studi terkait produksi biomassa kering mikroalga Thraustochytrids yang diisolasi dari daun mangrove (Rhizophora apiculata). Pada lama waktu fermentasi yaitu 5 dan 7 hari, dan konsentrasi sari pisang raja overripe pada 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% diperoleh berat biomassa kering yang berbeda. Berat kering 3,9 g/L pada konsentrasi sari pisang 50% di hari ke-7 fermentasi serupa dengan glukosa murni (0% sari pisang) yaitu sebesar 3,95 g/L di hari yang sama. Biomassa kering yang dihasilkan ke depannya dapat diekstrak lebih lanjut untuk menghasilkan asam lemak tak jenuh seperti DHA dan EPA.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2393</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2393</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 120-130</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 120-130</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2393/1598</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2394</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEPADATAN JENIS LAMUN DI PERAIRAN DESA JUANGA KABUPATEN PULAU MOROTAI</dc:title>
	<dc:creator>Mandea, Asrul </dc:creator>
	<dc:creator>Nurafni</dc:creator>
	<dc:creator>Muhammad, Sandra Hi </dc:creator>
	<dc:creator>Koroy, Kismanto </dc:creator>
	<dc:creator>Sofiati, Titien </dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Rinto M.</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepadatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Lamun</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perairan Morotai</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Lamun adalah salah satu tumbuhan dari ekosistem laut dangkal yang memiliki peranan penting bagi kehidupan di laut. Secara ekologis, keberadaan lamun memberikan kontribusi serta peran penting penyumbang nutrisi bagi kesuburan di lingkungan pesisir dan laut. Lamun tumbuh dan tersebar diseluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Pulau Morotai. Salah satu faktor antropogenik dari manusia, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang jenis dan kepadatan lamun di lokasi perairan Desa Juanga. Metode yang digunakan pada pengambilan data adalah transek kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian di lokasi ditemukan enam (6) jenis yaitu Cymodocea serrulata, Chymodocea rotundata, Holodule pinifolia, Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides dan Halopila minor sedangkan kepadatan tertinggi dari jenis Thalassia hemprichii pada semua stasiun penelitian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2394</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 173-182</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 173-182</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2394/1526</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2403</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STRATEGI MEMPERTAHANKAN KEARIFAN LOKAL HADING-HOBA MULUNG PADA AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI DESA BARANUSA – ALOR</dc:title>
	<dc:creator>Usman, Luthfiah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Stategi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hading-Hoba Mulung</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perikanan Tangkap</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Salah satu bentuk kearifan lokal dalam pengelolaan sumberdaya alam wilayah pesisir dan laut yang masih berjalan hingga saat ini di Kabupaten Alor adalah Mulung di wilayah ulayat adat Kerajaan Baranusa Kecamatan Pantar Barat yang sempat hilang puluhan tahun. Mulung merupakan sebuah kearifan lokal masyarakat Baranusa berupa sistem pengaturan pemanfaatan sumberdaya laut secara berkala dengan tujuan menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumberdaya laut dalam kurun waktu tertentu yang disepakati Dewan Adat dan Raja. Penelitian telah dilaksanakan pada Januari sampai Maret 2021. Tujuan yaitu untuk menganalisis strategi untuk mempertahankan keberadaan Hading-Hoba Mulung di Kabupaten Alor. Metode penelitian berupa survei deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan strategi untuk mempertahankan aturan Hading-Hoba Mulung di Kabupaten Alor antara lain : (1) Penguatan kelembagaan adat Hading-Hoba Mulung, (2) Pengembangan teknologi penangkapan, (3) Pengembangan fasilitas penunjang perikanan (TPI, Pabrik Es) dan akses pemasaran, (4) Pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi/penyuluhan perikanan terkait aturan adat maupun pemerintah, (5) Penguatan kegiatan pengawasan oleh lembaga adat maupun pemerintah di kawasan Mulung.
Kata kunci: Strategi , Hading-Hoba Mulung, perikanan tangkap.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2403</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2403</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 97-107</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 97-107</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2403/1595</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2404</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN TRADISIONAL DESA SALAHAJI KABUPATEN LANGKAT</dc:title>
	<dc:creator>Parliansyah, M Rizky</dc:creator>
	<dc:creator>Maharani, Hesti </dc:creator>
	<dc:creator>Sheilla, Andriana </dc:creator>
	<dc:creator>Rezeki, Sri </dc:creator>
	<dc:creator>Nasution, Irna </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nelayan Tradisional</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Hasil Tangkapan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keanekargaman Jenis Ikan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perairan Indonesia dinilai memiliki tingkat keragaman hayati (biodiversity) paling tinggi. Sumber daya ikan yang tinggi di perairan Indonesia harus juga dikelola dengan baik, maka dari itu di perlukan informasi tentang jenis-jenis ikan agar potensi sumber daya ikan tetap terjaga dan lestari,. Tujuan dari penelitian ialah untuk&amp;nbsp; memperoleh informasi ilmiah tentang jenis-jenis ikan hasil tangkapan nelayan tradisional Desa Salahaji Kabupaten Langkat. Manfaat dari penelitian ini ialah memberikan informasi&amp;nbsp; mengenai jenis-jenis dan morfologi ikan hasil tangkapan nelayan tradisional Desa Salahaji Kabupaten Langkat. Kegiatan sampling dilakukan dengan melakukan survei langsung di tempat pendaratan nelayan tradisional di Desa Salahaji Kabupaten Langkat. Jenis ikan yang memiliki nilai ekonomi tertinggi ialah ikan belanak, karna ikan tersebut sangat disukai oleh masyarakat untuk di konsumsi. Ikan yang memiliki nilai ekonomi terendah ialah ikan cucut, karena ikan tersebut tidak di gemari masyarakat untuk dikonsumsi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2404</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v5i1.2404</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 89-96</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 89-96</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2404/1594</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2408</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">POTENSI BUAH MANGROVE (Bruguiera gymnorrhiza) DAN IKAN TEMBAKUL (Boleophthalmus pectinirostris) SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PEMBUATAN KAKI NAGA IKAN</dc:title>
	<dc:creator>TRI ADI WIBOWO</dc:creator>
	<dc:creator>Untari, Desy Sasri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Buah Lindur</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Tembakul</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kaki Naga Ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mangrove</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pangan merupakan kebutuhan yang penting bagi manusia untuk bertahan hidup. Namun kenyataannya, masyarakat terutama yang tinggal di wilayah pesisir sebagian besar masuk ke dalam golongan menengah kebawah yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup termasuk pangan. Dibutuhkan sumber alternatif bahan pangan yang mudah didapat dan tersedia. Tujuan penelitian ini memberikan edukasi terhadap masyarakat pesisir Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran tentang potensi buah mangrove (Bruguiera gymnorrhiza) dan ikan tembakul (Boleophthalmus pectinirostris) sebagai alternatif sumber pemenuhan nutrisi masyarakat pesisir dan upaya meningkatkan nilai ekonomisnya menjadi produk kaki naga. Hasil nilai uji organoleptik ikan tembakul sesuai acuan SNI 2729-2013 sebesar 7,18 ≤ μ ≤ 7,31, dan nilai uji sensori kaki naga sebesar 7,24 ≤ μ ≤ 7,63. Penelitian ini memberikan wawasan masyarakat bahwa mangrove seperti buah pada tanaman lindur dapat menjadi bahan makanan alternatif dan bahan baku dalam pembuatan tepung, serta ikan tembakul memiliki kandungan protein yang tinggi dan tidak beracun layaknya ikan buntal sesuai dugaan masyarakat sebelumnya. Baik tepung buah lindur dan daging ikan tembakul dapat dijadikan sebagai bahan untuk diolah menjadi kaki naga ikan. Masyarakat sangat antusias dalam kegiatan transfer ilmu pengetahuan mengenai proses pengolahan kaki naga ikan tembakul. Bahkan masyarakat memiliki ide untuk dapat mengembangkan usaha pengolahan kaki naga menjadi ciri khas makanan, bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) objek wisata pantai di wilayah pesisir Teluk Pandan untuk dikenalkan kepada wisatawan sebagai upaya promosinya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2408</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2408</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 30-45</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 30-45</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2408/1588</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2416</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEPADATAN DAN DISTRIBUSI KERANG SUMPIL (Faunus ater) DI KAWASAN TAMAN EDUKASI MANGROVE DEMANG GEDI, KABUPATEN PURWOREJO</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawati, Any </dc:creator>
	<dc:creator>Sarmin</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Eti </dc:creator>
	<dc:creator>Mardiyana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepadatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Distribusi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">F. ater</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Purworejo</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi mempunyai ekosistem pesisir penting yang mengandung potensi keanekaragaman hayati, salah satunya yaitu Kerang Sumpil (Faunus ater). Hamparan Kerang Sumpil hampir menutupi seluruh permukaan sedimen ketika air surut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepadatan dan pola distribusi Kerang Sumpil yang berasosiasi dengan ekosistem mangrove. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survei dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling berdasarkan perbedaan karakter habitat. Terdapat 3 stasiun pengambilan sampel yang masing-masing diamati setiap sebulan sekali. Untuk mengetahui pola distribusi F.ater, dilakukan analisis indeks morisita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan Kerang Sumpil (F. ater) yaitu 491 ind/m² (Stasiun I), 453 ind/m² (Stasiun II), dan 318 ind/m² (Stasiun III). Pola distribusi Kerang Sumpil di semua stasiun diketahui secara mengelompok, dimana nilai indeks morisita sebesar 1,07 (Stasiun I), 1,08 (Stasiun II) dan 1,38 (Stasiun III).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2416</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v4i3.2416</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 199-204</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 199-204</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2416/1535</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2417</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PARTISIPASI NELAYAN TERHADAP KEARIFAN LOKAL HADING-HOBA MULUNG DALAM AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI DESA BARANUSA KABUPATEN ALOR</dc:title>
	<dc:creator>Usman, Luthfiah</dc:creator>
	<dc:creator>Halija, Siti </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hading-Hoba Mulung</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Partisipasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perikanan Tangkap</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abtrak
Salah satu bentuk kearifan lokal dalam pengelolaan sumberdaya alam wilayah pesisir dan laut yang masih berjalan hingga saat ini di Kabupaten Alor adalah Mulung di wilayah ulayat adat Kerajaan Baranusa Kecamatan Pantar Barat yang sempat hilang puluhan tahun. Mulung merupakan sebuah kearifan lokal masyarakat Baranusa berupa sistem pengaturan pemanfaatan sumberdaya laut secara berkala dengan tujuan menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumberdaya laut dalam kurun waktu tertentu yang disepakati Dewan Adat dan Raja. Penelitian telah dilaksanakan pada Januari sampai Maret 2021. Tujuan yaitu untuk mengetahui tingkat partisipasi dan pemahaman masyarakat nelayan dalam menerapkan aturan Hading-Hoba Mulung di desa Baranusa Kabupaten Alor. Metode penelitian berupa survei deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan pemahaman nelayan tentang aturan Hading-Hoba Mulung (skor 12-60) memperoleh skor 53 (tinggi), Partisipasi masyarakat nelayan dalam aktivitas Hading-Hoba Mulung (skor 4-20) berada pada skor 20 (sangat tinggi). Maka diharapkan aturan Haing-Hoba Mulung tetap dipertahankan untuk menjaga sumberdaya laut yang berkelanjutan.
Kata Kunci : Hading-Hoba Mulung, partisipasi, perikanan tangkap.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2417</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2417</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 108-119</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 108-119</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2417/1596</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2419</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SINTESIS GELATIN DARI LIMBAH TULANG IKAN KOTA KUPANG MELALUI HIDROLISA  DALAM JENIS ASAM YANG BERBEDA</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Kumala</dc:creator>
	<dc:creator>Makung, Ferdinandus </dc:creator>
	<dc:creator>Gufran</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sintesis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Limbah Tulang Ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Larutan Asam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kupang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Larutan asam diketahui mampu merubah tulang ikan menjadi produk yang memiliki nilai tambah berupa gelatin. Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan gelatin tulang ikan melalui perendaman dengan perbedaan kategori larutan asam 4% dan waktu ekstraksi yang sama. Prosedur kerja dalam penelitian yaitu tulang ikan direndam kedalam 3 (tiga) perlakuan : HCl 4%, CH3COOH 4%, dan H2SO44%, hasil ekstraksi lalu di oven sampai kering lalu digerus menjadi gelatin. Metode penelitian adalah metode eksperimen sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa larutan asam sulfat dengan waktu ekstrasi selama 7 jam memiliki hasil terbaik dengan kandungan air 9,84%, kandungan abu 0,05%, pH 5,3, viskositas 10,8, dan kekuatan gel 283,44%, waktu ekstrasi asam klorida nilai terendah 5,2 dan asam cuka dengan nilai 5,1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2419</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2419</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 137-143</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 137-143</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2419/1626</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2423</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">POTENCY OF ENHALUS ACOROIDES FROM INDONESIA REGION FOR HALAL PHARMACEUTICAL INDUSTRY</dc:title>
	<dc:creator>Ismarti, Ismarti</dc:creator>
	<dc:creator>Amelia, Fitrah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">bioactive compounds</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Enhalus acoroides</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pharmaceutical industry</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">seagrass</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">aquaculture</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Currently, the implementation of the Halal assurance system in Indonesia is mandatory. A side from food, pharmaceutical, cosmetics, and medicines must all be halal certified. Natural products, particularly marine-based products, are an alternative choice for the cosmetics and pharmaceutical industry's raw materials. Enhalus acoroides are common along Indonesia's coasts and have the potential to be used as raw materials in halal cosmetics and pharmaceutical products.&amp;nbsp; The purpose of this paper is to examine the potential of E. acoroides samples collected from various locations in Indonesia in terms of bioactive compounds and their applications. Secondary metabolites namely alkaloids, flavonoids, polyphenols, steroids, triterpenes, and tannins have been reported in E. acoroides extract from Indonesia, and they have the potential to be used as antibacterial, antiaging, antiviral, antitumor, and antioxidant in the pharmaceutical and cosmetic industries in Indonesia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2423</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v5i1.2423</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 60-72</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 60-72</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2423/1591</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2440</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAN DAN KEBERADAAN ENZIM METALLOTHIONEIN SEBAGAI PENGIKAT LOGAM BERAT Pb PADA PANGKAL DAN UJUNG RUMPUT LAUT GRACILARIA sp.</dc:title>
	<dc:creator>Tega, Yatris Rambu</dc:creator>
	<dc:creator>Herawati, Endang Yuli </dc:creator>
	<dc:creator>Kilawati, Yuni </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Gracilaris sp.</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Logam berat Pb</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Metallothionein</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Produksi limbah Industri dan juga buangan limbah rumah tangga yang semakin meningkat dan terjadi terus-menerus, menjadikan sungai tempat pembuangan terakhir sehingga dapat mencemari biota yang berada disekitaran sungai tersebut. Masyarakat di Desa Kupang memanfaatkan aliran sungai tersebut sebagai sumber air untuk budidaya rumput laut Gracilaria sp.&amp;nbsp; Salah satu untuk mengetahui cemaran logam berat pada perairan tersebut dengan mengecek keberadaan kadar Metallothionein pada rumput laut, karena sifat Metallothionein adalah protein yang dapat mengikat logam esensial maupun non esensial.&amp;nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Metallothionein pada Gracilaria sp. yang terekspresi pada bagian pangkal dan ujung rumput laut Gracilaria sp. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Analisis pengujian kadar Metallothionein menggunakan Eliza rider.&amp;nbsp; Hasil penelitian ini bahwa kondisi perairan budidaya tambak Gracilaria sp. untuk parameter suhu, pH, DO sesuai dengan kondisi perairan tambak, tetapi pada parameter salinitas tidak sesuai yaitu melebihi SNI 40 ppt, karena penguapan yang tinggi pada saat musim kemarau, sehingga kadar garamnya tinggi. Kualitas perairan sangat berpengaruh dengan keberadaan Enzim Metallothionein pada pangkal dan ujung rumput laut, Kadar enzim Metallothionein tertinggi terdapat pada bagian ujung Gracilaria sp. yaitu berkisar antara 2.026-2.734 mg/mL. Terjadinya penyerapan yang tinggi karena pada bagian ujung terdapat banyak percabangan kecil dan masih muda sehingga proses penyerapannya masih kuat, sedangkan pada bagian pangkal terdiri dari sel-sel yang sudah tua dengan percabangan yang sedikit dan jumlahnya juga sedikit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2440</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2440</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 159-172</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 159-172</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2440/1631</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2449</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SYSTEM DYNAMIC ANALYSIS OF RESOURCES MANAGEMENT IN LAYUR FISHERIES IN UJUNG GENTENG, SUKABUMI</dc:title>
	<dc:creator>Ahmad, Kiffah Kayyisah</dc:creator>
	<dc:creator>Rosalia, Ayang Armelita</dc:creator>
	<dc:creator>Lestari, Della Ayu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Analysis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Layur</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">System Dynamics</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ujung Genteng</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">LAYUR FISHERIES IN UJUNG GENTENG</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ujung Genteng is one of the areas in Sukabumi which has a large capture fisheries sector. Various capture fishery commodities, especially layur fish which are classified as demersal species, are superior commodities. The layur commodity is caught using hand line and bottom longline by Ujung Genteng fishermen. However, capture fisheries production, especially in 2020 and 2022, has decreased. System dynamic analysis on the management of layur fisheries resources is divided into three sub-model groups: the ecological, social, and economic sub-models. In obtaining results on a dynamic system, accurate data is needed on all stakeholders related to the management of layur fisheries resources, namely the community, fishermen, village government, managers of Fish Auction Places (TPI), and related Fisheries Service data. However, limited data sources in the Ujung Genteng area have made accurate data on the striped fishery only started in 2019. The dynamic analysis results explain in detail the factors causing the decline in catches in the past two years and display the estimated values for each variable that will experience an increase except for Layur catch production.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2449</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v5i1.2449</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 1-17</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2449/1577</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2484</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN DAN NATRIUM BENZOAT TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK BAKSO IKAN </dc:title>
	<dc:creator>Devi arianty</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">BAKSO</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">IKAN</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">KITOSAN</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">NATRIUM BENZOAT</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">PENGAWET</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Bahan pengawet seperti kitosan dan natrium benzoat dapat digunakan sebagai pengawet yang aman dikonsumsi bagi berbagai produk perikanan seperti bakso. Kitosan adalah suatu bahan pengawet alami yang tidak memiliki bahan campuran kimia atau senyawa yang tidak berbahaya pada kesehatan&amp;nbsp; Sedangkan natrium benzoat merupakan bahan pengawet yang dapat digunakan untuk makanan dan minuman dengan jumlah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana daya awet bakso ikan yang diberi tambahan kitosan dan natirum benzoat terhadap sifat organoleptik. Metode penelitian ini adalah metode eksprimental &amp;nbsp;menggunakan tiga perbedaan suhu yaitu suhu -100C (beku), 40C (pendingin) dan 250C (suhu ruang). &amp;nbsp;Pada tahap ini dilakukan dua perlakuan, masing-masing menggunakan kitosan dan natrium benzoat. Dari hasil pengamatan menunjukkan penurunan nilai organoleptik ikan dengan penambahan natrium benzoat lebih cepat dibandingkan kitosan. Sampel bakso ikan yang disimpan pada suhu suhu ruang mengalami penurunan nilai organoleptik paling cepat, diikuti dengan penurunan nilai organoleptik pada suhu pendingin yang mengalami perubahan setelah satu minggu dan terakhir suhu beku dimana tidak terjadi perubahan.
&amp;nbsp;
Kata Kunci : Bakso, Ikan, Kitosan, Natrium Benzoat, Pengawet.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2484</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2484</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 288-298</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 288-298</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2484/1856</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2501</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMANFAATAN TEPUNG AZOLLA PADA PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BENIH NILA GIFT (Oreochromis sp.)</dc:title>
	<dc:creator>Achmad Mushocheh</dc:creator>
	<dc:creator>Febriyanti, Titin</dc:creator>
	<dc:creator>M. Hadziq Qulubi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Azolla</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pakan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan nila GIFT (Oreochromis sp.)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pertumbuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perikanan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">The purpose of this study was to determine the effect of azolla flour to growth of GIFT tilapia (Oreochromis sp.). Sources of animal protein that can be used people's nutrition like fish. Many people create business by cultivating fish such as GIFT tilapia. Fish farming business is strongly influenced by the availability of adequate feed in quantity and quality to support optimal results. However, cultivators face problems with production costs, especially feed which is quite high, so they must look for alternatives to reduce production costs, one of which is by adding sources of raw materials in the form of using Azolla. The research method used experimental using a completely randomized design with 4 treatments and 4 replications. The treatments tested were P0 (without azolla flour (control)); P1 (25% azolla flour); P2 (Azolla flour 50%); P3 (75% azole flour). The research variables observed were absolute growth, specific growth, survival, and feed conversion. The results showed that the treatment was significantly different in absolute growth, located in the P3 treatment having the lowest weight of 4.05 g. For other variables, the differences are not significant. Specific growth ranged from 1.64–1.81% day, survival ranged from 80–90%, and feed conversion ranged from 1.63 - 1.75%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2501</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2501</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 213-222</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 213-222</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2501/1847</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2515</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:47:11Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KAJIAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN TANGGA IKAN BENDUNG PERJAYA SEBAGAI AREA KONSERVASI IKAN </dc:title>
	<dc:creator>Muhammad Nizar</dc:creator>
	<dc:creator>Augusta, Ratri Chandra </dc:creator>
	<dc:creator>Karolina, Anita </dc:creator>
	<dc:creator>Catharica, Allamanda </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">tangga ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pengelolaan perikanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">sosial ekonomi perikanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fisheries</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">fish conservation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">fisheries management</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bendung Perjaya adalah bagian dari prasarana jaringan irigasi Komering yang membendung Sungai Komering sehingga dapat mengairi daerah Komering, Macak, Belitang, sampai di daerah Lampung. Pada sisi timur bendung, dilengkapi struktur tangga ikan yang dibangun sebagai jalur migrasi ikan. Namun tangga ikan yang semestinya berfungsi sebagai jalur migrasi ikan justru dimanfaatkan oleh nelayan untuk menangkap ikan di area tangga ikan tersebut. Hal ini mengakibatkan terancamnya kelestarian sumberdaya ikan sehingga perlu dilakukan penelitian tentang kajian persepsi masyarakat terhadap pengelolaan tangga ikan sebagai area konservasi ikan di Bendung Perjaya. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus-September 2020 di Bendung Perjaya, Martapura, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Data responden berjumlah 30 orang. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan persepsi tentang potensi sumberdaya ikan, 100% memahami bahwa ikan merupakan sumberdaya yang dapat pulih, 67% tidak setuju ada ikan yang dilindungi undang-undang, 44% memahami penangkapan di area tangga ikan dapat mengancam kelestarian ikan. Berdasarkan persepsi tentang penggunaan alat tangkap, 43% memahami bahwa alat tangkap setrum dilarang dan dapat mengancam kelestarian sumberdaya ikan, namun 100% setuju bahwa alat tangkap setrum efektif dan dapat menghasilkan pendapatan yang besar. Berdasarkan persepsi tentang daerah penangkapan, 80% berasumsi bahwa bebas melakukan penangkapan dimana saja dan 50% memahami bahwa tangga ikan merupakan area konservasi yang dilarang melakukan penangkapan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2515</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 42-53</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 4 No 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 42-53</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2515/1603</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2523</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">REVENUE COST ANALYSIS DALAM MENGUKUR PROFIT USAHA BUDIDAYA IKAN LELE MUTIARA SISTEM BIOFLOK PT ABAI KOTA MALANG </dc:title>
	<dc:creator>Mochammad Fattah</dc:creator>
	<dc:creator>Agus Tjahjono</dc:creator>
	<dc:creator>Syafiq Muhammad Ghuffron</dc:creator>
	<dc:creator>Dwi Sofiati</dc:creator>
	<dc:creator>Diana Aisyah</dc:creator>
	<dc:creator>Asyifa Anandya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Lele Mutiara</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Profitabilitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bioflok</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Permintaan ikan lele di Indonesia semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan kuliner dan olahan ikan seperti: sosis, nugget, dan fillet, selain itu produksi ikan lele untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan teknis usaha budidaya ikan lele mutiara sistem bioflok dan menganalisis profitabilitas usaha budidaya ikan lele Mutiara sistem bioflok. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengambilan sampel PT ABAI secara purposive dan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan, antara lain: R/C, Break Even Point, Keuntungan dan Rentabilitas. Budidaya ikan lele Mutiara sistem bioflok menggunakan kolam terpal dengan proses produksi mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, pemeliharaan, dan pemanenan yang menghasilkan FCR sebesar 0,7 dengan SR sebesar 88%. Usaha budidaya ikan lele mutiara PT ABAI membutuhkan modal tetap sebesar Rp276.835.000 dan biaya total yang dikeluarkan dalam kegiatan produksi senilai Rp244.232.933. Produksi yang dihasilkan dari kegiatan budidaya dalam satu tahun sebanyak 18.500 Kg dengan padat tebar per siklus 56.000 ekor. Harga jual ikan lele senilai Rp.17.000/Kg sehingga menghasilkan penerimaan dalam 1 tahun senilai Rp314.500.000. Nilai R/C dari kegiatan budidaya ikan lele mutiara sebesar 1,29, keuntungan Rp70.267.067, BEP unit 5.716 ekor, BEP sales sebesar Rp97.173.380 dan rentabilitas 28,77% berdasarkan nilai yang dihasilkan maka usaha dinyatakan menguntungkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2523</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2523</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 201-212</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 201-212</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2523/1846</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2526</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK DAN UJI ORGANOLEPTIK BAKSO IKAN GABUS (Channa striata) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PORANG (Amorphophallus  oncophyllus)</dc:title>
	<dc:creator>Arlin Wijayanti</dc:creator>
	<dc:creator>Emilyasari, Desy </dc:creator>
	<dc:creator>Rahmawati, Suci H. </dc:creator>
	<dc:creator>Qulubi, M. Hadziq </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bakso Ikan Gabus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Medicinal Freshwater Fish</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tepung Porang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Uji Organoleptik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu jenis ikan yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan (medicinal freshwater fish). Sebagian masyarakat tidak menyukai ikan gabus karena bentuknya yang mirip seperti kepala ular sehingga perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut agar dapat dinikmati masyarakat luas. Salah pengolahannya melalui pembuatan bakso ikan. Penambahan tepung porang (Amorphophallus oncophyllus) dilakukan sebagai bahan alami untuk mengurangi penggunaan bahan pengenyal yang berasal dari bahan kimia&amp;nbsp; sehingga lebih aman dan berasal dari bahan non kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bakso ikan gabus dengan penambahan tepung porang (Amorphophallus oncophyllus) berdasarkan nilai kadar air, rendemen, daya ikat air, tingkat kesukaan, dan hasil uji organoleptik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan tepung porang 0% (T0), 1% (T2), 1,5 persen (T3), 2% (T4), dan 2,5 % (T5). ). Menurut temuan penelitian ini, penambahan tepung porang dapat menghasilkan bakso ikan gabus dengan rendemen, kadar air, dan daya ikat air (WHC) yang tinggi, serta tekstur yang kenyal. Panelis dapat menerima dan sangat mengapresiasi bakso ikan gabus dengan tambahan tepung porang sebagai pengenyal alami.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2526</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v5i1.2526</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 73-82</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 73-82</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2526/1592</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2530</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP OLAHAN HASI PERIKANAN FESTIVAL BAZAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PGRI BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Arfiati, Arfiati Ulfa Utami</dc:creator>
	<dc:creator>Chastelyna, Agnes Juniarti </dc:creator>
	<dc:creator>Setyawan, Bagus </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Consumer satisfaction</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Processed fishery products</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bazaar festival</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">The purpose of this study was to determine the level of consumer satisfaction with processed fishery products at the bazaar festival at the Faculty of Agriculture, University of PGRI Banyuwangi. This study uses a quantitative model with a survey method. The research respondents totaled 100 consumers consisting of students lecturers and staff of the University of PGRI Banyuwangi. The results showed that the percentage of consumer satisfaction with product quality was 70%, the consumer satisfaction level with customer service quality was 65%, and the consumer satisfaction level with product price was 65% and could be categorized as satisfied.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2530</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/lemuru.v5i1.2530</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 131-136</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 131-136</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2530/1614</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2543</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KAJI TERAP PENGKAYAAN PAKAN INDUK IKAN BANDENG Chanos chanos Forsskall  UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA HASIL PEMBENIHAN </dc:title>
	<dc:creator>Iskandar, Andri</dc:creator>
	<dc:creator>Carman, Odang</dc:creator>
	<dc:creator>AM, NM Fatih Asror</dc:creator>
	<dc:creator>Ruliaty, Lisa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan bandeng, Chanos chanos Forsskall, produksi benih, pengkayaan pakan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan bandeng Chanos chanos Forsskall, adalah salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Budidaya ikan bandeng di Indonesia menunjukkan performa peningkatan produksi yang sangat baik dari tahun ke tahun.&amp;nbsp; Pada tahun 2012 produksi ikan bandeng ukuran konsumsi mencapai 482.930 ton dan pada tahun 2017 mencapai angka 637.845 ton dengan tingkat konsumsi rata-rata masyarakat terhadap ikan bandeng adalah 1.9 kg/kapita. Peningkatan permintaan dan produksi bandeng berdampak terhadap peningkatan produksi benih secara signifikan dan merubah pola budidaya di Indonesia menjadi sistem semi-intensif maupun intensif. Penggunaan pakan komersil dengan kualitas dan kuantitas yang baik sangat diperlukan, salah satunya adalah dengan pengkayaan unsur nutrisi pakan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil reproduksi induk ikan bandeng sehingga menghasilkan persentase jumlah telur dan benih yang meningkat secara signifikan. Studi ini bertujuan untuk mempelajari dan melakukan kaji terap teknis pembenihan ikan bandeng dengan pemanfaatan bahan-bahan nutrisi tambahan, sehingga dapat dijadikan sumber referensi bagi para pembudifaya untuk dapat meningkatkan performa usaha budidayanya.&amp;nbsp; Hasil studi menunjukkan bahwa fertilization rate rata-rata induk ikan bandeng yang diberikan pakan yang diperkaya berkisar antara 82 - 98%, dengan persentase hatching rate tertinggi yaitu 95% dan terendah 80%. &amp;nbsp;Selama stadia larva sampai mencapai umur 10 hari pemeliharaan, diberikan pakan jenis Rotifera sp., selanjutnya diberikan pakan komersil.&amp;nbsp; Sampai akhir pemeliharaan, rata-rata survival rate benih berkisar antara 85 – 90%.&amp;nbsp; Hasil kaji terap mengindikasikan bahwa pengkayaan pakan yang diberikan terhadap induk, dapat meningkatkan protein pakan sehingga memicu pemijahan induk ikan bandeng.&amp;nbsp; Hal ini berdampak terhadap dihasilkannya benih dengan kualitas yang baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2543</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2543</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 265-279</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 265-279</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2543/1854</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2557</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FERMENTASI PERIKANAN TRADISIONAL TERASI REBON (Acetes sp.) PADA UMKM FAMILI DAN POKLAHSAR CAHAYA JAYA KECAMATAN MUNCAR, BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Dewi Mutamimah</dc:creator>
	<dc:creator>Novitasari, Ani </dc:creator>
	<dc:creator>Maulana, Wahyu Rifqi </dc:creator>
	<dc:creator>Hasanah, Finatun </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fermentation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Traditional fishery</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Terasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Terasi is a form of processed rebon shrimp which is widely circulating in Indonesia. Terasi is one of product diversifications resulting from fermentation based on trash fish and rebon shrimp with the addition of salt or other additives in the shape of paste or powder with a distinctive terasi flavor. The purpose of salt addition is to obtain certain condition allow halotolerant microorganisms to react to produce certain food products with unique characteristics such as terasi products. This research used a descriptive method with data collection techniques through primary and secondary data. Data collection was carried out by observation, interviews, active participation, and literature study. The research results at MSME Family and MSME Poklahsar Cahaya Jaya, Muncar District, Banyuwangi Regency among others the raw material used in product processing is rebon shrimp (Acetes sp.) obtained from Banyuwangi Muncar coastal waters. Rebon shrimp mixed with 20-25% salt of the total fish weight. Furthermore, the fermentation process was carried out for some time and dried in the sun and the final product will be packaged with PE plastic for the UMKM Famili and plastic jar packaging for the UMKM Poklahsar Cahaya Jaya, Muncar District. Resulted terasi has a distinctive flavor of terasi, dry characteristics with the shape of solids in the MSME Famili and has dry characteristics in the form of powder and granules in the MSME Poklahsar Cahaya Jaya, has a moisture content below 45%, and a salt content of 15-20%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2557</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2557</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 83-88</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 83-88</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2557/1593</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2573</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:20Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">  FORMULASI BIOETANOL DARI Eucheuma cottonii UPAYA ENERGI TERBARU NELAYAN SUMBERKENCONO BANYUWANGI</dc:title>
	<dc:creator>Adharani, Nadya</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiono</dc:creator>
	<dc:creator>Wardhana, Megandhi Gusti </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bioetanol</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Eucheuma cottonii</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Desa Sumberkencono</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bahan bakar khususnya minyak merupakan bahan bakar yang paling banyak dikenal dan digunakan oleh masyarakat Indonesia. Salah satu bahan bakar cair yang dapat diproduksi dari materi yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar adalah bioetanol. Bioetanol dapat dibuat dari karbohidrat yang berupa glukosa, melalui bantuan mikroorganisme glukosa dapat diubah menjadi etanol melalui proses fermentasi. Ditinjau dari berbagai segi, bioetanol dapat berfungsi untuk menggantikan bensin maupun minyak tanah. Beberapa pertimbangan yang sangat mendesak atas diperlukannya bioetanol ini sebagai bahan bakar, selain karena pertimbangan bahan bakar fosil hampir habis, juga berbagai pertimbangan mengenai pelestarian lingkungan. Salah satu bahan baku yang melimpah di perairan laut khususnya di daerah Kecamatan Wongsorejo Kab. Banyuwangi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol adalah rumput laut jenis Eucheuma cottonii, sehingga diharapkan masyarakat Desa Sumberkencono Kec. Wongsorejo dapat memanfaatkan E. cottonii dalam pengaplikasiannya terhadap energi terbaru yang ramah lingkungan. Hasil yang didapat dalam riset ini adalah 15 kg E. cottonii dapat menghasilkan 447 ml etanol, walau belum efektif jika digunakan sebagai bahan bakar namun bioethanol sebagai upaya pelestarian bahan bakar untuk dimasa akan datang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2573</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i1.2573</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 144-150</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia ; 144-150</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/lemuru.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2573/1629</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2581</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">BRIEF STUDY OF SUPPORTING FACTORS AND MARKETING STRATEGIES FOR MILKFISH CULTIVATION</dc:title>
	<dc:creator>Dadiono, Muh. Sulaiman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Milkfish</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Chanos chanos</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Marketing Strategy</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Supporting Factors</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Milkfish cultivators in Indonesia often experience problems related to marketing strategies and supporting factors. So a brief study is needed on the marketing strategy and supporting factors for milkfish cultivation in order to provide a brief overview of milkfish cultivators in Indonesia. data collection was fully carried out by literature study. Secondary data was collected by reviewing references in the form of journals, books and online articles. Data search was carried out using the Google search engine with the keywords marketing strategy for milkfish cultivation (Chanos chanos). The data obtained were then analyzed using descriptive methods. From the results of the study, it was found that special attention was needed regarding the supporting factors for milkfish cultivation, namely the availability of seeds, environmental cleanliness, and the existence of smooth marketing channels. In addition, it is necessary to pay attention to inhibiting factors such as low productivity, low quality and quantity of seeds, not yet implemented CPIB and CBIB. Marketing strategies must keep up with the times by utilizing digital marketing such as social media platforms and market places.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2581</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2581</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 320-326</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 320-326</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2581/1882</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2635</identifier>
				<datestamp>2025-10-02T05:52:27Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TEKNIK PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaus vannamei) DENGAN SISTEM  INTENSIF DI PT. BENTALA WINDU DESA BANJARSARI, KECAMATAN SUMBERASIH  KABUPATEN PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR</dc:title>
	<dc:creator>Halili, Al Farisi </dc:creator>
	<dc:creator>Adharani, Nadya </dc:creator>
	<dc:creator>Wardhana, Megandhi Gusti </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Udang Vaname</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">PT.Bentala Windu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Teknik Pembesaran Udang Vaname</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas udang yang banyak dibudidayakan di Indonesia, udang vaname dikalangan masyarakat familiar disebut dengan udang putih karena berwarna putih dan tubuhnya transparan. Besarnya permintaan terhadap produk perikanan ini disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen yang beralih konsumsi dari udang windu ke udang vaname. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif dan data sekunder. Mekanisme kegiatan budidaya udang vaname dimulai dari persiapan kolam, persiapan air, penebaran benur, manajemen kualitas air, manajemen pakan dan pertumbuhan udang, manajemen kesehatan udang, dan manajemen panen. Hasil parameter kualitas air yang didapatkan selama kegiatan budidaya selama per minggu yaitu Salinitas 16-31 ppt, TOM (Total Organik Matter) 70-118 ppm, DO (Dissolved Oxygen) 5-8 ppm, pH 7,1-9, Alkalinitas 120-300 ppm, NO₂ 0,5-0,25, NO₃ 20-40 ppm, NH₄ 0,1-1,5, PO₄ 0,5-3. Analisis usaha yang didapatkan dalam 1 siklus pada kegiatan budidaya udang vaname di PT. Bentala Windu Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur modal usaha budidaya udang vaname sebanyak Rp. 702.834.143.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2635</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 6 No. 2 (2024):  JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 327-336</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 6 No 2 (2024):  JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 327-336</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2635/3451</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Al Farisi  Halili, Nadya  Adharani, Megandhi Gusti  Wardhana</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2636</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DINAMIKA KELOMPOK PENGOLAH HASIL PERIKANAN  (POKLAHSAR) “KAMILAH’’ DI KELURAHAN PEJALA KECAMATAN PENAJAM KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA</dc:title>
	<dc:creator>Gunawan, Bambang Indratno </dc:creator>
	<dc:creator>Sugiharto, Eko </dc:creator>
	<dc:creator>Suhri, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Dinamika Kelompok</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Poklahsar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui tingkat dinamika kelompok pengolah hasil perikanan KAMILAH Di Kelurahan Pejala Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara; 2) Mengetahui profil kelompok poklahsar kamilah. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus dengan jumlah responden yang diambil sebanyak&amp;nbsp; 10 oramg anggota kelompok poklahsar KAMILAH. Metode analisis yang digunakan adalah skala Likert untuk menganalisis &amp;nbsp;tingkat dinamika kelompok . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat dinamika&amp;nbsp; kelompok poklahsar KAMILAH pada setiap indikator tujuan kelompok, struktur kelompok, pembinaan dan pengembangan kelompok, kekompakan kelompok, suasana kelompok, tekanan kelompok, keefektifan kelompok, maksud terselubung berada pada kategori dinamis sedangkan indikator fungsi dan tugas pada kategori sedang. Secara akumulasi keseluruhan tingkat dinamika kelompok poklahsar KAMILAH &amp;nbsp;pada kategori tinggi dengan nilai skor 74,4 . Hal ini dapat disimpulkan bahwa&amp;nbsp; kelompok poklahsar KAMILAH &amp;nbsp;tidak slalu dalam kondisi statis, tetapi berada pada kondisi dinamis&amp;nbsp; yang berubah dalam kehidupan kelompok.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2636</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2636</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 299-312</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 299-312</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2636/1857</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2637</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH KELIMPAHAN PLANKTON DAN KUALITAS AIR TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN UDANG VANNAME  PADA SISTEM BUDIDAYA INTENSIF</dc:title>
	<dc:creator>Aisyah, Diana </dc:creator>
	<dc:creator>Ramadhani, Ayu Winna </dc:creator>
	<dc:creator>Fattah, Mochammad </dc:creator>
	<dc:creator>Sofiati, Dwi </dc:creator>
	<dc:creator>Anandya, Asyifa </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Vanname Shrimp</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Plankton abundance</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Water quality</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">In intensive shrimp farming systems, apart from feed, the presence of plankton is an important factor in shrimp farming as a tropic level in waters where the main producers in the waters are phytoplankton. The nature of plankton in the waters is not only beneficial but also detrimental. The condition of a waters will also affect the pattern of distribution or distribution of plankton both horizontally and vertically, so that it will affect the abundance of plankton which in turn will affect the value of primary productivity. This study aims to determine the ratio of plankton abundance and water conditions to the growth performance of vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) organisms. The method used in this research is descriptive using the sampling method. The analysis was carried out in the form of abundance of plankton species and water physico-chemical parameters (temperature, pH, salinity, DO, ammonia, nitrate and nitrite). The results obtained found 5 classes of plankton (chlorophyta, cyanophyta, diatoms, dinoflagellate, zooplankton) with varying abundances where the highest abundance was found in classes and cyanophyta. Water quality is still within normal limits for vannamei shrimp growth. &amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2637</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2637</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 173-182</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 173-182</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2637/1835</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2692</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MANAJEMEN PRODUKSI DAN KELAYAKAN FINANSIAL PEMBESARAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI INSTALASI PEMBESARAN UDANG (IPU) GUNDIL BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO, JAWA TIMUR</dc:title>
	<dc:creator>Wardani, Mentari Puspa</dc:creator>
	<dc:creator>Novitasari, Dwi Putri Fariyani </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Udang vannamei</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembesaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Manajemen Produksi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kelayakan Finansial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) memiliki kontribusi ekspor kurang lebih mencapai 85%. Udang vannamei merupakan produk perikanan yang bernilai ekonomis tinggi dan sangat diminati karena nilai gizinya yang baik. Tingginya permintaan udang vannamei mendorong pembudidaya untuk meningkatkan produksinya dengan memperbaiki teknik budidaya. Budidaya udang vannamei dengan pola super merupakan sistem budidaya masa depan dengan padat tebar tinggi dan produktivitas tinggi. Produksi udang vannamei lebih disukai oleh eksportir, maka dari itu dalam usaha produksi udang vannamei perlu adanya manajemen produksi. Manajemen produksi perlu memperhatikan proses produksi dalam berbagai hal, mulai dari perencanaan, pengoprasian dan pengawasan. Proses pembesaran udang vannamei terdapat beberapa tahapan seperti persiapan kolam, maIyanajemen pakan, pengontrolan kondisi, manajemen air, panen dan pemasaran hasil produksi pembesaran udang vannamei. Produksi pembesaran udang vannamei perlu memperhatikan analisis finansial. Hasil yang didapatkan menggunakan data analisis finansial didapatkan hasil Keuntungan, R/C Ratio, Rentabilitas, BEP dan ROI yang menunjukkan nilai positif dan melebihi ukuran yang ditetapkan sehingga dapat dikatakan usaha ini layak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2692</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2692</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 183-200</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 183-200</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2692/1836</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2744</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS FINANSIAL DAN SENSITIVITAS SERTA BERBAGAI KENDALA USAHA ABON IKAN KUWE (Caranx ignobilis) “RASMINI FOOD” DI KECAMATAN BIDUK-BIDUK KABUPATEN BERAU</dc:title>
	<dc:creator>Narulita, Febby Andinie</dc:creator>
	<dc:creator>Helminuddin, Helminuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriyana, Fitriyana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Abon Ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Analisis Finansial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Analisis Sensitivitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kecamatan Biduk-Biduk merupakan wilayah pesisir yang saat ini mendapat perhatian untuk digali dan dikembangkan potensi parawisatanya. Dalam mengembangkan potensi parawisata, perlu juga dilakukan pengembangan potensi-potensi usaha di wilayah tersebut sehingga bisa membuat kemajuan terkait arus perputaran ekonomi dalam wilayah tersebut. Usaha abon ikan merupakan satu di antara usaha pengolahan hasil perikanan yang banyak ditekuni oleh masyarakat di wilayah ini. Rasmini Food merupakan satu di antara usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mengolah abon ikan hasil tangkapan nelayan di Biduk-Biduk dengan bahan baku utama ikan kuwe (Caranx ignobilis). Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat menganalisis kelayakan finansial usaha abon ikan kuwe (Caranx ignobilis) “Rasmini Food” dengan kriteria investasi terdiskonto yang terdiri dari NPV, IRR, Net B/C Ratio dan kriteria investasi tidak terdiskonto Payback Period serta menganalisis sensitivitas hingga mencapai batas toleransi usaha tersebut juga mendeskripsikan berbagai kendala yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2023 di Kampung Biduk-Biduk, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Sampel yang digunakan sebanyak 1 responden dengan mengacu pada metode purposive sampling. Usaha abon ikan kuwe (Caranx ignobilis) “Rasmini Food” di Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau secara finansial layak untuk diusahakan (menguntungkan) dengan memperoleh nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp.55.568.765,-Internal Rate of Return (IRR) 116%, Net Benefit Cost Ratio 5,47 dan Payback Period (PP) 0,84 tahun. Usaha ini peka terhadap perubahan kondisi ekonomi yang menyebabkan usaha tersebut tidak layak dengan beberapa asumsi serta menghadapi kendala antara lain adalah faktor cuaca, kerusakan alat mesin dan pemasaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2744</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2744</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 327-344</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 327-344</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2744/2069</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2745</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI DAN PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN ZONA PENANGKAPAN IKAN DI KECAMATAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA</dc:title>
	<dc:creator>Darmasetiadi, Doni</dc:creator>
	<dc:creator>Ningsih, Etik Sulistiowati </dc:creator>
	<dc:creator>Oktawati, Nurul Ovia </dc:creator>
	<dc:creator>Darmansyah, Oon </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengelolaan Zona Penangkapan Ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Zona Penangkapan Ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Samboja</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam ruang gerak zona penangkapan ikan yang relatif lebih sempit akibat ditetapkannya Kecamatan Samboja sebagai bagian dari Ibukota Negara (IKN), maka sangat bisa dipahami jika pengelolaan pesisir memerlukan pengelolaan yang melibatkan banyak pemangku kepentingan (stakeholder). Dengan metode kualitatif, penelitian ini dapat menerima banyak narasi dari yang merupakan pemangku kepentingan dalam pengelolaan zona penangkapan ikan di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu Kepala Desa Tanjung Harapan, Kepala UPT Air Payau, dan ketua kelompok nelayan. Para stakeholder ini terdiri atas stakehoder kunci, utama, dan pendukung dengan masing-masing peran, yakni policy creator, koordinator, fasilitator, implementer, dan akselerator. Pengelolaan zona penangkapan ikan juga membahas terkait pengelolaan potensi konflik yang dapat dilakukan dengan negosiasi dan mediasi dengan para stakeholder.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2745</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2745</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 223-236</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 223-236</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2745/1848</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2746</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">POLA PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN PEMBAGIAN  KERJA KELUARGA NELAYAN DI KAMPUNG NELAYAN  MAJU KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Selprise, Selprise</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriyana, Fitriyana</dc:creator>
	<dc:creator>Fahrizal, Wahyu </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Gender</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengambilan Keputusan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembagian Kerja</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola pengambilan keputusan serta pembagian kerja diantara suami serta istri dalam keluarga nelayan pada sektor reproduktif, produktif serta sosial. Metode pengambilan sampel yang dipergunakan ialah metode survei dengan jumlah responden yang diambil sebanyak 37 keluarga nelayan. Metode analisa yang dipergunakan ialah analisa deskriptif. Hasil kajian ini memperlihatkan jika pola pengambilan keputusan dalam keluarga nelayan yang menyangkut aktivitas reproduktif dominan ditentukan secara bersama-sama, pada aktivitas produktif dominan ditentukan oleh suami serta sosial kemasyarakatan tidak mengikuti pola tertentu ataupun ditentukan secara sepihak saja diantara suami serta istri, tetapi memiliki pola yang menyebar diantara suami serta istri. Pembagian kerja dalam keluarga nelayan yang menyangkut aktivitas reproduktif lebih banyak dijalankan oleh istri sementara pembagian kerja pada aktivitas produktif banyak dijalankan oleh suami serta pembagian kerja pada aktivitas sosial kemasyarakatan menyebar diantara suami serta istri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2746</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2746</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 364-373</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 364-373</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2746/2095</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2763</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">METODE PEMBENIHAN IKAN MAS (Cyprinus Carpio) SECARA ALAMI dalam UPAYA MENGHASILKAN BENIH BERKUALITAS DI BALAI BENIH IKAN KOTA DEPOK, JAWA BARAT</dc:title>
	<dc:creator>Ayu Winna Ramadhani</dc:creator>
	<dc:creator>Andreyani, Begam Novenda </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Mas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembenihan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Produktivitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan mas merupakan ikan konsumsi air tawar yang memiliki angka produksi tinggi dengan berbagai penerapan metode pembenihan terbaru sehingga muncul berbagai varietas ikan mas seperti ikan mas punten, mustika, sinyonya, rajadanu dan majalaya. Hal tersebut tidak luput dari serangkaian kegiatan utama yang perlu diperhatikan yaitu mulai dari persiapan pembenihan seperti persiapan kolam dan seleksi induk hingga, tahapan pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan benih, serta manajemen kualitas air, pengendalian hama dan penyakit. Serangkain kegiatan tersebut telah dilakukan oleh Balai Benih Ikan Kota Depok dengan berpedoman pada CPIB untuk memperoleh kualitas baik dan kuantitas yang sesuai dengan kebutuhan angka produksi. Produktivitas ikan mas di BBI Kota Depok tersebut diantara jumlah telur yang dihasilkan 180.000 butir, fertilization rate (FR) 80.5%, hatching rate (HR) 76.2% dan survival rate (SR) 66.5%. BBI Kota Depok perlu peninjauan ulang dalam mengembangkan metode pembenihan ikan mas yang efektif dan efisien untuk mencapai nilai produktivitas yang maksimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2763</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2763</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 345-351</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 345-351</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2763/2092</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2786</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGETAHUAN LOKAL SEBAGAI STRATEGI ADAPTASI PETAMBAK TERHADAP DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DI DESA SALO PALAI</dc:title>
	<dc:creator>Fathur Nawari</dc:creator>
	<dc:creator>Helminuddin, Helminuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Elly Purnamasari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Budidaya Tambak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perubahan Iklim</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Strategi Adaptasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perikanan merupakan sektor yang terkena dampak yang cukup besar akibat perubahan iklim, satu diantaranya yaitu budidaya tambak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan iklim apa yang dirasakan serta pengetahuan strategi adaptasi yang dilakukan petambak dalam menghadapi perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana dengan tahapan Pengumupulan data, Kondensasi data, Penyajian data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa dalam lima tahun terakhir perubahan iklim di Desa Salo Palai memberikan dampak signifikan pada tambak yaitu cuaca yang tidak menentu, curah hujan yang tinggi, peningkatan suhu air tambak dari biasanya dan terjadinya banjir rob pada tambak. Adapun bentuk strategi adaptasi strategi adaptasi yang dilakukan berdasarkan pengalaman selama menjadi petambak yakni merubah jadwal panen, melakukan pembuangan air tambak, meningkatkan sirkulasi air, dan melakukan penambahan tanggul tambak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2786</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2786</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 352-363</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 352-363</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2786/2094</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2791</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN DI SUNGAI TAJUM KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawati, Mutiara Ayu </dc:creator>
	<dc:creator>Prayogo, Norman Arie </dc:creator>
	<dc:creator>HIDAYATI, Nuning Vita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sungai Tajum</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Makrozoobentos</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bioindikator</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pencemaran air</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Water Pollution</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sungai Tajum merupakan sebuah sungai di Kabupaten Banyumas yang digunakan masyarakat sekitar untuk kegiatan antropogenik seperti pertambangan, industri, maupun kegiatan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan di Sungai Tajum berdasarkan makrozoobentos sebagai bioindiktornya. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik purposive random sampling. Pengambilan sampel dilakukan di lima stasiun dengan empat kali pengulangan pada tiap stasiunnya. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi, serta menggunakan analisis komponen utama dan analisis regresi linier. Hasil analisis menunjukan bahwa pada Sungai Tajum ditemukan 3 filum, 5 kelas dan 12 spesies. Indeks keanekaragaman berkisar antara 0,83-0,91 (rendah). Indeks keseragaman berkisar antara 0,46-0,83 (sedang-tinggi). Sedangkan indeks dominansi berkisar antara 0,46-0,55 (sedang). Hasil Principal Component Analysis&amp;nbsp;(PCA) dan regresi linier menunjukkan adanya hubungan linier positif antara suhu dan kedalaman dengan keanekaragaman makrozoobentos. Kualitas perairan di Sungai Tajum dari hulu hingga ke hilir semakin tercemar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2791</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2791</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 237-251</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 237-251</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2791/1851</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2830</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA USAHA BUDIDAYA PEMBESARAN IKAN LELE  DI KECAMATAN BULELENG</dc:title>
	<dc:creator>Wira Arsana, Komang Agus</dc:creator>
	<dc:creator>I Nyoman Dodik Prasetia</dc:creator>
	<dc:creator>Alexander Korinus Marantika</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Business Analysis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Cultivation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Growing Catfish</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">The objectives of this study are to: 1) calculate the cost of raising catfish in Buleleng District; 2) calculate the revenue and profit from raising catfish in Buleleng District; and 3) evaluate the viability of the catfish-rearing industry in Buleleng District as measured by the R/C Ratio, Payback Period (PP), and Break Even Point (BEP). The research method used is descriptive quantitative research. Interviews, documentation, and literature reviews are the data collection techniques employed. The findings revealed that: 1) Catfish rearing costs in Buleleng District range from IDR 2,498,125 to IDR 10,414,573. 2) The receipt of catfish enlargement farming business costs between IDR 3,150,000 and IDR 16,800,000, and earnings between IDR 2,607,500 and IDR 25,541,708 (in Indonesian rupiah). 3) Analysis of the catfish enlargement farming industry in Buleleng District. The R/C ratio runs from 1.2 to 1.6 per rupiah, the payback period ranges from 4.7 to 7.8 months, and the break event threshold ranges from Rp 13,018/kg to Rp 16,654/kg. According to the findings of the business feasibility analysis study, it is viable to carry out catfish cultivation expansion in the Buleleng District</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2830</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2830</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 374-381</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 374-381</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2830/2096</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2879</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGENALAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SOSIS UDANG PADA UMKM NGOMBOL JEMPOL, KECAMATAN NGOMBOL KABUPATEN PURWOREJO JAWA TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawati, Any</dc:creator>
	<dc:creator>Ayuningtyas, Laksmi Putri </dc:creator>
	<dc:creator>Yuliasari, Hikmah </dc:creator>
	<dc:creator>Mardiyana, Mardiyana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sosis Udang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">UMKM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Purworejo</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada forum UMKM Ngombol Jempol, di Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo Jawa Tengah yang merupakan daerah pesisir. Tujuan dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai produk ikani yang dengan mudah dapat diproduksi seperti sosis udang. Tahapan yang dilakukan diawali dengan penyampaian materi terkait alat dan bahan yang digunakan untuk membuat sosis udang dan tahapan proses pembuatannya hingga teknik pengemasan yang baik yang dilanjutkan dengan demonstrasi 2 kelompok. Hasil percobaan selanjutnya dilakukan uji proksimat dan uji organoleptik untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap sosis udang yang dihasilkan. Berdasarkan hasil uji proksimat, kandungan rata-rata protein sebesar 16,12 %, hal ini telah melampaui batas minimum kandungan protein sosis dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). Sedangkan apabila dilihat dari uji organoleptik, flavor menurut panelis agak enak dengan tekstur agak kenyal. Panelis menyukai kedua jenis sosis yang secara umum bersisar antara 2,96-3,16 (agak suka).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2879</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2879</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 280-287</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 280-287</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2879/1855</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2881</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PENAMBAHAN BUBUR BUAH PEDADA  (Sonneratiacaseolaris) SEBAGAI BAHAN PENSTABIL  TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN UJI  HEDONIK ES KRIM</dc:title>
	<dc:creator>Hafidzah, Yumna Nurhanita</dc:creator>
	<dc:creator>Asikin, Andi Noor </dc:creator>
	<dc:creator>Mismawati, Andi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pedada</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fisikokimia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Organoleptik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Es Krim</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubur buah pedada terhadap karakteristik fisikokimia dan uji hedonik es krim. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April- Juni 2022. Lokasi pengambilan sampel buah pedada di desa Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah analisis fisikokimia meliputi kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, uji hedonik (kenampakan, aroma, rasa dan tekstur), viskositas, pH, overrun, dan kecepatan meleleh. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Anova (Analysis of Variance), untuk mengetahui adanya pengaruh dari perlakuan yang diberikan. Data yang menunjukkan adanya beda nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf kepercayaan 95% untuk melihat perbedaan antar perlakuan yang diberikan (p&amp;lt;0,05). Data uji hedonik dianalisis menggunakan uji Krusal Wallis,jika terdapat pengaruh perlakuan akan dilakukan uji lanjut Mann-whitney. Data dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa es krim bubur buah pedada memberikan pengaruh nyata terhadap kadar abu, kadar lemak, kadar protein, daya leleh, overrun, viskositas dan pH tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air. Penambahan bubur buah pedada pada eskrim berpengaruh signifikan terhadap sifat organoleptik es krim yang meliputi warna, rasa, aroma, dan tekstur. Penilaian terbaik dari es krim adalah pada perlakuan P2 dengan penggunaan bubur buah pedada 50 gram dengan kriteria warna dengan nilai rata-rata 6,94, rasa dengan nilai rata-rata 6,88, aroma dengan nilai rata-rata 6,33 dan tekstur dengan nilai rata-rata 6,77</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2881</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2881</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 382-398</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 382-398</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2881/2097</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2883</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS FINANSIAL TANGKAPAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) MENGGUNAKAN BUBU DI KECAMATAN ANGGANA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA</dc:title>
	<dc:creator>Suryanti</dc:creator>
	<dc:creator>Abdusysyahid, Said </dc:creator>
	<dc:creator>Haqiqiansyah, Gusti </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nelayan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bubu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kecamatan Anggana</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kecamatan Anggana merupakan satu diantara kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara dan memiliki potensi sumber daya alam yang baik, khususnya di bidang perikanan. Tujuan penelitian untuk menganalisis kelayakan secara finansial berdasarkan kriteria investasi NPV, IRR, Net BCR dan Payback Period dari usaha tangkapan Udang Galah di Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara. dan mengetahui kendalakendala yang dihadapi dalam usaha tangkapan Udang Galah di Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini dilaksanakan selama 10 bulan sejak Agustus 2022 sampai dengan Mei 2023 di Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode Pengambilan sampel menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden. Hasil penelitian menggunakan analisis finansial dengan kriteria investasi terdiskonto, dimana nilai NPV sebesar Rp. 585.938.963, IRR sebesar 925%, Net BCR sebesar 42,42 dan tidak terdiskonto dengan Payback Period 0,12 tahun (1,41 bulan) serta diketahui kendala-kendala yang dihadapi nelayan Udang Galah menggunakan Bubu dalam kegiatan penangkapan berupa cuaca ekstrem, pencuri dan predator. Manfaat penelitian dapat digunakan sebagai bahan referensi dan pertimbangan bagi lembaga dan masyarakat yang sedang melakukan dan yang ingin membuka usaha serta masyarakat yang berkepentingan dengan masalah terkait.&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2883</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2883</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 399-409</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 399-409</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2883/2098</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2890</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIVITAS VAKSIN INAKTIF Aeromonas salmonicida Terhadap Total Leukosit dan Aktifitas Fagositosis PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio)</dc:title>
	<dc:creator>Ciptaning Weargo Jati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Vaksin inaktif A.salmonicida, ikan koi (C. carpio), uji viabilitas, total leukosit, aktivitas fagositosis, RPS.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Aeromonas &amp;nbsp;salmonicida, merupakan bakteri penyebab ikan menderita&amp;nbsp; pendarahan, lesi otot, radang usus, pembesaran limpa dan menyebabkan kematian pada populasi ikan mas. Penyakit ini sangat merugikan dalam budidaya ikan karena serangannya yang cepat dan dapat mematikan hewan budidaya dan menurunkan tingkat produksi, sehingga ikan yang terserang bakteri cukup parah harus segera dimusnahkan. Berdasarkan hal tersebut diperlukan pendekatan pencegahan yang lebih alami untuk penanggulangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri A. salmonicida, salah satunya adalah dengan penggunaan vaksin. Penelitian ini menggunakan variabel bebas berupa perlakuan pemberian vaksin inaktif A. salmonicida dengan dosis A: 104sel/ml; B: 106sel/ml; C: 108sel/ml; D: 1010sel/ml&amp;nbsp; dengan tiga kali ulangan, serta menggunakan dua kontrol pembanding yaitu kontrol negatif dan kontrol positif. Dengan parameter uji viabilitas, Total Leukosit, Aktivitas Fagositosis, gejala klinis, dan kualitas air. Pengujian titer antibodi, gejala klinis, RPS (Relative Percent Survival) dan kualitas air dilakukan setelah 1-14 hari dari uji tantang dan pemberian vaksin 1 dan 2 (booster). Hasil penelitian ini menujukan peningkatan pada perlakuan C (108) berpengaruh dpaling tinggi dalam mencegah infeksi bakteri patogen A.salmonicida ditandai dengan peningkatan total leukosit sebelum dan sesudah infeksi sebesar 55,83 dan 59,43 sel/ml. Nilai aktivitas fagositosis sebesar 34,09 dam 31,88, dan pada gejala klinis ikan mengalami penyembuhan setelah hari ke 8 - 14 setelah infeksi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2890</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2890</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 313-319</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 313-319</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2890/1875</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2897</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TINGKAT KESEJAHTERAAN PEMBUDIDAYA IKAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) DI DESA EMBALUT KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG  KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA</dc:title>
	<dc:creator>Subagio, Fajar Reza Hernawan</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriyana, Fitriyana</dc:creator>
	<dc:creator>Fahrizal, Wahyu </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tingkat Kesejahteraan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembudidaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keramba Jaring Apung</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Desa Embalut</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berdasarkan data nasional, persentase penduduk miskin pada Kabupaten Kutai Kartanegara relatif rendah. Penduduk dikategorikan cukup miskin terbagi dalam dua kelompok, yaitu berdasarkan ukuran kemiskinan sementara dan secara permanen. Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam mengukur kemiskinan menggunakan konsep kemampuan rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan pokok. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk menghitung besarnya pendapatan rumah tangga dan mengukur tingkat kesejahteraan pembudidaya keramba jaring apung di Desa Embalut dengan standar dari BPS Tahun 2016. Metode pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan susunan pertanyaan yang disiapkan sebelumnya dengan acuan tujuan penelitian data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, pada rumah tangga pembudidaya memiliki pendapatan rata-rata per bulan mencapai Rp. 6.250.211, yang terdiri dari akumulasi pendapatan antara pendapatan ayah dan ibu. Tingkatan sejahtera rumah tangga Keramba Jaring Apung di Desa Embalut diklasifikasikan pada tingkat kesejahteraan sedang, yang berarti kualitas hidup rumah tangga tersebut cukup baik. Hal ini sejalan dengan Indeks Kesejahteraan Rakyat BPS (2016), yang menunjukkan bahwa rata-rata skor adalah 19, dengan mayoritas responden sebanyak 10 orang atau 55,56%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2897</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2897</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 410-422</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 410-422</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2897/2099</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2900</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR UNTUK MENCEGAH JAMUR SAPROLEGNIA SP PADA TELUR IKAN NILA</dc:title>
	<dc:creator>Kadir, Irwana</dc:creator>
	<dc:creator>Patang</dc:creator>
	<dc:creator>Ernawati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Daun Kelor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Jamur Saprolegnia sp</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nila</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Telur</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) untuk mencegah jamur Saprolegnia sp pada telur ikan nila (Oreochromis niloticus) serta untuk menganalisis konsentrasi penggunaan ekstrak daun kelor yang efektif untuk mencegah jamur Saprolegnia sp pada telur ikan nila. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri perlakuan Kontrol (tanpa pemberian ekstrak daun kelor), perlakuan A (pemberian ekstrak daun kelor 55 ppm), perlakuan B (Pemberian ekstrak daun kelor 60 ppm), dan perlakuan C (pemberian ekstrak daun kelor 65 ppm). Variabel yang diamati pada penelitian adalah jumlah telur total, prevalensi jamur, daya tetas telur, kualitas telur, tingkat kelangsungan hidup, dan kualitas air meliputi suhu, pH, dan DO. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut berupa uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B merupakan perlakuan terbaik dengan persentase prevalensi jamur 12,78%, daya tetas telur 93,42%, dan tingkat kelangsungan hidup 87,36%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2900</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2900</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 423-435</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 423-435</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2900/2100</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2967</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">POTENSI TANAMAN BROTOWALI (Tinospora cordifolia) SEBAGAI IMUNOSTIMULAN PADA IKAN</dc:title>
	<dc:creator>Affandi, Rangga Idris</dc:creator>
	<dc:creator>Diamahesa, Wastu Ayu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Brotowali</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Imunostimulan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Budidaya Ikan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Usaha pengembangan budidaya ikan tidak dapat terlepas dari adanya penyakit. Manajemen kesehatan ikan yang dapat diterapkan dalam mengendalikan serangan penyakit salah satunya dengan melakukan tindakan pencegahan penyakit ikan melalui pemberian imunostimulan. Sumber imunostimulan alami dapat berasal dari tanaman. Kandungan dalam tanaman alami dapat menjadi imunostimulan bagi ikan, salah satunya adalah brotowali (Tinospora cordifolia). Brotowali umumnya diketahui sebagai bahan baku pembuatan jamu pahitan yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia karena kandungannya. Oleh karena itu tujuan dari studi literatur (literature review) ini adalah agar dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai potensi dari brotowali tersebut sebagai imunostimulan pada ikan. Metode yang digunakan yaitu systematic literature review dengan tahapan planning, data collection, data analysis, kemudian diakhiri dengan simpulan. Hasilnya diketahui bahwa brotowali memiliki berbagai kandungan senyawa yang dapat digunakan sebagai imunostimulan pada budidaya ikan. Tanaman brotowali sangat berpotensi untuk dilakukan pengembangan penelitian lebih lanjut dalam upaya untuk menjadikan bahan tersebut sebagai imunostimulan pada budidaya ikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2967</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2967</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 453-463</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 453-463</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2967/2103</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2971</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US"> TEKNIK PEMELIHARAAN INDUK IKAN MAS (Cyprinus carpio) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) MAJJELLING PANGKAJENE</dc:title>
	<dc:creator>Damis</dc:creator>
	<dc:creator>Surianti</dc:creator>
	<dc:creator>Hasrianti</dc:creator>
	<dc:creator>A. Rini Sahni Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Marewa, Saman Gita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan Mas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Benih Induk</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemeliharaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemilihan induk merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan benih ikan mas yang unggul.&amp;nbsp; Untuk menghasilkan induk unggul diperlukan waktu, keberadaan induk unggul harus dimanfaatkan seoptimal mungkin sehingga diperlukan pengelolaan induk unggul guna menjaga kualitas sekaligus mempertahankan dan meningkatkan produksi calon induk. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengobervasi dan mengkaji teknik pemeliharaan induk ikan mas di BBI Majjelling Pangkajene Sidrap. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan (BBI) Majjeelling, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian berlangsung pada bulan Maret-April 2023. Pemeliharaan induk merupakan kegiatan dengan tujuan mempertahankan kualitas induk ikan, di BBI Majjelling pemeliharaan induk dilakukan beberapa tahap yaitu persiapan kolam, manajemen kualitas air, manajemen pakan pemeliharaan induk.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2971</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2971</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 436-442</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 436-442</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2971/2101</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2991</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:46:06Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KELIMPAHAN BAKTERI Vibrio sp. PADA MEDIA BUDIDAYA DAN HEPATOPANKREAS UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei)  DI KOLAM TERTUTUP DAN TERBUKA</dc:title>
	<dc:creator>Saraswati, Erika</dc:creator>
	<dc:creator>Putri, Clara Berliana </dc:creator>
	<dc:creator>Sari, Serli Novita </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Vibrio sp.</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kolam terbuka</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kolam tertutup</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kelimpahan bakteri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Udang vannamei</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Vibrio Sp. merupakan salah satu bakteri penyebab penyakit pada budidaya udang yang dapat menyebabkan kematian maupun penurunan produktivitas budadaya udang. Inovasi dalam budidaya udang telah banyak dilakukan. Salah satunya adalah dengan menerapkan usaha budidaya pada kolam tertutup (indoor) dan kolam terbuka (outdoor) sebagaimana pada umumnya. Penerapan inovasi budidaya ini tentunya akan menyebabkan perbedaan terhadap kondisi media budidaya udang yang pada gilirannya akan mempengaruhi kondisi udang yang dipelihara. Sebagai indikator utama kesehatan udang, dilakukan analisis kelimpahan Vibrio Sp. pada media pemeliharaan dan hepatopankreas udang Litopenaeus vannamei di kolam tertutup dan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kelimpahan Vibrio Sp. baik pada media budidaya maupun hepatopankreasnya. Kelimpahan Vibrio Sp. pada media budidaya di kolam terbuka lebih tinggi daripada di kolam terbuka, masing-masing dengan nilai 22743 CFU/ml dan 10468 CFU/ml. Sedangkan kelimpahan bakteri Vibrio Sp. pada hepatopankreas udang Vannamei di kolam tertutup lebih tinggi daripada di kolam terbuka yaitu sebesar 796400 CFU/ml dan 571000 CFU/ml.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2991</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i2.2991</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 252-264</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 2 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 252-264</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2991/1852</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/2996</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TEKNIK PEMELIHARAAN INDUK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI PT ESAPUTLII PRAKARSA UTAMA, KABUPATEN BARRU</dc:title>
	<dc:creator>Dara, Azzahra </dc:creator>
	<dc:creator>Rahmat, Muh. </dc:creator>
	<dc:creator>Kaswiran</dc:creator>
	<dc:creator>Suhendra</dc:creator>
	<dc:creator>Pirdaus, Pikram </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Udang Vaname</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Litopenaeus vannamei</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Induk</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemeliharaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Udang vaname Litopenaeus vannamei merupakan salah satu spesies udang unggulan nasional yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan memiliki harga jual yang tinggi. Udang vaname memiliki keunggulan toleran terhadap perubahan lingkungan dan tahan terhadap penyakit serta dapat bersaing dengan produk induk udang dari negara lain dan waktu pemeliharaan relatif singkat, tingkat kelangsungan hidup (survival rate) selama masa pemeliharaan tinggi dan permintaan pasar terus meningkat. Untuk menghasilkan benih yang berkualitas tergantung dari induk yang dipilih untuk itu perlu pemeliharaan induk yang baik meliputi persiapan wadah, pengelolaan induk, adaptasi dan karantina, manajemen kualitas air, manajemen pakan, ablasi, pemijahan, penetasan telur, pemanenan dan penebaran nauplii. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Maret sampai 23 Juni 2023 di PT. Esaputlii Prakarsa Utama, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Di PT. esaputlii Prakarsa utama pakan yang diberikan pada induk adalah cacing laut dan cumi-cumi yang memiliki kandungan protein cukup tinggi yang bermanfaat untuk mempercepat kematangan gonad induk. Jumlah telur yang dihasilkan rata-rata 9.453.700 butir dengan tingkat penetasan telur dan menetas menjadi naupli sebanyak 8.062.500 ekor/hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2996</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.2996</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 464-471</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 464-471</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/2996/2104</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/3003</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PEMBERIAN PAKAN DENGAN PROTEIN BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAM DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENI IKAN MAS (Ciprinus Carpio)</dc:title>
	<dc:creator>Zulkifli</dc:creator>
	<dc:creator>Surianti</dc:creator>
	<dc:creator>Hasrianti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tingkat Pertumbuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kelangsungan Hidup</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kualitas Air</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan mas merupakan salah satu budidaya perairan yang banyak digemari masyarakat namun memiliki beberapa kendala diantaranya mahalnya harga pakan komersil. Tujuan dari penelitian ini mengetahui jumlah kadar protein terbaik terhadap pertumbuhan dan kelansungan hidup ikan mas.ikan mas yang digunakan memiliki berat rata-rata 1,7 gr dan dipelihara di baskom sebanyak 12&amp;nbsp; dengan volume air 15 liter. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan acak lengkap ( RAL) 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan A 40% kadar protein; perlakuan B 30% kadar protein; perlakuan C 20% kadar protein; dan perlakuan D (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan pemberian kadar protein berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan mas. Pertumbuhan mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan C dengan kadar protein 20% yaitu 3,18±.0,22%, kemudian perlakuan B dengan kadar protein 30%&amp;nbsp; yaitu 3,07±.0,24%, selanjutnya&amp;nbsp; perlakuan A dengan kadar protein 40% yaitu 2,91±.0,13% dan yang terendah terdapat pada perlakuan D (Kontrol) yaitu 2,43±.0,35%. Sintassan ikan mas diperoleh&amp;nbsp; bahwa pakan dengan dosis protein 40, 30 dan 20% memberikan hasil kelangsungan hidup&amp;nbsp; terbaik yang sama tetapi berbeda dengan perlakuan D (Kontrol).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3003</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.3003</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 472-478</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 472-478</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3003/2117</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/3029</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PEMBERIAN EM4 DENGAN DOSIS BERBEDA DALAM SISTEM AKUAPONIK TERHADAP FCR (Feed  Convertion Ratio) DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis niloticus)</dc:title>
	<dc:creator>Efi Susilawati</dc:creator>
	<dc:creator>Patang</dc:creator>
	<dc:creator>Amirah Mustarin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Akuaponik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ikan nila</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tanaman Pakcoy</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">EM4</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan studi ini mengidentifikasi konsentrasi pemberian probiotik EM4 yang paling efektif dalam menjaga kualitas air ikan nila (Oreochromis niloticus) pada kolam sistem akuaponik dan untuk menganalisis pengaruh pemberian probiotik EM4 dengan dosis berbeda terhadap FCR (feed Convertion Ratio) dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam sistem akuaponik). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri dari perlakuan kontrol (tanpa penambahan probiotik), perlakuan A (penambahan probiotik 0,45 ml/L air), perlakuan B (penambahan probiotik 0,55 ml/L air), dan perlakuan C (penambahan probiotik 0,65 ml/L air). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan (FCR), kelangsungan hidup ikan, pertumbuhan pakcoy dan parameter kualitas air meliputi suhu, pH, DO dan amoniak. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis sidig ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B merupakan perlakuan terbaik dalam menjaga performa kualitas air ikan nila pada sistem akuaponik selama penelitian dan merupakan konsentrasi yang efektif dibandingkan dengan perlakuan lainnya, dengan persentase rasio konversi pakan terendah yaitu 1,07 dan kelangsungan hidup saat pemeliharaan mencapai 95%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3029</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.3029</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 479-494</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 479-494</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3029/2106</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/3073</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI TEKNIK PENGELOLAAN KUALITAS AIR PADA PEMELIHARAAN INDUK UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI PT. SURI TANI PEMUKA  UNIT HATCHERY SINGARAJA, BALI</dc:title>
	<dc:creator>Maknun, Lu’lu’il </dc:creator>
	<dc:creator>Sumsanto, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Vannamei Shrimp</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Water Quality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Measurement Techniques</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) is one of the brackish water commodities that is in great demand by the public because it has economic value and is one of the leading products in the aquaculture sector in Indonesia. The purpose of this research was to study and find out about techniques for measuring air quality in rearing vannamei shrimp broodstock at PT. Suri Tani Pemuka, Singaraja Hatchery Unit, Bali. This research method is carried out by measuring and controlling air quality in containers that will be used for vanname shrimp broodstock cultivation activities. Air quality management activities in the maintenance of vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) broodstock starts from the initial preparation, namely the sterilization of maintenance air media through the mixing process, sedimentation process, pressure filter, ozonation process, and finally the treatment process. The results of checking air quality carried out every day by measuring the parameters DO the result are 4,4-5,1 ppm, pH 7,6-7,8, Suhu 28,3-28,5oC, Salinitas 30-31 ppt, Alkalinitas 111-113 ppm, Nitrit (NO2) 0,11-0,4 ppm, Amonium (NH4) 0,55-0,87 ppm, obtained the results of air quality measurements that were still at optimal levels that supported the life of the vanname shrimp broods that were reared .</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3073</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.3073</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 507-516</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 507-516</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3073/2108</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/3167</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIVITAS PROGRAM INOVASI BIDANG PERIKANAN DI KABUPATEN BANYUWANGI </dc:title>
	<dc:creator>Shinta Hiflina Yuniari</dc:creator>
	<dc:creator>Yuniartik, Mega </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">barkanli</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">inovasi perikanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pengelolaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Program inovasi tebar ikan terkendai di Kabupaten Banyuwangi bertujuan sebagai pemanfaatan sumberdaya ikan dan berkelanjutan guna meningkatkan taraf hidup/kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan lokal. Hal tersebut didukung dengan setiap tahunnya pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui bidang perikanan Dinas Perikanan mengalokasikan anggaran kegiatan berupa penebaran benih ikan air tawar terkendali (barkanli). Namun saat ini belum diketahui seberapa efektif kegiatan tersebut bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas dan optimalisasi inovasi perikanan tebar benih ikan terkendali di Kabupaten Banyuwangi, serta rekomendasi bagi peningkatan efektivitas inovasi. Metode penelitian ini adalah deskriptif, dengan jenis data yang digunakan adalah penelitian survei (survey research) menggunakan pendekatan kuantitatif dan Focus Group Discussion (FGD. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ekonomi berpengaruh negatif terhadap efektivitas program Barkanli, sedangkan variabel lingkungan berpengaruh positif terhadap efektivitas program barkanli.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3167</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.3167</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 495-506</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 495-506</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3167/2107</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/3176</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:45:47Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KINERJA PRODUK KERIPIK LELE UNTUK PENINGKATAN KUALITAS BERKELANJUTAN UMKM</dc:title>
	<dc:creator>Arief Rahmawan</dc:creator>
	<dc:creator>Ma’rifat, Tian Nur </dc:creator>
	<dc:creator>Luketsi, Wendianing Putri </dc:creator>
	<dc:creator>Sjurjahady, Danica Alana </dc:creator>
	<dc:creator>Gorotomole, Muhammad Al Amin </dc:creator>
	<dc:creator>Kusuma, Bayu </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Agroindustri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Analisis Gap</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Produk Hasil Perikanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Voice of Customer</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh peran Unit Usaha, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai critical engine, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 60.5% dan tingkat serapan tenaga kerja mencapai 96.9%. Di sisi lain, UMKM belum sepenuhnya memahami proses continuous improvement dengan mengembangkan produk agar lebih berkualitas sesuai dengan apa yang diperlukan oleh konsumen. Terlebih lagi, UMKM di bidang pangan perlu untuk terus melakukan inovasi produk agar proses bisnis meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja produk keripik lele yang diproduksi oleh suatu UMKM berdasarkan tujuh dimensi kualitas, yang menjadi fase awal dalam sebuah proses pengembangan produk. Metode yang diterapkan yaitu menganalisis Gap 5, dengan menghitung selisih antara persepsi yang dirasakan konsumen dengan harapan yang diinginkan konsumen terhadap atribut produk yang menjadi parameter utama pengukuran produk keripik lele. Teknik pengambilan data yaitu dengan kuesioner berskala Likert dengan rentang 1 – 5. Selain itu, uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan untuk memastikan bahwa hasil pengukuran dapat dipakai dan konsisten. Sebanyak 17 atribut produk ditentukan yang mencakup enam dimensi kualitas: performance, durability, serviceability, perceived quality, dan conformance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua atribut yang memiliki nilai Gap paling rendah yaitu pada atribut kemudahan mendapatkan produk (S2) dan kemudahan memperoleh informasi (S3) yang masing-masing bernilai -0.63. Secara keseluruhan nilai Gap 5 menunjukkan -0.30. Rekomendasi dari penelitian ini adalah Perlunya peningkatan kinerja produk dalam aspek perluasan area distribusi produk keripik lele dan dan desain kemasan yang informatif untuk pembeli.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3176</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v5i3.3176</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 443-452</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 443-452</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3176/2102</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ejournal.unibabwi.ac.id:article/3241</identifier>
				<datestamp>2025-02-01T16:57:24Z</datestamp>
				<setSpec>lemuru:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penerapan Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Dengan Sistem Super Intensif (Studi Kasus: PT XYZ, Karangasem, Bali)</dc:title>
	<dc:creator>Aras, Annisa Khairani</dc:creator>
	<dc:creator>Faruq, Wifky Ezra Mohammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kinerja pertumbuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">super intensif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">udang vaname</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">produktivitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penerapan budidaya udang vaname dengan sistem super intensif diharapkan mampu menghasilkan produktivtas tinggi dan prospek usaha yang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan budidaya udang vaname dengan sistem super intensif, kinerja pertumbuhan dan produktivitas di PT XYZ, Karangasem, Bali.&amp;nbsp; Penelitian ini dilakukan di PT XYZ yang berlokasi di Desa Sukadana, Kec. Kubu, Kab. Karangasem, Provinsi Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analisa deskriptif kuantitatif dengan menggumpulkan seluruh data di kegiatan pembesaran udang vaname. Adapun penerapan budidaya udang vaname, kinerja pertumbuhan dan produktivitas berupa data primer dan sekunder dengan studi kasus di PT XYZ, Karangasem, Bali. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budidaya udang vaname dengan sistem super intensif terdiri atas persiapan tambak; tata letak dan pemasangan oksigenasi; persiapan media air budidaya; penebaran benur; pemeliharaan udang; pengelolaan pakan; pengelolaan kualitas air; monitoring pertumbuhan; pengendalian hama dan penyakit; pemanenan dan biosekuriti. Kinerja pertumbuhan udang vaname melalui pengamatan ADG dan ABW terlihat target proyeksi pertumbuan belum sesuai dengan target perusahaan. Produktivitas hasil kerja menunjukkan bahwa kinerja produksi belum maksimal dan target masih belum tercapai meliputi SR 40%, jumlah hasil panen 1.478 kg, FCR 2,58 dan produktivitas 13,3 ton/Ha/siklus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3241</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36526/jl.v6i1.3241</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL LEMURU; Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 60-75</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL LEMURU; Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia; 60-75</dc:source>
	<dc:source>2685-7227</dc:source>
	<dc:source>10.36526/jl.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/lemuru/article/view/3241/2180</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-04-04T20:11:01Z"
			completeListSize="128"
			cursor="0">436cdc9a7022e820d698d5a1265a8137</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
